Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.196,430
LQ45 614,786
Srikehati 299,961
JII 371,907
USD/IDR 17.968

Permudah Akses, Jalan untuk Para Kelompok Usaha Bersama Nelayan Sepang Dilakukan Pengecoran

Iwan Supriyatna

Selasa, 15 Agustus 2023 | 05:51 WIB
Permudah Akses, Jalan untuk Para Kelompok Usaha Bersama Nelayan Sepang Dilakukan Pengecoran
Pengecoran jalan beton yang merupakan akses jalan untuk para Kelompok Usaha Bersama (KUB) Nelayan Sepang yang terletak di Kampung Cikadu, Desa Cipanas, Kecamatan Cipatujah, Tasikmalaya. 

Suara.com - Relawan Nelayan Balad Ganjar Cipatujah, Tasikmalaya kembali memberikan sumbangan berarti untuk warga Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. 

Kali ini, Nelayan Balad Ganjar bersama warga melakukan pengecoran jalan beton yang merupakan akses jalan untuk para Kelompok Usaha Bersama (KUB) Nelayan Sepang yang terletak di Kampung Cikadu, Desa Cipanas, Kecamatan Cipatujah, Tasikmalaya. 

Koordinator Wilayah Nelayan Balad Ganjar Cipatujah Ade Wahyu mengatakan, bantuan panjang pengecoran jalan yang diberikan, yakni sepanjang 300 meter. 

"Kegiatan Nelayan Balad Ganjar saat ini kami memberikan bantuan berupa pengecoran jalan lingkungan di Kampung Cikadu, Desa Cipanas, Kecamatan Cipatujah. Ini akses jalan untuk anak sekolah, anak SD, juga jalan pertanian dan jalan nelayan KUB atau nelayan kelompok usaha bersama," ujar Ade ditulis Selasa (15/8/2023).

Jalan tersebut selain dilewati oleh para KUB Nelayan Sepang, sekaligus merupakan akses jalan untuk para petani dan seluruh masyarakat lainnya dalam melakukan aktivitas sehari-hari. 

Bahkan, anak-anak sekolah yang sebelumnya harus memutar jalan jauh untuk sampai ke sekolahnya, dapat menempuh jarak yang lebih dekat sehingga aksesibilitas masyarakat terkait waktu menjadi lebih efisien. 

Ade menjelaskan, bantuan pengecoran jalan tersebut merupakan komitmen Relawan Balad Ganjar untuk terus mendukung kebutuhan nelayan pesisir di Jawa Barat, khususnya warga Cipatujah telah mendeklarasikan dukungannya kepada Ganjar Pranowo untuk menjadi Presiden RI 2024-2029 

Menurut Ade, jalan tersebut belum pernah tersentuh bantuan, sehingga Nelayan Balad Ganjar bergerak untuk turun langsung membantu masyarakat desa. 

"Ini jalan sangat dibutuhkan oleh masyarakat dan belum tersentuh oleh dana (bantuan) apapun. Jalan ini sangat dibutuhkan ketika masuk musim hujan jadi tidak bisa dilewati, maupun pengambilan hasil pertanian, anak sekolah sehingga tidak bisa dilewati," jelas Ade. 

baca juga

Ade menegaskan, ke depannya relawan Nelayan Balad Ganjar akan menjadi yang terdepan untuk terus mensupport Nelayan Pesisir di Jawa Barat 

"Setelah dilakukan pengecoran, jalan ini jadi poros utama yang digunakan sehingga lancar untuk masyarakat," kata Ade.

Ratusan warga desa bersama relawan Nelayan Balad Ganjar berkumpul sejak pagi untuk gotong royong mengerjakan pengecoran jalan.

Para warga tampak sangat antusias dan bersemangat lantaran akses jalan mereka akan menjadi lebih bagus. 

Hal itu disampaikan salah satu warga Desa Cipanas bernama Kosim Hidayat. Dia menceritakan, sebelum mendapatkan bantuan pengecoran, kondisi jalan tersebut kurang bagus, becek dan licin saat hujan sehingga membahayakan keselamatan warga. 

