Darurat ISPA di Kalimantan: 460 Ribu Kasus Terjadi, Pemerintah Jangan Cuma Bagi-bagi Masker!

Muhamad Yasir

Selasa, 15 September 2026 | 21:43 WIB
Darurat ISPA di Kalimantan: 460 Ribu Kasus Terjadi, Pemerintah Jangan Cuma Bagi-bagi Masker!
Karhutla di Palangka Raya, Kalimantan Timur. [Antara/Auliya Rahman/tom]
baca 10 detik
  • Karhutla di Kalimantan pada tahun 2026 menyebabkan lebih dari 460 ribu kasus ISPA.
  • Izin konsesi yang mengabaikan daya dukung lingkungan menjadi akar masalah karhutla.
  • Puskesmas di Kalimantan Barat tidak optimal dalam menangani lonjakan pasien selama kabut asap melanda.

Suara.com - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Kalimantan sepanjang 2026 tak hanya mengancam hutan dan ekosistem. Dampaknya juga tercermin dari melonjaknya kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang mencapai lebih dari 460 ribu kasus hingga September 2026.

Data yang disoroti Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) menunjukkan kasus ISPA paling banyak tercatat di Kalimantan Timur dengan lebih dari 220 ribu kasus. Berikutnya Kalimantan Barat sebanyak 165.727 kasus, Kalimantan Tengah 77.727 kasus, dan Kalimantan Selatan 3.990 kasus.

Direktur Eksekutif Daerah Walhi Kalimantan Selatan Raden Rafiq menilai tingginya kasus ISPA menunjukkan karhutla bukan sekadar persoalan lingkungan, melainkan telah menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat.

Menurut Raden, pemerintah terkesan belum belajar dari karhutla yang terus berulang. Ia menilai salah satu persoalan mendasar berada pada pemberian izin konsesi yang tidak memperhitungkan daya dukung lingkungan.

"Karena izin (konsesi) yang ada sudah melebihi daya tampung dan daya dukung lingkungan. Ini cukup memprihatinkan," kata Raden dalam konferensi pers virtual, Selasa (15/9/2026).

Raden menilai pemberian izin yang tidak terkendali justru menimbulkan dampak lingkungan dan kesehatan yang lebih besar dibandingkan manfaat ekonomi yang diperoleh daerah.

Karena itu, ia meminta pemerintah tidak hanya bergerak ketika karhutla sudah menjadi bencana. Penanganan, menurutnya, harus menyasar akar persoalan.

"Jangan reaktif pada kasus kebencanaannya saja, tapi harus menyelesaikan akar pokok permasalahannya," tegasnya.

Kabut asap Karhutla Kalimantan Barat meluas ke Malaysia hingga memaksa penutupan sekolah di Sarawak. (Mongabay)
Kabut asap Karhutla Kalimantan Barat meluas ke Malaysia hingga memaksa penutupan sekolah di Sarawak. (Mongabay)

Di sisi lain, Walhi Kalimantan Barat menyoroti kesiapan layanan kesehatan menghadapi lonjakan kasus ISPA.

baca juga

Direktur Eksekutif Daerah Walhi Kalbar Sri Hartini mengatakan masih ada puskesmas yang tidak memberikan layanan secara optimal ketika kondisi kabut asap memburuk.

"Masih ada di akhir pekan, puskesmas yang seharusnya buka 24 jam, tapi dia (malah) tutup," kata Sri.

Sri juga mengkritik respons pemerintah yang dinilai masih sebatas membagikan masker, termasuk masker yang menurutnya tidak memenuhi standar kesehatan.

Di tengah keterbatasan respons tersebut, sejumlah relawan membuka posko kesehatan mandiri untuk membantu masyarakat terdampak karhutla.

Sri pun meminta pemerintah tidak hanya memperhatikan warga yang terdampak, tetapi juga memastikan keselamatan para relawan yang ikut menangani dampak karhutla.

Reporter: Alif Bintang

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

MBG Tetap Jalan Meski Sekolah di Kaltim Diliburkan karena Asap Karhutla

MBG Tetap Jalan Meski Sekolah di Kaltim Diliburkan karena Asap Karhutla

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:22 WIB

Asap Karhutla Disebut Meluas hingga ke Vietnam, Kemenhut Cek Asal Sumbernya

Asap Karhutla Disebut Meluas hingga ke Vietnam, Kemenhut Cek Asal Sumbernya

News | Selasa, 15 September 2026 | 14:08 WIB

Habitat Terdampak Karhutla, Gajah Sumatra Makin Menderita dan Terancam Punah!

Habitat Terdampak Karhutla, Gajah Sumatra Makin Menderita dan Terancam Punah!

News | Selasa, 15 September 2026 | 13:38 WIB

Terkini

Darurat ISPA di Kalimantan: 460 Ribu Kasus Terjadi, Pemerintah Jangan Cuma Bagi-bagi Masker!

Darurat ISPA di Kalimantan: 460 Ribu Kasus Terjadi, Pemerintah Jangan Cuma Bagi-bagi Masker!

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:43 WIB

Promo UFood BRI Kasih Diskon Makanan hingga 65%, Siapa Cepat Dia Dapat!

Promo UFood BRI Kasih Diskon Makanan hingga 65%, Siapa Cepat Dia Dapat!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 21:25 WIB

Pertamina Perkuat Ketahanan Energi Melalui Integrasi Portofolio dan Infrastruktur LNG

Pertamina Perkuat Ketahanan Energi Melalui Integrasi Portofolio dan Infrastruktur LNG

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 21:17 WIB

Empat Orang Dekatnya Jadi Tersangka, Nusron Wahid Belum Diperiksa KPK

Empat Orang Dekatnya Jadi Tersangka, Nusron Wahid Belum Diperiksa KPK

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:16 WIB

Polisi Beri Pendampingan Psikologis bagi Keluarga Korban KM Virgo

Polisi Beri Pendampingan Psikologis bagi Keluarga Korban KM Virgo

Video | Selasa, 15 September 2026 | 21:05 WIB

Review Film I Want Your Sex: Saat Batas Antara Seni, Eksploitasi, dan Obsesi Menjadi Kabur

Review Film I Want Your Sex: Saat Batas Antara Seni, Eksploitasi, dan Obsesi Menjadi Kabur

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 21:05 WIB

Kronologi Karyawan SPPG Bengkulu Tewas, Sempat Tolong Satpam Sebelum Ditemukan di Sungai

Kronologi Karyawan SPPG Bengkulu Tewas, Sempat Tolong Satpam Sebelum Ditemukan di Sungai

Sumsel | Selasa, 15 September 2026 | 21:01 WIB

Saat Partai Politik Sibuk Bangun Citra, Padahal Rakyat Masih Terluka oleh Bencana

Saat Partai Politik Sibuk Bangun Citra, Padahal Rakyat Masih Terluka oleh Bencana

Jogja | Selasa, 15 September 2026 | 21:00 WIB

OTT Suap HGB di Kementerian ATR/BPN, KPK Sita Uang Tunai Rp 106,3 Miliar

OTT Suap HGB di Kementerian ATR/BPN, KPK Sita Uang Tunai Rp 106,3 Miliar

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:58 WIB

4 Shio Paling Hoki Besok 16 September 2026, Masa Sulit Akhirnya Terlewati

4 Shio Paling Hoki Besok 16 September 2026, Masa Sulit Akhirnya Terlewati

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 20:55 WIB

×