Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.715.000
IHSG 7.129,490
LQ45 690,764
Srikehati 337,455
JII 482,445
USD/IDR 17.273

Masuk Tahap Topping Off, Living World Grand Wisata Bekasi Ditargetkan Beroperasi Awal 2024

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah | Suara.com

Jum'at, 12 Mei 2023 | 14:02 WIB
Masuk Tahap Topping Off, Living World Grand Wisata Bekasi Ditargetkan Beroperasi Awal 2024
Fariyanto Nickholas Sonda (CEO Retail & Hospitality Sinar Mas Land), Herry Hendarta (Wakil Direktur Utama PT Sahabat Duta Wisata sekaligus Direktur Sinar Mas Land), Prabowo Widya Krisnadi (Komisaris Kawan Lama Group), Sugiyanto Wibawa (Business Director Kawan Lama Group), dan Erlina Kusumawati (Komisaris PT Sahabat Duta Wisata sekaligus Deputy CEO PT Putra Alvita Pratama) secara simbolis melakukan seremoni penanaman paku emas dan penimbunan semen menggunakan sekop emas dalam acara Topping Off Mall Living World Grand Wisata di Bekasi pada Jumat (12/5/2023). (Dok: Suara.com)

Suara.com - Pembangunan Living World di kawasan Grand Wisata Bekasi terus dikebut dan kini telah masuk tahap penutupan atap atau topping off. Prosesi topping off ini ditandai dengan penanaman paku emas di lantai teratas mal oleh jajaran manajemen PT Sahabat Duta Wisata selaku perusahaan join venture antara Kawan Lama Group dan Sinar Mas Land.

Business Development Director Kawan Lama Group, Sugiyanto Wibawa mengatakan, Living World Grand Wisata mengedepankan konsep eco-friendly. Oleh karena itu, Living World Grand Wisata akan memiliki arsitektur bernuansa alam yang menyatu dengan konsep terbaru dari tenant restoran/kafe dan entertainment.

"Proyek shopping center yang mengeluarkan total investasi hingga Rp1 triliun ini diperkirakan akan mulai beroperasi pada kuartal pertama 2024," tutur Sugiyanto dalam proses topping off Living World Grand Wisata Bekasi pada Jumat, (12/5/2023).

Sugiyanto menjelaskan, Grand Wisata Bekasi dipilih sebagai lokasi Living World karena letaknya yang strategis, didukung dengan aksesibilitas melalui gerbang Tol Tambun KM 21 ruas Tol Jakarta-Cikampek dan gerbang Tol Setu Utara KM 26 ruas Tol Cimanggis-Cibitung yang menghubungkan koridor timur maupun ke pusat Kota Jakarta dan sekitarnya. Sebagai kota mandiri terlengkap di Bekasi, Grand Wisata disiapkan sebagai The Next New City di Timur Jakarta seperti BSD City yang dikembangkan Sinar Mas Land di Barat Jakarta.

Nantinya, Living World Grand Wisata nantinya akan menghadirkan lebih dari 300 toko dengan kekuatan diferensiasi anchor tenant Home Living, Home Improvement & Lifestyle seperti ACE, INFORMA, Toys Kingdom, Pet Kingdom, SELMA, Pendopo, Chatime, Cinema XXI, Funworld dan lainnya.

"Selain diisi oleh tenant-tenant dari Kawan Lama Group, tentu Living World Grand Wisata juga akan diisi oleh tenant-tenant lainnya. Untuk rate-nya sendiri masih bisa dijangkau," imbuh Sugiyanto.

Sugiyanto meyakini, Living World Grand Wisata Bekasi akan menjadi trendsetter baru untuk sebuah shopping center. Dengan luasan commercial area lebih dari 58.000 meter persegi, Living World Grand Wisata diyakini juga akan menjadi mal berkonsep Home Living & Eat-ertainment terbesar dan terlengkap di suburb area Timur Jakarta dan Bekasi.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Sinar Mas Land, Herry Hendarta menjelaskan, dalam mengembangkan Grand Wisata Bekasi, perusahaan telah melengkapi fasilitasnya dengan Pasar Modern, Go! Wet Waterpark, pusat kuliner Gelar Warung, Grand Wisata Auto Center, serta berbagai fasilitas kesehatan dan pendidikan. Selain itu, dalam waktu dekat akan segera di bangun five star sport club dalam kawasan ini.

"Keberadaan Living World Grand Wisata tentu akan membawa dampak ekonomi yang lebih signifikan lagi, mengingat mall ini akan memudahkan aktivitas business meetings dan juga membuka ribuan lapangan kerja bagi masyarakat sekitar. Kelengkapan ini dapat diakses dengan sangat mudah oleh pengunjung dari Jabodetabek melalui Tol Jakarta-Cikampek dan Tol Cimanggis-Cibitung serta tentu dari area perumahan dan komersial yang telah terintegrasi di dalam Grand Wisata sendiri," jelas Herry Hendarta.

Sebagai informasi, konsep keberlanjutan juga menjadi salah satu pertimbangan utama dalam rancangan pembangunan Living World Grand Wisata. Ini lantaran Kawan Lama Group dan Sinar Mas Land sepakat untuk mendukung pencapaian target pemerintah Indonesia untuk mengurangi emisi Gas Rumah Kaca sebesar 29% dari baseline 2030.

