Bursa Endus Ada yang Tak Beres di Pola Transaksi Saham CUAN, Bosnya Buka Suara

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 22 Agustus 2023 | 09:57 WIB
Bursa Endus Ada yang Tak Beres di Pola Transaksi Saham CUAN, Bosnya Buka Suara
Ilustrasi. Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah memeriksa pola transaksi pergerakan saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) karena mengalami kenaikan harga secara signifikan yang luar biasa.

Suara.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah memeriksa pola transaksi pergerakan saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) karena mengalami kenaikan harga secara signifikan yang luar biasa atau mengalami Unusual Market Activity (UMA).

Menanggapi hal itu, Direktur CUAN, Diana Arsiyanti menyatakan, mempersilakan regulator bursa menjalankan tugasnya selaku pengawas transaksi bursa sehingga CUAN dihentikan sementara perdagangan efek perseroan (suspend).

“Kami menghargai Bursa melakukan pemeriksaan yang diperlukan, Jika ada indikasi pelanggaran oleh pihak-pihak tertentu,” kata dia dalam paparan publik atas permintaan bursa secara daring, Senin (21/8/2023).

Ia juga bilang, suspend yang mendera efek perseroan di seluruh pasar selama ini dapat dimanfaatkan oleh pelaku pasar untuk memperhatikan informasi kinerja dan keterangan aksi korporasi perseroan.

“Kami harap, masa suspend ini dapat dimanfaatkan pelaku pasar pertimbangan investasi pada CUAN,” kata dia.

Ia juga memahami, BEI perlu kehati-hatian untuk kembali membuka perdagangan efek perseroan dalam waktu singkat atau wajar.

“Tentu kami akan meberikan informasi dan dokumen apapun yang diperlukan oleh bursa karena bagian dari tugas pengawasan bursa. Tapi tentunya kami berharap, suspend ini dilaksanakan dalam waktu tidak terlalu lama,” pinta dia.

Untuk diketahui, CUAN kembali di suspend diseluruh pasar sejak perdagangan tanggal 18 Agustus 2023 sampai saat ini.

Sebelumnya, CUAN dilakukan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai mulai sesi I perdagangan tanggal 15 Agustus 2023.

baca juga

Tapi oleh regulator bursa, CUAN diperkenankan melenggang dipapan perdagangan sejak sesi I tanggal 16 Agustus 2023.

Sekedar informasi, CUAN tercatat naik signifikan sebesar 24,81 persen atau meningkat 495 point ke harga Rp2.490 per saham.

Jika dibanding pada perdagangan Selasa (1/8/2023) silam atau di awal bulan ini yang masih berada di harga Rp1.685 per saham, maka hingga Senin (14/8/2023), saham CUAN tercatat telah mengalami kenaikan harga hingga 47,7 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Awal Pekan IHSG Ditutup Menguat Tipis, 312 Saham Bergerak Merah

Awal Pekan IHSG Ditutup Menguat Tipis, 312 Saham Bergerak Merah

Bisnis | Senin, 21 Agustus 2023 | 17:03 WIB

Sisa Saham Jahja Tinggal Seuprit di BCA

Sisa Saham Jahja Tinggal Seuprit di BCA

Bisnis | Senin, 21 Agustus 2023 | 16:34 WIB

Sultan Mah Bebas! Bos BCA Kasih 8 Juta Saham ke Anak, Nilainya Fantastis

Sultan Mah Bebas! Bos BCA Kasih 8 Juta Saham ke Anak, Nilainya Fantastis

Bisnis | Senin, 21 Agustus 2023 | 13:38 WIB

Terkini

Bagaimana Cara Mencegah Cushion Bergeser dan Menempel pada Bagian Dalam Helm saat Naik Sepeda Motor?

Bagaimana Cara Mencegah Cushion Bergeser dan Menempel pada Bagian Dalam Helm saat Naik Sepeda Motor?

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 09:48 WIB

Gempa Besar Guncang Jepang, Tokyo hingga Saitama Ikut Bergetar

Gempa Besar Guncang Jepang, Tokyo hingga Saitama Ikut Bergetar

News | Kamis, 17 September 2026 | 09:47 WIB

Tak Ada Toleransi, Prabowo Perintahkan Cabut Izin dan Usut Pidana Korporasi Penyebab Karhutla

Tak Ada Toleransi, Prabowo Perintahkan Cabut Izin dan Usut Pidana Korporasi Penyebab Karhutla

News | Kamis, 17 September 2026 | 09:46 WIB

Aksi Koboi di Kampus UIN Raden Intan: Pelaku Digerebek di Hostel Bersama Sabu dan Amunisi

Aksi Koboi di Kampus UIN Raden Intan: Pelaku Digerebek di Hostel Bersama Sabu dan Amunisi

Lampung | Kamis, 17 September 2026 | 09:44 WIB

Nasihat Mindfulness dari Menara Gading: Bijak, Tapi Kurang Napak Tanah

Nasihat Mindfulness dari Menara Gading: Bijak, Tapi Kurang Napak Tanah

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 09:43 WIB

Suku Bunga The Fed Naik, Rupiah Dibuka Tertekan

Suku Bunga The Fed Naik, Rupiah Dibuka Tertekan

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 09:40 WIB

10.068 Titik Masih Butuh Listrik, ESDM Siapkan Rp22,51 Triliun untuk Infrastruktur 2027

10.068 Titik Masih Butuh Listrik, ESDM Siapkan Rp22,51 Triliun untuk Infrastruktur 2027

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 09:26 WIB

IHSG Menghijau Pagi ini di Level 6.445, Pantau AALI dan AADI

IHSG Menghijau Pagi ini di Level 6.445, Pantau AALI dan AADI

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 09:25 WIB

Houthi Klaim Arab Saudi Gempur Yaman 40 Kali Usai Dituduh Targetkan Makkah

Houthi Klaim Arab Saudi Gempur Yaman 40 Kali Usai Dituduh Targetkan Makkah

News | Kamis, 17 September 2026 | 09:23 WIB

Apakah Air Mawar Boleh Dicampur Bedak? Ini yang Perlu Diperhatikan

Apakah Air Mawar Boleh Dicampur Bedak? Ini yang Perlu Diperhatikan

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 09:19 WIB

×