Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.760.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 6.195,427
LQ45 619,275
Srikehati 301,815
JII 377,408
USD/IDR 17.858

IHSG Dibuka Naik 15,27 Poin saat Wall Street Lanjutkan Penguatan Positif

M Nurhadi

Jum'at, 14 Juli 2023 | 09:19 WIB
IHSG Dibuka Naik 15,27 Poin saat Wall Street Lanjutkan Penguatan Positif
Acara SMF di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. [Dok SMF]

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat pagi dibuka dengan kenaikan sebesar 15,27 poin atau 0,22 persen menjadi 6.825,48.

Sementara itu, Indeks LQ45 yang merupakan kelompok 45 saham unggulan naik sebesar 3,22 poin atau 0,34 persen menjadi 960,17.

Pada saat yang sama, saham-saham di Wall Street melanjutkan kenaikan positif. Hal ini terjadi setelah laporan inflasi penting lainnya menunjukkan angka yang lebih rendah dari perkiraan, dan hal ini mendukung kemungkinan bahwa Federal Reserve (The Fed) akan mendekati akhir siklus kenaikan suku bunga.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik sebesar 47,71 poin atau 0,14 persen menjadi berakhir pada 34.395,14 poin. Indeks S&P 500 mengalami peningkatan sebesar 37,88 poin atau 0,85 persen menjadi berakhir pada 4.510,04 poin. Sedangkan Indeks Komposit Nasdaq melonjak sebesar 219,61 poin atau 1,58 persen dan berakhir pada 14.138,57 poin.

Sembilan dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir dengan kenaikan, dengan sektor jasa komunikasi dan sektor teknologi memimpin dengan kenaikan masing-masing sebesar 2,32 persen dan 1,49 persen. Di sisi lain, sektor energi dan sektor kesehatan mengalami penurunan masing-masing sebesar 0,45 persen dan 0,01 persen.

Saham-saham AS mencatat kenaikan untuk hari keempat berturut-turut pada Kamis (13/7/2023). Pada saat yang sama, imbal hasil dolar dan obligasi mengalami penurunan setelah data terbaru menunjukkan perlambatan inflasi.

Imbal hasil obligasi pemerintah turun dari puncaknya, dengan imbal hasil obligasi pemerintah 10-tahun yang menjadi acuan turun menjadi sekitar 3,77 persen. Indeks dolar juga turun ke level terendah dalam lebih dari setahun, memberikan dorongan lain bagi reli ekuitas.

Biro Statistik Tenaga Kerja AS melaporkan bahwa Indeks Harga Produsen (IHP) naik 0,1 persen secara bulanan pada bulan Juni, lebih rendah dari perkiraan pasar yang memperkirakan kenaikan sebesar 0,2 persen.

Secara tahunan, IHP naik sebesar 0,1 persen, jauh di bawah ekspektasi pasar yang mengharapkan kenaikan sebesar 0,4 persen, dan ini merupakan kenaikan yang terendah sejak Agustus 2020.

Indeks Harga Produsen inti, yang tidak termasuk makanan dan energi yang volatil, naik sebesar 0,1 persen secara bulanan dan 2,6 persen secara tahunan pada bulan Juni, sesuai dengan ekspektasi pasar menurut Biro Statistik Tenaga Kerja AS.

Sebuah analisis yang diterbitkan oleh UBS Global Wealth Management menyatakan, "Meskipun berita baik tentang inflasi, pandangan kami adalah bahwa The Fed masih akan hati-hati dalam pengumuman.

Namun, data ini mendukung pandangan kami bahwa akhir dari siklus kenaikan suku bunga sudah terlihat, yang akan memberikan tekanan tambahan pada dolar AS." Mereka juga menambahkan, "Meskipun data inflasi yang positif untuk saham, kami masih melihat risiko-imbalan yang lebih positif untuk pendapatan tetap."

Investor juga memperhatikan data ekonomi lainnya yang dirilis pada Kamis (13/7/2023). Klaim pengangguran awal AS turun sebesar 12.000 menjadi 237.000 dalam pekan yang berakhir pada 8 Juli, menunjukkan bahwa pasar tenaga kerja AS tetap kuat, menurut laporan Departemen Tenaga Kerja.

Mike Loewengart, kepala konstruksi model portofolio di Morgan Stanley Global Investment Office, mengatakan, "Data IHP mengkonfirmasi perlambatan inflasi yang ditunjukkan dalam Indeks Harga Konsumen kemarin, tetapi angka klaim pengangguran yang lebih rendah dari perkiraan adalah pengingat bahwa ketatnya pasar tenaga kerja akan berlanjut."

