Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.130,190
LQ45 620,397
Srikehati 308,223
JII 381,928
USD/IDR 17.784

Parah! Utang Pinjol Tetap Ditagih, Meski Korban Telah Meninggal

Achmad Fauzi | Suara.com

Selasa, 19 September 2023 | 13:57 WIB
Parah! Utang Pinjol Tetap Ditagih, Meski Korban Telah Meninggal
Ilustrasi pinjol ilegal (Freepik/tonodiaz)

Suara.com - Pinjaman online (pinjol) kembali memakan korban, hingga melakukan bunuh diri. Penyebab bunuh diri ini, karena tak sanggup membayar utang pinjol, serta tak kuat adanya penagihan dari pihak pinjol yang tak masuk akal.

Bahkan, penagih atau debt collector tetap melakukan penagihan, meski pihak yang mengajukan pinjol telah wafat.

"Setelah K bunuh diri dan meninggal, apakah teror berhenti? Jawabannya tidak. Pihak keluarga mengangkat telpon yang terus menerus meneror K setelah K meninggal," tulis akun media sosial X @rakyatvspinjol yang dikutip, Selasa (19/9/2023).

Setelah ikut diteror, pihak keluarga sesegera memberitahukan bahwa K sudah meninggal dunia. Namun, bukannya menerima jawaban tersebut dengan legawa, pihak penagih utang menanggap hal tersebut bohong dan meminta bukti korban telah meninggal.

"Jawaban dari penagih adalah "alah bohong" "mana bukti nya" "ga mau tau bayar sekarang juga". Keluarga kemudian mengirimkan catatan kematian K. Penagih nggka mau tau dan mengatakan catatan kematian K adalah palsu," tulis akun tersebut.

Teror demi teror pun dari penagih utang ke keluarga K terus berdatangan. Sampai-sampai, teror order fiktif yang sempat menghantui K selama hidup, tetap berdatangan meski sudah mengakhiri hidup.

"Teror penagih utang masih terus berlanjut, mereka masih terus mengirimkan order fiktif gofood ke rumah K, meskipun K sudah meninggal dunia. Padahal rumah tersebut sedang dijual dengan harga murah, karena rumah tersebut pernah dipakai untuk bunuh diri," tulis akun tersebut.

"Kasus ini pernah sampai di tangan kepolisian, polisi lah yang menemukan surat terakhir yang ditulis oleh K. Di dalamnya K menulis dengan sangat jelas bahwa "pinjol telah merusak hidupnya".

Kronologi

Ilustrasi bunuh diri (Shutterstock).
Ilustrasi bunuh diri (Shutterstock).

Terdapat unggahan tangkapan layar yang mengaku sebagai korban salah satu platform pinjol legal. Akhirnya, korban tersebut merasa frustasi dengan ditagih dan mengakhiri hidup.

"Aku mau cerita tentang korban kebrutalan terror DC pinjol legal yang mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri ya," tulis akun tersebut yang dikutip, Selasa (19/9/2023).

Dalam tangkapan layar tersebut, keluarga yang terjerat pinjol itu terpaksa bunuh diri akibat tidak mampu membayar utang di platform pinjok tersebut Sebelum bunuh diri Teror dan cacian hingga menjurus ke pemecatan dari pekerjaan membuat korban pinkol makin terpuk.

Keluarga korban memang sengaja tidak menghebohkan peristiwa bunuh diri ini, karena malu membuka aib almarhum.

Adapun, korban diketahui berinisial K dan meminjam dana sebesar Rp 9,4 juta di AdaKami. Namun, korban justru diminta pengembalian dana hingga Rp 19 juta.

"Korban adalah seorang suami dan ayah, yang memiliki seorang anak balita perempuan. Usia anaknya masih 3 tahun. Keluarga sudah sepakat untuk tidak kasus in dan up cerita ini untuk menjaga nama baik korban," tulis akun tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral! Seseorang Bunuh Diri Karena Tak Sanggup Bayar Utang Pinjol

Viral! Seseorang Bunuh Diri Karena Tak Sanggup Bayar Utang Pinjol

Bisnis | Selasa, 19 September 2023 | 12:34 WIB

Gali Lubang Tutup Lubang Medco Energi, Tarik Utang Rp5,25 Triliun dari Mandiri

Gali Lubang Tutup Lubang Medco Energi, Tarik Utang Rp5,25 Triliun dari Mandiri

Bisnis | Senin, 18 September 2023 | 18:14 WIB

Warga Jakarta Pilih Belanja Pakai Pinjol Daripada Gunakan Uang Tabungan

Warga Jakarta Pilih Belanja Pakai Pinjol Daripada Gunakan Uang Tabungan

Bisnis | Minggu, 17 September 2023 | 09:04 WIB

Terkini

Menkeu Optimistis Pendapatan Negara Capai Target, Coretax Dinilai Sudah Menunjukkan Hasil

Menkeu Optimistis Pendapatan Negara Capai Target, Coretax Dinilai Sudah Menunjukkan Hasil

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 13:22 WIB

Menkeu Purbaya Heran Rupiah Melemah Terus: Enggak Masuk Akal

Menkeu Purbaya Heran Rupiah Melemah Terus: Enggak Masuk Akal

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:32 WIB

Luhut Sebut Bea dan Cukai Tak Diperlukan Lagi, Purbaya Beri Jawaban

Luhut Sebut Bea dan Cukai Tak Diperlukan Lagi, Purbaya Beri Jawaban

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:10 WIB

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:55 WIB

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:20 WIB

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:53 WIB

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:48 WIB

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:42 WIB

Peruri Tegaskan Keberlanjutan Bukan Sekadar Kepatuhan, Tapi Strategi Ciptakan Nilai Bersama

Peruri Tegaskan Keberlanjutan Bukan Sekadar Kepatuhan, Tapi Strategi Ciptakan Nilai Bersama

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:35 WIB

Tokopedia Perkuat Bisnis Kesehatan Digital

Tokopedia Perkuat Bisnis Kesehatan Digital

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:27 WIB