Pupuk Kaltim Perluas Manfaat Konservasi Mangrove Melalui Implementasi Kurikulum Merdeka

Iwan Supriyatna

Senin, 28 Agustus 2023 | 11:18 WIB
Pupuk Kaltim Perluas Manfaat Konservasi Mangrove Melalui Implementasi Kurikulum Merdeka
Konservasi mangrove di kawasan pesisir Bontang menjadi salah satu fokus PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) terhadap perbaikan lingkungan dan ekosistem.

Suara.com - Konservasi mangrove di kawasan pesisir Bontang menjadi salah satu fokus PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) terhadap perbaikan lingkungan dan ekosistem, sebagai upaya mendorong keberlanjutan dengan mengedepankan aspek pemberdayaan masyarakat.

Program yang telah dikembangkan sejak 2009 ini terus meningkatkan realisasi penanaman bibit mangrove di dua lokasi, yakni kawasan Kedindingan dan HGB 65 di area Telok Bangko Kelurahan Loktuan Bontang Utara.

Tercatat hingga 2022, Pupuk Kaltim telah menanam lebih dari 380.000 bibit mangrove di dua lokasi tersebut, dengan realisasi mencapai 20.000 bibit per tahun.

Seiring waktu, program ini tidak hanya sebatas proses konservasi, namun juga memaksimalkan kebermanfaatan bagi masyarakat dan lingkungan pada berbagai inisiasi secara berkesinambungan.

Terbaru, Pupuk Kaltim memperluas manfaat program konservasi mangrove untuk mendorong penguatan pendidikan di Kota Bontang, dengan membekali guru dan tenaga pendidik SDN 004 Bontang Utara melalui pelatihan pengenalan mangrove, guna mendukung implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Kurikulum Merdeka.

Kegiatan menggandeng Balai Taman Nasional Kutai (TNK), dan turut melibatkan kader Perpustakaan Mercusuar Loktuan serta Kelompok Binaan Telok Bangko untuk peningkatan pengetahuan anggota terkait pengembangan program konservasi mangrove.

VP TJSL Pupuk Kaltim Sugeng Suedi, mengungkapkan pelatihan yang diberikan sebagai bentuk dukungan Pupuk Kaltim terhadap metode pembelajaran aktif bagi anak didik di Kota Bontang, khususnya terkait implementasi P5 Kurikulum Merdeka.

Dimana P5 merupakan pembelajaran untuk mengamati dan memikirkan solusi terhadap permasalahan di lingkungan sekitar peserta didik, menggunakan pendekatan berbeda dengan proses belajar mengajar di kelas pada umumnya.

"Pupuk Kaltim sengaja menggandeng SDN 004 Bontang Utara sebagai sekolah pilot project praktik P5 Kurikulum Merdeka, dengan mengangkat tema Gaya Hidup Berkelanjutan yang difokuskan pada sistem pembelajaran terkait mangrove," ujar Sugeng Suedi, ditulis Senin (28/8/2023).

baca juga

Pelatihan ini pun diharap dapat membantu guru dan tenaga pendidik SDN 004 Bontang Utara dalam penyusunan kurikulum terkait mangrove, sehingga bisa diimplementasikan bagi peserta didik mulai tahun ajaran 2023/2024.

Begitu pula manfaatnya bagi kader Perpustakaan Mercusuar dan Kelompok Telok Bangko, dapat meningkatkan kapasitas pengetahuan agar optimalisasi program konservasi mangrove yang berfokus pada konservasi, ekowisata dan pengembangan produk turunan berbahan dasar mangrove bisa turut berjalan dengan lebih optimal.

"Dengan pelatihan ini diharap P5 Kurikulum Merdeka di SDN 004 Bontang Utara dapat berjalan maksimal, dalam upaya mencetak generasi berkarakter dengan memberikan kesempatan belajar dari lingkungan sekitar. Termasuk kelompok binaan dapat semakin memaksimalkan program konservasi yang dijalankan," tambah Sugeng.

Sugeng pun menyebut Pupuk Kaltim akan terus memaksimalkan program konservasi mangrove, dengan tetap mengedepankan keselarasan aspek sosial dan lingkungan sesuai amanat UU Nomor 40 Tahun 2007 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), sekaligus upaya perusahaan dalam mendorong implementasi tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) di setiap proses bisnis secara konsisten dan berkesinambungan.

"Pupuk Kaltim terus mendorong perluasan manfaat konservasi mangrove dengan berbagai inovasi, sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat terhadap upaya perbaikan lingkungan khususnya di kawasan pesisir Bontang," tutur Sugeng.

