Menkop Teten Minta Selidiki Predatory Pricing TikTok, KPPU: Kami Akan Teliti

Achmad Fauzi

Senin, 04 September 2023 | 14:46 WIB
Menkop Teten Minta Selidiki Predatory Pricing TikTok, KPPU: Kami Akan Teliti
Ilustrasi TikTok (pixabay)

Suara.com - Komisi Pengawas dan Persaingan Usaha (KPPU) akhirnya bersuara terkait adanya dugaan predatory pricing yang dilakukan TikTok lewat TikTok Shop. Rencananya, KPPU mau meneliti dugaan tersebut dalam waktu dekat ini.

"Kita sedang meneliti persoalan tersebut. Apakah itu predatory pricing, masalah kebijakan, atau masalah ketidakseimbangan dalam persaingan," ujar Kepala Bagian Kerja Sama Luar Negeri Biro Humas dan Hukum KPPU Deswin Nur kepada wartawan yang dikutip, Senin (4/9/2023).

Adapun, dugaan predatory pricing yang dilakukan oleh TikTok Shop ini berkaitan dengan praktik penjualan barang impor dengan harga yang murah. Hal inilah yang dinilai bisa mematikan produsen di dalam negeri.

Terkait dengan masukan dari Menkop Teten, Deswin memastikan, pemeriksaan terhadap predatory pricing akan segera dilakukan.

"Semua masukan tentunya kami terima. Kami belum mengeluarkan posisi khusus atas persoalan tersebut," jelas dia.

Sementara, Komisioner KPPU, Guntur Syahputra Saragih menyebut, kekinian dirinya masih menunggu laporan terkait dengan predatory pricing tersebut. Menurut dia, laporan menjadi pembuka KPPU untuk melakukan pemeriksaan Predatory Pricing.

"KPPU belum menemukan atau menerima alat bukti terkait hal tersebut dari pihak mana pun," imbuh dia.

Dalam hal ini, KPPU akan melanjutkan proses laporan, jika ditemukan barang bukti predatory pricing. Menurut dia, hal tersebut sebagai upaya KPPU agar tak salah langkah untuk membongkar dugaan predatory pricing TikTok.

"Seluruh proses penegakan hukum harus berdasarkan due process of law, agar iklim usaha kondusif," tegas dia.

baca juga

Sebelumnya, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengaku temukan dugaan predatory pricing oleh TikTok. Dia pun meminta KPPU agar bisa menyelediki dugaan yang ditemukannya.

"KPPU mestinya proaktif (menyelidiki), masa harus nunggu laporan (predatory pricing)," kata Teten.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkop Teten Tak Selaras dengan Mendag Zulhas Soal Kebijakan Produk Impor Murah di E-commerce

Menkop Teten Tak Selaras dengan Mendag Zulhas Soal Kebijakan Produk Impor Murah di E-commerce

Bisnis | Selasa, 15 Agustus 2023 | 08:33 WIB

Menkop UKM: Harga Barang Impor Tak Masuk Akal, Ada Praktik Predator

Menkop UKM: Harga Barang Impor Tak Masuk Akal, Ada Praktik Predator

Bisnis | Senin, 14 Agustus 2023 | 16:31 WIB

Akses UMKM Dapat Kredit Dipermudah, Menkop dan UKM Minta Perbankan Tiru Industri Fintech

Akses UMKM Dapat Kredit Dipermudah, Menkop dan UKM Minta Perbankan Tiru Industri Fintech

Bisnis | Senin, 17 Juli 2023 | 11:26 WIB

Terkini

Beban Prabowo, Gibran Jadi Pembangkang Hukum Bila Tak Mundur

Beban Prabowo, Gibran Jadi Pembangkang Hukum Bila Tak Mundur

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:37 WIB

Petani Tanam Ganja di Tengah Kebun Cabai Aceh Timur, Polisi Bongkar Penyamaran

Petani Tanam Ganja di Tengah Kebun Cabai Aceh Timur, Polisi Bongkar Penyamaran

Sumut | Selasa, 03 November 2026 | 11:37 WIB

11 Hakim PN Medan Dipindahkan, Ini Daftar Penempatan Barunya

11 Hakim PN Medan Dipindahkan, Ini Daftar Penempatan Barunya

Sumut | Selasa, 03 November 2026 | 11:35 WIB

BPS Umumkan Impor Migas RI 32,57 Miliar Dolar AS per September, Melonjak 37,35%

BPS Umumkan Impor Migas RI 32,57 Miliar Dolar AS per September, Melonjak 37,35%

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 11:34 WIB

Ranking Paspor Indonesia 2026, Peringkat Berapa di Dunia?

Ranking Paspor Indonesia 2026, Peringkat Berapa di Dunia?

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 11:34 WIB

Perempuan Berkebaya Lumut di Jalan Hutan

Perempuan Berkebaya Lumut di Jalan Hutan

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 11:33 WIB

Aqil Savik Siap Jawab Kepercayaan Shin Tae-yong, Persija Bidik 3 Poin

Aqil Savik Siap Jawab Kepercayaan Shin Tae-yong, Persija Bidik 3 Poin

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 11:33 WIB

Review The Lament of Autumn: Romansa Era Republikan yang Berakhir Tragis

Review The Lament of Autumn: Romansa Era Republikan yang Berakhir Tragis

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 11:30 WIB

PSW UGM Minta Pembalut Bebas PPN 11 Persen: Kebutuhan Sanitasi, Bukan Barang Mewah

PSW UGM Minta Pembalut Bebas PPN 11 Persen: Kebutuhan Sanitasi, Bukan Barang Mewah

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:28 WIB

Heboh 7 Polisi Dimutasi Usai Ciduk Anggota DPRD Nyabu, Gerindra: Kami Dengar Mereka Minta Uang

Heboh 7 Polisi Dimutasi Usai Ciduk Anggota DPRD Nyabu, Gerindra: Kami Dengar Mereka Minta Uang

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:25 WIB

×