Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Profil Thaksin Shinawatra, Pengusaha Thailand yang Sempat 'Hilang' 17 Tahun

M Nurhadi | Suara.com

Kamis, 24 Agustus 2023 | 10:05 WIB
Profil Thaksin Shinawatra, Pengusaha Thailand yang Sempat 'Hilang' 17 Tahun
Thaksin Shinawatra menikahkan putrinya dengan pesta pernikahan mewah (Instagram/@ingshin21)

Suara.com - Profil Thaksin Shinawatra, mantan Perdana Menteri Thailand baru-baru ini semakin banyak dicari. Hal ini tentu tidak terlepas dari kembalinya Thaksin Shinawatra usai mengasingkan diri selama 17 tahun setelah mendapat dakwaan atas penyalahgunaan status.

Penasaran dengan sosok yang kini sudah kembali ke tanah kelahirannya tersebut? Simak informasi berikut untuk lebih mengenalnya.

Profil Thaksin Shinawatra

Thaksin lahir pada 26 Juli 1949 di Desa San Kamphaeng, Provinsi Chiang Mai, di utara Thailand. Ia berasal dari keluarga pedagang yang tinggal di rumah kayu bertingkat dua di depan pasar. Ia bersekolah di desa itu hingga usia 15 tahun, kemudian melanjutkan ke Monfort College di Kota Chiang Mai.

Setelah lulus SMA, Thaksin masuk ke Akademi Kadet Polisi dan menjadi lulusan terbaik pada 1973. Ia kemudian menjadi polisi dan melanjutkan pendidikan S2 di Eastern Kentucky University pada 1975, serta S3 di Sam Houston State University pada 1978. Ia kembali ke Thailand dan menikah dengan Potjaman Na Pombejra pada 1980. Mereka dikaruniai tiga anak: Panthongtae, Pinthongtha, dan Paetongtarn.

Karir politik

Thaksin memasuki dunia politik pada tahun 1994 dengan bergabung bersama Partai Palang Dharma. Ia menjabat sebagai Menteri Luar Negeri pada 1994-1995 dan Wakil Perdana Menteri pada 1995-1996.

Ia kemudian mendirikan Partai Thai Rak Thai (TRT) pada 1998 dengan visi untuk memodernisasi Thailand dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Pada pemilu 2001, TRT memenangkan mayoritas kursi parlemen dan Thaksin menjadi PM pertama yang dipilih secara demokratis di Thailand

Ia meluncurkan berbagai program populis, seperti pemberian pinjaman mikro untuk pedagang kecil, pemberian asuransi kesehatan murah untuk rakyat miskin, dan pemberantasan kemiskinan dalam empat tahun.

Pada pemilu 2005, TRT kembali memenangkan mayoritas mutlak di parlemen dan Thaksin melanjutkan masa jabatannya sebagai PM.

Namun, ia menghadapi gelombang protes dari kelompok oposisi yang menuduhnya korupsi, nepotisme, dan pengkhianatan. Salah satu kasus yang menimbulkan kemarahan publik adalah penjualan saham Shin Corporation kepada perusahaan Singapura Temasek Holdings senilai USD 1,9 miliar pada 2006. Thaksin dituduh menghindari pajak dan menjual aset nasional.

Pengasingan diri Thaksin Shinawatra selama 17 tahun

Mengutip dari laman Thailand's Richest, diketahui bahwa pada 2008 lalu, Mahkamah Agung Thailand memvonis Thaksin bersalah atas kasus penyalahgunaan kekuasaan dalam pembelian lahan di Bangkok pada 2003. Ia dijatuhi hukuman dua tahun penjara.

Namun, Thaksin menolak vonis tersebut dan mengklaim bahwa ia menjadi korban persekusi politik. Ia memilih untuk tetap hidup di pengasingan di berbagai negara, seperti Inggris, Dubai, Hong Kong, dan Singapura.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Timnas Indonesia Tantang Tuan Rumah di Semifinal Piala AFF U-23, Shin Tae-yong Utamakan Fairplay ketimbang Hasil

Timnas Indonesia Tantang Tuan Rumah di Semifinal Piala AFF U-23, Shin Tae-yong Utamakan Fairplay ketimbang Hasil

Bola | Rabu, 23 Agustus 2023 | 17:57 WIB

Hadapi Thailand di Semifinal Piala AFF U-23, Indonesia Diharapkan Tampil Tanpa Beban

Hadapi Thailand di Semifinal Piala AFF U-23, Indonesia Diharapkan Tampil Tanpa Beban

Your Say | Rabu, 23 Agustus 2023 | 17:52 WIB

Jadi Lawan Timnas Indonesia U-23, Thailand Disebut Shin Tae-yong Tim Terkuat di Piala AFF U-23 2023

Jadi Lawan Timnas Indonesia U-23, Thailand Disebut Shin Tae-yong Tim Terkuat di Piala AFF U-23 2023

Bola | Rabu, 23 Agustus 2023 | 17:42 WIB

Ketakutan Thailand Jelang Partai Semifinal Piala AFF U-23 2023, Timnas Indonesia U-23 Bisa Manfaatkan

Ketakutan Thailand Jelang Partai Semifinal Piala AFF U-23 2023, Timnas Indonesia U-23 Bisa Manfaatkan

Bola | Rabu, 23 Agustus 2023 | 16:18 WIB

Thailand Full Team, Timnas Indonesia Wajib Waspada di Semifinal Piala AFF U-23

Thailand Full Team, Timnas Indonesia Wajib Waspada di Semifinal Piala AFF U-23

Bola | Rabu, 23 Agustus 2023 | 15:50 WIB

Laga Timnas Indonesia vs Thailand Apakah Akan Ribut Lagi? Ini Jawaban Pelatih Issara Sritaro

Laga Timnas Indonesia vs Thailand Apakah Akan Ribut Lagi? Ini Jawaban Pelatih Issara Sritaro

Bola | Rabu, 23 Agustus 2023 | 16:20 WIB

Terkini

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB