Ekonomi Indonesia Diprediksi Tetap Kuat Meski Perdagangan Global Memanas

M Nurhadi Suara.Com
Kamis, 10 Agustus 2023 | 14:35 WIB
Ekonomi Indonesia Diprediksi Tetap Kuat Meski Perdagangan Global Memanas
Suasana aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara .[Suara.com/Arief Hermawan P]

Suara.com - Kepala Ekonom Citi Indonesia, Helmi Arman beranggapan, kinerja ekonomi Indonesia hingga kuartal II/2023 lebih kuat daripada perkiraan sebelumnya.

"Memang situasi ekonomi global masih menantang saat ini, dengan perdagangan barang global mengalami kontraksi. Kontraksi ini tidak hanya disebabkan oleh penurunan harga komoditas dari tahun sebelumnya, tetapi juga karena tren belanja konsumen di seluruh dunia pasca-COVID-19 lebih cenderung menuju sektor jasa daripada sektor barang," ujar Helmi dalam konferensi pers di Jakarta pada hari Kamis (10/8/2023).

Tantangan global lainnya adalah pemulihan ekonomi China yang tidak sekuat yang diperkirakan setelah kebijakan zero policy di negara tersebut berakhir. Terutama, sektor properti di China sempat mengalami pemulihan beberapa bulan sejak awal 2023, namun kembali menurun. Impor besi baja China secara year on year (yoy) hingga saat ini masih berada dalam angka negatif.

Tantangan tersebut telah menyebabkan penurunan volume ekspor Indonesia, meskipun tidak dalam skala yang besar. Beberapa sektor yang mengandalkan ekspor dan terdampak oleh tantangan global adalah sektor tekstil, sepatu, dan mebel yang mengalami pertumbuhan negatif year on year.

"Namun, ekspor Indonesia untuk nikel, terutama nikel kelas 1 yang digunakan sebagai bahan baku untuk baterai mobil listrik, masih terus meningkat seiring dengan peningkatan produksi dalam negeri," ujar dia, dikutip dari Antara.

Selain itu, ekspor sektor otomotif Indonesia juga mengalami peningkatan karena adanya peningkatan kapasitas pelabuhan ekspor otomotif.

"Selain itu, kita juga melihat adanya peningkatan ekspor dalam industri seperti industri kertas, terutama ke Eropa. Ini terjadi karena produksi kertas di Eropa menurun akibat konsumsi energi yang tinggi dalam proses produksi dan keterbatasan pasokan gas," jelasnya.

Di sektor permintaan domestik, sektor konstruksi mengalami peningkatan karena didukung oleh momen konstruksi infrastruktur pemerintah, termasuk pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur.

Konsumsi masyarakat pada kuartal II/2023 juga mengalami pemulihan dan kembali mencapai level pertumbuhan 5 persen year on year seperti sebelum pandemi COVID-19. Hal ini terjadi berkat pemulihan mobilitas masyarakat setelah pencabutan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan penurunan tingkat inflasi.

Baca Juga: Sri Mulyani Full Senyum Ekonomi RI Tumbuh 5,17%: Kereeen Habis..!

"Ke depannya, kami memperkirakan bahwa konsumsi masyarakat akan terus tumbuh, terutama dengan berbagai belanja pra-pemilu menjelang Pemilihan Umum 2024," tambah Helmi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI