Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.879

Melongok Proyek Tambang Tembaga Emiten Sandiaga Uno yang Diklaim Miliki Kandungan Bijih Kelas Dunia

Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 08 September 2023 | 13:10 WIB
Melongok Proyek Tambang Tembaga Emiten Sandiaga Uno yang Diklaim Miliki Kandungan Bijih Kelas Dunia
Proyek tambang Tembaga Tujuh Bukit milik PT Merdeka Copper Gold Tbk

Suara.com - PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) tengah masif mengerjakan proyek tambang Tembaga Tujuh Bukit yang berada di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Proyek ini diklaim mengandung Sumber Daya Mineral 1,71 miliar ton bijih dengan kadar 0,47% tembaga dan 0,50 g/t emas yang mengandung sekitar 8,1 juta ton tembaga dan 27,4 juta ounces emas, termasuk Sumber Daya Terindikasi 442 juta ton dengan 0,60% tembaga dan 0,66 g/t emas. 

Kandungan bijih kelas dunia tersebut dapat dibandingkan dengan Tambang Tembaga Emas Batu Hijau di Sumbawa dan Tambang Grasberg di Kabupaten Mimika, Papua.

Proyek ini dikerjakan oleh anak usaha MDKA yakni PT Bumi Suksesindo (BSI). Perseroan sendiri berharap aktivitas penambangan dapat mulai beroperasi pada 2026 atau 2027.

Direktur BSI Boyke Poerbaya Abidin mengatakan bahwa proyek tambang tembaga ini untuk menggantikan tambang emas yang berdasarkan hasil studi bakal habis pada 2026 mendattang.

“Kemudian nanti kami akan lanjutkan dengan proyek underground sendiri untuk tembaganya, copper. Itu yang ada potensi di area Tujuh Bukit. Jadi setelah tambang emas, kita akan lanjutkan ke tambang copper, tembaga,” ujarnya di Banyuwangi, Kamis (7/9/2023). 

Suara.com pun berkesempatan untuk menengok progres pembangunan proyek tambang tembaga bawah tanah yang memiliki kedalaman 1.890 meter horizontal tersebut. Terlihat dua orang pekerja tengah bertugas untuk mengamati dan memastikan keamanan di sekitar area.

Proyek tambang Tembaga Tujuh Bukit milik PT Merdeka Copper Gold Tbk
Proyek tambang Tembaga Tujuh Bukit milik PT Merdeka Copper Gold Tbk

Studi kelayakan Pemerintah Indonesia untuk proyek tersebut telah selesai dan disetujui pada pertengahan 2022. Merdeka Copper Gold menargetkan proses perizinan lingkungan dapat selesai pada 2023 dan pembangunan dapat dimulai pada awal 2024.

Boyke menjelaskan perusahaan telah melakukan investasi signifikan terhadap proyek, termasuk untuk menjalankan eksplorasi sepanjang 1.890 meter, pengeboran penentu sumber daya, pemodelan geologi, dan studi teknis yang sedang berlangsung melalui sejumlah kerjasama dengan pihak perbankan. 

Sehingga dia percaya diri waktu operasi proyek Tembaga Tujuh Bukit dapat berusia hingga 30 tahun.

Merujuk pada hasil Pra-Studi Kelayakan Proyek Tembaga Tujuh Bukit, potensi proyek tambang bawah tanah ini memiliki kapasitas produksi 24 juta ton bijih per tahun dan dapat memberikan maksimal produksi 112.000 ton tembaga dan 366 ribu ounce emas dalam konsentrat per tahun.

“Underground project ini targetnya adalah memproduksi copper. Cadangannya kelas dunia. Jangka waktu operasinya akan 20 sampai 30 tahun,” katanya.

Boyke menyebut proyek tambang tembaga ini telah menelan biaya hingga mencapai US$ 150 juta. Ia pun memprediksi kebutuhan dana untuk pengerjaan proyek ini akan semakin besar kedepannya.