"Sebelum diperbaiki jalan ini sangat becek, sangat licin, tidak bisa lewat motor hanya bisa jalan kaki. Alhamdulillah sekarang motor bisa lewat," ungkap Kosim. 

"Sebelum ada bantuan, anak sekolah itu jalannya ke sana jauh, sekarang bisa lewat sini alhamdulillah. Buat petani kalau dulu lewat sini hanya dipikul saja, sekarang bisa pakai motor jadi lebih bermanfaat dan ada peningkatan dari yang dulu-dulu," sambung Kosim. 

Setelah mendapatkan bantuan pengecoran jalan dari Nelayan Balad Ganjar, kini warga dapat merasakan langsung manfaatnya. 

Mereka sangat senang dan bersyukur dengan adanya bantuan yang dapat mempermudah dan mempercepat warga dalam melakukan aktivitas sehari-hari. 

"Masyarakat di sini sangat gembira dan mudah-mudahan jalan bantuan dari Nelayan Balad Ganjar ini bisa bermanfaat untuk masyarakat desa, mudah-mudahan buat ke depannya ada kelanjutannya," ucap Kosim.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berdayakan Nelayan di Cilacap, PLN Bantu Konversi Kapal Lawas Jadi Kapal Listrik

Berdayakan Nelayan di Cilacap, PLN Bantu Konversi Kapal Lawas Jadi Kapal Listrik

News | Senin, 14 Agustus 2023 | 18:02 WIB

Dorong Transisi Energi, Ganjar Jadikan Cilacap Pilot Project Kapal Listrik

Dorong Transisi Energi, Ganjar Jadikan Cilacap Pilot Project Kapal Listrik

Bisnis | Senin, 14 Agustus 2023 | 11:48 WIB

Nelayan di Cilacap Dapat Bantuan Kapal Bertenaga Listrik dan Tambah Penerima Asuransi

Nelayan di Cilacap Dapat Bantuan Kapal Bertenaga Listrik dan Tambah Penerima Asuransi

Bisnis | Senin, 14 Agustus 2023 | 10:47 WIB

Terkini

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:38 WIB

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:24 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Lampung | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:19 WIB

Presiden Prabowo Subianto Sindir Wartawan Saat Bahas Tentang Kampanye Besar di Pidatonya

Presiden Prabowo Subianto Sindir Wartawan Saat Bahas Tentang Kampanye Besar di Pidatonya

Video | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:15 WIB

Hari Anak Nasional, Saatnya Perluas Ruang Belajar dan Kolaborasi untuk Dukung Tumbuh Kembang Anak

Hari Anak Nasional, Saatnya Perluas Ruang Belajar dan Kolaborasi untuk Dukung Tumbuh Kembang Anak

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:12 WIB

Honda ADV160 Ternyata Sanggup Tenggak Etanol 85 Persen, Harga Jauh Lebih Murah

Honda ADV160 Ternyata Sanggup Tenggak Etanol 85 Persen, Harga Jauh Lebih Murah

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 20:50 WIB

Kulit Bersih Tanpa Rasa Kering dan Tertarik, Ini Pentingnya Memilih Cleansing Balm yang Gentle

Kulit Bersih Tanpa Rasa Kering dan Tertarik, Ini Pentingnya Memilih Cleansing Balm yang Gentle

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 20:28 WIB

Baru IPO, Emiten RANS Sudah Gonjang-ganjing! Satu Direktur Pilih Mundur

Baru IPO, Emiten RANS Sudah Gonjang-ganjing! Satu Direktur Pilih Mundur

Bisnis | Sabtu, 25 Juli 2026 | 20:19 WIB

Bukan Supra Lagi Jadi Raja, Ini Motor Bebek Honda Paling Irit yang Kerap Diremehkan

Bukan Supra Lagi Jadi Raja, Ini Motor Bebek Honda Paling Irit yang Kerap Diremehkan

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 20:10 WIB

×