Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.710.000
Beli Rp2.570.000
IHSG 6.007,656
LQ45 597,448
Srikehati 291,253
JII 359,060
USD/IDR 17.916

LockBit Akui Jadi Dalang Serangan Ransomware Bank Syariah Indonesia (BSI)

M Nurhadi

Selasa, 16 Mei 2023 | 16:29 WIB
LockBit Akui Jadi Dalang Serangan Ransomware Bank Syariah Indonesia (BSI)
Layanan perbankan BSI sudah pulih secara bertahap. (Dok: BSI)

Suara.com - Bank Syariah Indonesia masih jadi sorotan akibat gangguan yang terjadi belakangan ini. Terbaru, Dark Tracer, akun yang kerap mengunggah perkembangan dunia peretasan menyebut, kelompok LockBit Ransomware bertanggung jawar atas gangguan layanan BSI.

Gangguan tersebut merupakan hasil dari serangan yang mereka lakukan. Namun, hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari pihak Bank Syariah Indonesia (BSI).

LockBit merupakan salah satu kelompok peretas yang aktif sejak 2019 silam. Berawal dengan nama ABCD, kelompok LockBit menyerang sasaran dengan ransomware LockBit, LockBit 2.0, dan LockBit 3.0 yang dirilis pada Juni 2022 lalu.

Ransomware tersebut diklaim menjadi salah satu operasi yang paling aktif dan berdampak. Sebagai model Ransomware-as-a-Service (RaaS), LockBit merekrut afiliasi melalui forum-forum bawah tanah untuk melancarkan serangan secara produktif.

Melansir berbagai sumber, hingga pertengahan tahun 2022 lalu, LockBit 2.0 bertanggung jawab atas 46 persen dari total serangan ransomware selama 2022.

Saat beraksi, operator LockBit menggunakan taktik pemerasan ganda dengan mengancam korban untuk membayar uang tebusan dengan ancaman publikasi data yang mereka curi.

Kelompok ini juga terlihat melakukan pemerasan ganda dengan melancarkan serangan DDoS pada infrastruktur korban, sehingga tidak tersedia dan memastikan korban akan membayar.

LockBit kerap menyasar sektor keuangan baik secara perorangan maupun institusi.  Kelompok kejahatan siber ini telah mengklaim tanggung jawab atas serangan di seluruh dunia, dengan sebagian besar korbannya berada di Amerika Serikat, Italia, dan Jerman. Seperti kelompok ransomware lainnya, mereka tampak menghindari sistem penargetan dalam bahasa Eropa Timur.

Salah satu aksinya yang cukup dikenal yakni LockBit mengklaim telah menyusupi data dari L'Agenzia delle Entrate (AdE), lembaga pajak Italia pada 2022.

Saat itu, LockBit memberikan batas waktu hingga tanggal 1 Agustus bagi AdE untuk membayar uang tebusan. Ketika tebusan tidak dibayar, pada tanggal 3 Agustus mereka mempublikasikan 47GB data yang mereka curi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BSSN Minta BSI Terbuka kepada Nasabah soal Peretasan, Bisa Disanksi

BSSN Minta BSI Terbuka kepada Nasabah soal Peretasan, Bisa Disanksi

Metro | Selasa, 16 Mei 2023 | 16:26 WIB

Kabar Baik bagi Jamaah, Pelunasan Biaya Haji Ditunda

Kabar Baik bagi Jamaah, Pelunasan Biaya Haji Ditunda

Purwokerto | Selasa, 16 Mei 2023 | 13:28 WIB

Data Nasabah Mulai Disebar ke Darkweb, Begini Respon BSI

Data Nasabah Mulai Disebar ke Darkweb, Begini Respon BSI

Bisnis | Selasa, 16 Mei 2023 | 12:11 WIB

Negosiasi Gagal, Ransomware LockBit Sebar 1,5 TB Data Nasabah dan Karyawan BSI di Dark Web

Negosiasi Gagal, Ransomware LockBit Sebar 1,5 TB Data Nasabah dan Karyawan BSI di Dark Web

News | Selasa, 16 Mei 2023 | 09:53 WIB

BSI Kena Serangan Siber, Wapres: Pengalaman Buruk

BSI Kena Serangan Siber, Wapres: Pengalaman Buruk

Bisnis | Selasa, 16 Mei 2023 | 08:49 WIB

Wapres Keluarkan Perintah Usai Bank Syariah Indonesia Kecolongan Data Nasabah

Wapres Keluarkan Perintah Usai Bank Syariah Indonesia Kecolongan Data Nasabah

News | Senin, 15 Mei 2023 | 16:20 WIB

Terkini

Harga Bawang dan Beras Kompak Naik, Minyak Goreng Ikut Makin Mahal

Harga Bawang dan Beras Kompak Naik, Minyak Goreng Ikut Makin Mahal

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 14:49 WIB

Pertamax Naik, Ojol: Saya Dari Awal Pakai Pertalite

Pertamax Naik, Ojol: Saya Dari Awal Pakai Pertalite

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 12:40 WIB

Pegadaian Gelar LEXIS 2026 untuk Hadapi Transformasi Hukum Pidana Nasional

Pegadaian Gelar LEXIS 2026 untuk Hadapi Transformasi Hukum Pidana Nasional

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 09:39 WIB

Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?

Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:55 WIB

ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi

ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:18 WIB

Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri

Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 17:12 WIB

Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan

Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:35 WIB

Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi

Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:20 WIB

Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan

Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:11 WIB

BTN Jakarta International Marathon 2026 Sukses Digelar, 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama

BTN Jakarta International Marathon 2026 Sukses Digelar, 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:40 WIB