"Capex untuk pekerjaan underground ini, yang jelas sekarang aja sampai hari ini sudah sampai US$ 150 juta-an. Ke depannya kita juga membutuhkan Capex yang cukup besar," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Emiten Tambang Sandiaga Uno Lagi Gencar Cari 'Harta Karun' Selain Emas

Emiten Tambang Sandiaga Uno Lagi Gencar Cari 'Harta Karun' Selain Emas

Bisnis | Jum'at, 08 September 2023 | 11:10 WIB

Mau Beli Kapal Baru, Trans Logistik Perkasa Tarik Kredit Rp1 Triliun di BCA

Mau Beli Kapal Baru, Trans Logistik Perkasa Tarik Kredit Rp1 Triliun di BCA

Bisnis | Kamis, 07 September 2023 | 17:36 WIB

Melihat Ladang Cuan Merdeka Copper Gold di Tambang Emas Tujuh Bukit

Melihat Ladang Cuan Merdeka Copper Gold di Tambang Emas Tujuh Bukit

Bisnis | Kamis, 07 September 2023 | 16:35 WIB

Terkini

Saham Wilmar di Singapura Anjlok, Usai Pemerintah RI Bidik Dugaan Manipulasi Ekspor Sawit

Saham Wilmar di Singapura Anjlok, Usai Pemerintah RI Bidik Dugaan Manipulasi Ekspor Sawit

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 13:01 WIB

Rupiah Terus Melemah: Pengusaha MBG Protes, Harga Sabun hingga Popok Naik

Rupiah Terus Melemah: Pengusaha MBG Protes, Harga Sabun hingga Popok Naik

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 12:57 WIB

IHSG Masih Kuat Bertahan Menghijau ke Level 6.218 di Sesi I

IHSG Masih Kuat Bertahan Menghijau ke Level 6.218 di Sesi I

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 12:51 WIB

Inflasi Mei 2026 Naik Lagi, Harga Cabai hingga Bawang Merah Tekan Daya Beli Masyarakat

Inflasi Mei 2026 Naik Lagi, Harga Cabai hingga Bawang Merah Tekan Daya Beli Masyarakat

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 12:31 WIB

Desa Energi Berdikari Keliki, Wujudkan Ketahanan Pangan Berbasis Energi Bersih

Desa Energi Berdikari Keliki, Wujudkan Ketahanan Pangan Berbasis Energi Bersih

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 12:18 WIB

Tiket Pesawat Berpotensi Naik, Pemerintah Izinkan Maskapai Kenakan Fuel Surcharge hingga 50 Persen

Tiket Pesawat Berpotensi Naik, Pemerintah Izinkan Maskapai Kenakan Fuel Surcharge hingga 50 Persen

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 12:08 WIB

Dewan Komisaris Pertamina Tinjau Keandalan Fasilitas Operasi dan Stabilitas Pasokan Energi di Bali

Dewan Komisaris Pertamina Tinjau Keandalan Fasilitas Operasi dan Stabilitas Pasokan Energi di Bali

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 12:05 WIB

Rupiah Melemah! Wisatawan Singapura Mulai Serbu Jakarta untuk Belanja, Mulai Kemang Hingga SCBD

Rupiah Melemah! Wisatawan Singapura Mulai Serbu Jakarta untuk Belanja, Mulai Kemang Hingga SCBD

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 12:05 WIB

Dukung Kualitas Pendidikan & SDM,Dewan Komisaris Pertamina Berbagi Inspirasi di Sekolah Area Operasi

Dukung Kualitas Pendidikan & SDM,Dewan Komisaris Pertamina Berbagi Inspirasi di Sekolah Area Operasi

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 11:53 WIB

Pemerintah Resmi Izinkan BUMN Impor Migas Tanpa Tender, Berlaku Saat Kondisi Darurat

Pemerintah Resmi Izinkan BUMN Impor Migas Tanpa Tender, Berlaku Saat Kondisi Darurat

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 10:40 WIB