Menhub Sempat Kena Omelan Karena Dinilai Buang-buang Uang Bangun Kereta Cepat

Achmad Fauzi

Kamis, 21 September 2023 | 12:25 WIB
Menhub Sempat Kena Omelan Karena Dinilai Buang-buang Uang Bangun Kereta Cepat
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi (tengah) memberi keterangan pers usai menjalani pemeriksaan di Gedung ACLC KPK, Jakarta, Rabu (26/7/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menceritakan perjuangan pemerintah dalam menggarap proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Bahkan, Menhub sempat terkena omelan beberapa pihak, karena dinilai buang-buang uang negara dengan membangun Kereta Cepat Jakarta-Bandung.

Namun, tutur Budi, setelah merasakan naik Kereta Cepat Jakarta-Bandung, pihaknya melontarkan omelan langsung berubah pendapatnya.

"Kami mau bikin kereta cepat saja, banyak yang ngomel. Kenapa buang-buang uang? Begitu memakainya, baru mereka di situ senang," ujar Menhub dalam sebuah seminar yang dikutip, Kamis (21/9/2023).

Budi Karya bilang, pandangan tersebut juga terjadi ketika membangun MRT Jakarta dan LRT Jabodebek. Dia menjelaskan, kedua proyek itu diragukan banyak yntuk menjadi moda angkutan massal.

Dia mengakui, memang proyek transportasi massal memakan biaya yang tak sedikit, tetapi kehadirannya ditunggu banyak orang. Karena, selain bisa mengangkut masyarakat banyak, juga bisa mengurangi polusi udara dan kemacetan.

"Meskipun biayanya mahal, banyak masyarakat yang terbantu dan berterima kasih atas transportasi massal ini. Ini (transportasi massal) juga membuat adanya substitusi dari kerugian macet, polusi dan sebagainya," imbuh dia.

Sebelumnya, Budi Karya mengungkapkan perasaaan warga setelah menjajal Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Dirinya pun menjajal bersama warga dari kalangan akademisi, wiraswasta, hingga seniman.

"Antusiasme masyarakat untuk mengikuti uji coba kereta cepat luar biasa. Baru dibuka pendaftaran langsung habis kuotanya," ujar Menhub yang dikutip, Selasa (19/9/2023).

Pada kesempatan tersebut, Menhub mengajak masyarakat untuk mengutamakan penggunaan angkutan massal ketimbang kendaraan pribadi.

baca juga

"Bapak Presiden Jokowi menjadi inisiator dari berbagai pembangunan infrastruktur transportasi publik. Mulai dari MRT yang sebelumnya tidak ada menjadi ada. Setelah itu LRT, dan sekarang kereta cepat. Ini adalah budaya baru dari Indonesia," kata Menhub.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menhub Ungkap Perasaan Warga Usai Jajal Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Menhub Ungkap Perasaan Warga Usai Jajal Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Bisnis | Selasa, 19 September 2023 | 15:47 WIB

Tenang Meski Kuota Jajal Kereta Cepat Jakarta-Bandung Habis, Masih Bisa Daftar 24 September

Tenang Meski Kuota Jajal Kereta Cepat Jakarta-Bandung Habis, Masih Bisa Daftar 24 September

Bisnis | Senin, 18 September 2023 | 08:08 WIB

Naik Kereta Cepat Gratis Klik di Sini, Terbuka untuk Masyarakat Umum

Naik Kereta Cepat Gratis Klik di Sini, Terbuka untuk Masyarakat Umum

Bisnis | Minggu, 17 September 2023 | 09:13 WIB

Terkini

MBG 2.0 Harus Buktikan Nol Korupsi dan Keracunan, Bukan Sekadar Ganti Sistem

MBG 2.0 Harus Buktikan Nol Korupsi dan Keracunan, Bukan Sekadar Ganti Sistem

News | Senin, 02 November 2026 | 16:35 WIB

Periklindo Ingatkan Risiko Lonjakan Kendaraan Listrik di Indonesia

Periklindo Ingatkan Risiko Lonjakan Kendaraan Listrik di Indonesia

Otomotif | Senin, 02 November 2026 | 16:35 WIB

Viral TOA Masjid Al Falaah Ciputat Ditembak-tembak, Begini Kata Polisi

Viral TOA Masjid Al Falaah Ciputat Ditembak-tembak, Begini Kata Polisi

News | Senin, 02 November 2026 | 16:33 WIB

The Boy and the Heron: Dunia Tak Harus Sempurna untuk Tetap Layak Ditinggali

The Boy and the Heron: Dunia Tak Harus Sempurna untuk Tetap Layak Ditinggali

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 16:30 WIB

Urutan Hair Care untuk Rambut Rontok Parah dan Mulai Beruban di Usia Menjelang Menopause

Urutan Hair Care untuk Rambut Rontok Parah dan Mulai Beruban di Usia Menjelang Menopause

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 16:25 WIB

3 Pilihan Karier di Bidang Customer Experience untuk Kamu yang Menguasai Bahasa Asing

3 Pilihan Karier di Bidang Customer Experience untuk Kamu yang Menguasai Bahasa Asing

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 16:23 WIB

Cara Mengatasi Memori HP Penuh Padahal Aplikasi Sedikit, Ini Solusinya

Cara Mengatasi Memori HP Penuh Padahal Aplikasi Sedikit, Ini Solusinya

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 16:23 WIB

Jaga Independensi Komisi Nasional Disabilitas, Kemensos Pastikan Seleksi Bebas Intervensi

Jaga Independensi Komisi Nasional Disabilitas, Kemensos Pastikan Seleksi Bebas Intervensi

News | Senin, 02 November 2026 | 16:20 WIB

Kemarau Salah, Hujan Salah: Menguji Tata Kelola Lingkungan di Indonesia

Kemarau Salah, Hujan Salah: Menguji Tata Kelola Lingkungan di Indonesia

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 16:17 WIB

Ketimpangan Relasi: Rakyat Berjuang Tanpa Bantuan, Negara Menarik Pungutan

Ketimpangan Relasi: Rakyat Berjuang Tanpa Bantuan, Negara Menarik Pungutan

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 16:15 WIB

×