Nigel Green, CEO dari deVere Group, menyatakan dalam sebuah wawancara dengan MarketWatch, "Perlambatan inflasi dan pasar tenaga kerja yang kuat menunjukkan bahwa tidak ada resesi yang akan datang pada tahun 2023. Kami percaya The Fed telah berhasil melakukan penyesuaian kebijakan yang tepat."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Dibuka di Level 6.825, Menguat 0,26 Persen Jelang Akhir Pekan

IHSG Dibuka di Level 6.825, Menguat 0,26 Persen Jelang Akhir Pekan

Bisnis | Jum'at, 14 Juli 2023 | 09:08 WIB

Usai Perkasa, IHSG Diprediksi Melempem di Akhir Pekan

Usai Perkasa, IHSG Diprediksi Melempem di Akhir Pekan

Bisnis | Jum'at, 14 Juli 2023 | 08:36 WIB

Kontroversi UU Kesehatan Hingga Bikin Saham Sektor Kesehatan Meroket Instan

Kontroversi UU Kesehatan Hingga Bikin Saham Sektor Kesehatan Meroket Instan

Bisnis | Kamis, 13 Juli 2023 | 17:08 WIB

Bergerak Liar, IHSG Ditutup Menguat Tipis di Level 6.810 Sore Ini

Bergerak Liar, IHSG Ditutup Menguat Tipis di Level 6.810 Sore Ini

Bisnis | Kamis, 13 Juli 2023 | 16:46 WIB

Harga Saham Turun Terus, Lo Kheng Hong Jual 4,8 Juta Lembar GJTL

Harga Saham Turun Terus, Lo Kheng Hong Jual 4,8 Juta Lembar GJTL

Bisnis | Kamis, 13 Juli 2023 | 16:15 WIB

Gurita Bisnis Indra Priawan, Terancam Disomasi Terkait Saham Keluarga

Gurita Bisnis Indra Priawan, Terancam Disomasi Terkait Saham Keluarga

Entertainment | Kamis, 13 Juli 2023 | 14:05 WIB

Terkini

IHSG Hari Ini: Analis Sarankan Fokus Saham 'Big Banks' dan Konglomerasi, Kenapa?

IHSG Hari Ini: Analis Sarankan Fokus Saham 'Big Banks' dan Konglomerasi, Kenapa?

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 07:32 WIB

Diversifikasi Aset ke Luar Negeri, Strategi Timeless Amankan Kekayaan?

Diversifikasi Aset ke Luar Negeri, Strategi Timeless Amankan Kekayaan?

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 07:05 WIB

Dasco: DPR Malam Ini Lembur Kerjakan UU P2SK, Akan Difinalisasi Besok

Dasco: DPR Malam Ini Lembur Kerjakan UU P2SK, Akan Difinalisasi Besok

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 23:11 WIB

Dadan Hindayana Berencana MBG Dibagikan di Arab Saudi Sebelum Dicopot

Dadan Hindayana Berencana MBG Dibagikan di Arab Saudi Sebelum Dicopot

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 21:37 WIB

Neraca Perdagangan RI Surplus 72 Bulan Beruntun di April 2026, Tapi Terendah dalam 5 Tahun

Neraca Perdagangan RI Surplus 72 Bulan Beruntun di April 2026, Tapi Terendah dalam 5 Tahun

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 19:54 WIB

Impor RI Melonjak 25,21 Miliar USD April 2026, Sektor Migas Naik Tajam 82%

Impor RI Melonjak 25,21 Miliar USD April 2026, Sektor Migas Naik Tajam 82%

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 19:34 WIB

Premi Bisnis Baru Asuransi Jiwa Tumbuh 5 Persen

Premi Bisnis Baru Asuransi Jiwa Tumbuh 5 Persen

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 19:29 WIB

Demi Stok Tak Langka, ESDM Bisa Setiap Saat Stop Ekspor Perusahaan Migas

Demi Stok Tak Langka, ESDM Bisa Setiap Saat Stop Ekspor Perusahaan Migas

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 19:29 WIB

Asurasi Inhealth Ubah Identitas, Jamin Tak Kurangi Layanan ke Nasabah

Asurasi Inhealth Ubah Identitas, Jamin Tak Kurangi Layanan ke Nasabah

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 19:22 WIB

Perusahaan Logistik Gali Cuan Bisnis Jastip di Ajang PRJ

Perusahaan Logistik Gali Cuan Bisnis Jastip di Ajang PRJ

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 19:17 WIB