Berangkat dari hal tersebut, Living World Grand Wisata menerapkan konsep energy efficient architecture yang memanfaatkan sistem AC efisiensi tinggi dalam penggunaan listrik sehingga berpotensi menghemat energi hingga 25%, menggunakan lampu LED yang hemat energi hingga 60%, serta memanfaatkan sinar matahari sebagai pencahayaan alami dengan membuat skylight dari jendela berbahan kaca double glazing. Penggunaan kaca ini juga dapat menghambat panas matahari untuk masuk ke dalam ruangan sehingga dapat menambah penghematan listrik pada penggunaan AC.

Dalam operasionalnya nanti, Living World Grand Wisata juga akan menerapkan konsep water conservation melalui zero waste water system dengan mengelola kembali limbah air kotor, dimana penghematan penggunaan air ini dalam setahun setara dengan 50 kali isi kolam renang olympic size. Penggunaan air daur ulang ini akan dimanfaatkan untuk recycling kebutuhan AC, termasuk menyiram tanaman di area green park Living World Grand Wisata seluas 2.000 meter persegi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Perlu Tunggu Kurir, Pelanggan ruparupa Bisa Belanja Online dan Ambil Barang di ACE, Informa hingga Toys Kingdom

Tak Perlu Tunggu Kurir, Pelanggan ruparupa Bisa Belanja Online dan Ambil Barang di ACE, Informa hingga Toys Kingdom

Lifestyle | Kamis, 13 April 2023 | 09:32 WIB

Bangun Gedung Knowledge Hub, Sinar Mas Land Gandeng Microsoft

Bangun Gedung Knowledge Hub, Sinar Mas Land Gandeng Microsoft

Banten | Jum'at, 31 Maret 2023 | 09:31 WIB

Sinar Mas Land Berikan Stimulus Subsidi Bunga Bank dalam Program Smart Move

Sinar Mas Land Berikan Stimulus Subsidi Bunga Bank dalam Program Smart Move

Bisnis | Selasa, 28 Februari 2023 | 17:40 WIB

Cari Hunian Mewah Menyatu dengan Alam? Layton di NavaPark BSD City Bisa Jadi Pilihan

Cari Hunian Mewah Menyatu dengan Alam? Layton di NavaPark BSD City Bisa Jadi Pilihan

Banten | Selasa, 14 Februari 2023 | 07:23 WIB

Ternyata Tangerang Punya Rumah Para Konten Kreator, Ada di House of TikTokers BSD City

Ternyata Tangerang Punya Rumah Para Konten Kreator, Ada di House of TikTokers BSD City

Banten | Senin, 30 Januari 2023 | 12:26 WIB

Rekomendasi Properti Sinar Mas Land di Tangerang Raya yang Bakal Subsidi Bunga Bank

Rekomendasi Properti Sinar Mas Land di Tangerang Raya yang Bakal Subsidi Bunga Bank

Banten | Rabu, 18 Januari 2023 | 08:35 WIB

Terkini

Dana Asing Keluar Rp 2 Triliun dari Pasar Saham RI Hari Ini, Paling Banyak di BCA

Dana Asing Keluar Rp 2 Triliun dari Pasar Saham RI Hari Ini, Paling Banyak di BCA

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 19:31 WIB

Terpusat di Jawa dan Tergantung Musim, Masalah Stabilitas Stok Pangan Indonesia

Terpusat di Jawa dan Tergantung Musim, Masalah Stabilitas Stok Pangan Indonesia

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 19:23 WIB

Purbaya Ultimatum Asosiasi Reksa Dana: Sekarang Saya Ikut Awasi, Macam-macam Saya Hajar!

Purbaya Ultimatum Asosiasi Reksa Dana: Sekarang Saya Ikut Awasi, Macam-macam Saya Hajar!

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:43 WIB

Cegah Diabetes hingga Hipertensi, Pemerintah Siapkan Label Khusus di Makanan

Cegah Diabetes hingga Hipertensi, Pemerintah Siapkan Label Khusus di Makanan

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:31 WIB

Bahlil Ngaku Tak Bisa Tidur Mikirin Pasokan LPG

Bahlil Ngaku Tak Bisa Tidur Mikirin Pasokan LPG

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:18 WIB

Purbaya Dibilang Gila Usai Sebut IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030

Purbaya Dibilang Gila Usai Sebut IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:17 WIB

Pemerintah Wajibkan Dapur Makan Bergizi Gratis Kantongi Sertifikat Higiene

Pemerintah Wajibkan Dapur Makan Bergizi Gratis Kantongi Sertifikat Higiene

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:15 WIB

Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB Global, Peluang Identitas Lokal RI Mendunia

Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB Global, Peluang Identitas Lokal RI Mendunia

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:14 WIB

Putusan KPPU Tuai Kritik, Metodologi Denda Pindar Dinilai Tak Jelas

Putusan KPPU Tuai Kritik, Metodologi Denda Pindar Dinilai Tak Jelas

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:13 WIB

Tiru India, OJK Ingin Investor RI Lebih Punya Banyak Reksa Dana

Tiru India, OJK Ingin Investor RI Lebih Punya Banyak Reksa Dana

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:06 WIB