Narasumber pelatihan dari Balai TNK Sugianur, menyampaikan sejumlah materi pelatihan terkait pengenalan ekosistem mangrove, sistematika dunia tumbuhan, morfologi dan organografi mangrove, hingga praktik pengenalan jenis mangrove.

Hal ini ditujukan agar para peserta memahami dengan baik seluk beluk mangrove mulai awal, sehingga dapat menjadi rujukan untuk pengembangan program konservasi maupun penyusunan kurikulum merdeka oleh tenaga pendidik SDN 004 Loktuan.

"Dengan memahami secara spesifik terkait mangrove, diharap program dan kurikulum yang digagas bisa berjalan dengan maksimal," ucap Sugianur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegah Perubahan Iklim, TRIPATRA Tanam 50.000 Pohon

Cegah Perubahan Iklim, TRIPATRA Tanam 50.000 Pohon

Press Release | Minggu, 27 Agustus 2023 | 08:30 WIB

Gerakan Tanam Pohon, Tingkatkan Kualitas Udara untuk Atasi Polusi di Jakarta

Gerakan Tanam Pohon, Tingkatkan Kualitas Udara untuk Atasi Polusi di Jakarta

Press Release | Sabtu, 26 Agustus 2023 | 23:29 WIB

Restoran Legendaris Bali Buka di Jakarta, Jaraknya Cuma 3,5 Kilometer dari Taman Wisata Alam Mangrove

Restoran Legendaris Bali Buka di Jakarta, Jaraknya Cuma 3,5 Kilometer dari Taman Wisata Alam Mangrove

Lifestyle | Jum'at, 25 Agustus 2023 | 14:29 WIB

Terkini

Ekspor SDA Tak Lewat Singapura, Indonesia Berpeluang Raup Margin Lebih Besar

Ekspor SDA Tak Lewat Singapura, Indonesia Berpeluang Raup Margin Lebih Besar

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 17:14 WIB

Kapolri Mutasi Tiga Pejabat Polda Banten, Kapolresta Serang Kota Ikut Berganti

Kapolri Mutasi Tiga Pejabat Polda Banten, Kapolresta Serang Kota Ikut Berganti

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 17:12 WIB

Lipstik Inez Viral Lagi, Ini 6 Varian yang Cocok Buat Skintone Orang Indonesia

Lipstik Inez Viral Lagi, Ini 6 Varian yang Cocok Buat Skintone Orang Indonesia

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 17:10 WIB

Hujan Mulai Turun, 1.789 Warga Ngawi Masih Krisis Air Bersih

Hujan Mulai Turun, 1.789 Warga Ngawi Masih Krisis Air Bersih

Jatim | Rabu, 04 November 2026 | 17:10 WIB

Solusi Macet Ciomas! Jalan Laladon Bakal Dilebarkan 3 Meter

Solusi Macet Ciomas! Jalan Laladon Bakal Dilebarkan 3 Meter

Bogor | Rabu, 04 November 2026 | 17:07 WIB

Media Vietnam Singgung Prestasi Calvin Verdonk di Liga Champions

Media Vietnam Singgung Prestasi Calvin Verdonk di Liga Champions

Bola | Rabu, 04 November 2026 | 17:05 WIB

5 Sepatu Jalan Lokal Tanpa Tali yang Nyaman dan Anti Jebol Menurut Review

5 Sepatu Jalan Lokal Tanpa Tali yang Nyaman dan Anti Jebol Menurut Review

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 17:01 WIB

Dua Jasad Korban Mutilasi Madiun Teridentifikasi, Keluarga Terbang ke Bogor Antar Pemakaman

Dua Jasad Korban Mutilasi Madiun Teridentifikasi, Keluarga Terbang ke Bogor Antar Pemakaman

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 17:00 WIB

Review Serial Prefiero la Muerte: Suguhkan Kisah Cinta Unik Berbalut Horor

Review Serial Prefiero la Muerte: Suguhkan Kisah Cinta Unik Berbalut Horor

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 17:00 WIB

Asian Games 2026 Ungkap Potensi Atlet Indonesia, Sistem Pembinaan Jadi Pekerjaan Rumah

Asian Games 2026 Ungkap Potensi Atlet Indonesia, Sistem Pembinaan Jadi Pekerjaan Rumah

Jawa Tengah | Rabu, 04 November 2026 | 16:55 WIB

×