Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.315,311
LQ45 627,116
Srikehati 305,365
JII 382,284
USD/IDR 17.910

Pasar Properti China Merana, Saham Evergrande Anjlok 24 Persen

Mohammad Fadil Djailani

Senin, 25 September 2023 | 10:26 WIB
Pasar Properti China Merana, Saham Evergrande Anjlok 24 Persen
Saham raksasa properti China Evergrande anjlok hampir 24 persen pada hari Senin (25/9/2023) setelah pengembang tersebut mengatakan pihaknya tidak dapat menerbitkan utang baru.

Suara.com - Saham raksasa properti China Evergrande anjlok hampir 24 persen pada hari Senin (25/9/2023) setelah pengembang tersebut mengatakan pihaknya tidak dapat menerbitkan utang baru.

Penyelidikan yang sedang berlangsung terhadap salah satu anak perusahaannya menjadi biang kerok utang baru tersbeut tak bisa diterbitkan.

"Mengingat Hengda Real Estate Group, anak perusahaan utama perusahaan, sedang diselidiki, grup tersebut tidak dapat memenuhi kualifikasi untuk menerbitkan surat utang baru dalam situasi saat ini," kata Evergrande dalam sebuah pernyataan pada Minggu malam dikutip Reuters.

Pada bulan Agustus, Hengda Real Estate mengatakan pihaknya sedang diselidiki oleh regulator sekuritas Tiongkok atas dugaan pelanggaran pengungkapan informasi.

Perkembangan ini membuka babak baru bagi perusahaan yang paling banyak berhutang di dunia ini hanya seminggu setelah polisi menahan beberapa staf di unit pengelolaan kekayaannya, sehingga membuat sahamnya merosot dan menambah tekanan pada rencana restrukturisasi Evergrande.

Saham Evergrande, yang memiliki kewajiban lebih dari US$300 miliar, turun sebanyak 23,6 persen menjadi HK$0,42, di pasar yang lebih luas turun 0,6 persen.

Awal bulan ini, Evergrande mengatakan pihaknya telah menunda pengambilan keputusan mengenai restrukturisasi utang luar negeri dari September ke bulan depan untuk memberikan lebih banyak waktu bagi pemegang utangnya untuk mempertimbangkan proposalnya.

Evergrande memerlukan persetujuan dari lebih dari 75 persen pemegang masing-masing kelas utang untuk menyetujui rencana tersebut, yang menawarkan kreditor serangkaian opsi untuk menukar utang dengan obligasi baru dan instrumen terkait ekuitas yang didukung oleh sahamnya dan saham Hong Kong-nya.

Pengembang terkemuka seperti Country Garden Holdings terus terhuyung-huyung mendekati default (gagal bayar), sehingga membuat sentimen pembeli rumah tetap tertekan dan mendorong Beijing menerapkan serangkaian tindakan untuk menopang sektor ini dan memacu permintaan properti.

baca juga

Krisis di sektor properti, yang menyumbang sekitar seperempat dari perekonomian terbesar kedua di dunia, telah mengguncang pasar global, dan langkah-langkah yang dilakukan oleh Beijing untuk mendukung industri ini tampaknya hanya berdampak kecil sejauh ini.

Pada akhir Agustus, total luas lantai rumah yang tidak terjual mencapai 648 juta meter persegi, menurut data terbaru dari Biro Statistik Nasional (NBS).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Awal Pekan, IHSG Diramal Bikin Cuan Para Investor

Awal Pekan, IHSG Diramal Bikin Cuan Para Investor

Bisnis | Senin, 25 September 2023 | 08:06 WIB

Di Hadiri Wapres, UMKM RI Laris Manis di China

Di Hadiri Wapres, UMKM RI Laris Manis di China

Bisnis | Senin, 25 September 2023 | 06:56 WIB

Sumber Global (SGER) Siap Bagi Dividen Rp590 Miliar

Sumber Global (SGER) Siap Bagi Dividen Rp590 Miliar

Bisnis | Minggu, 24 September 2023 | 13:15 WIB

Terkini

4 Rekomendasi HP Mid Range Kamera Mirip iPhone, Hasil Foto Tak Kalah Jernih dan Estetik

4 Rekomendasi HP Mid Range Kamera Mirip iPhone, Hasil Foto Tak Kalah Jernih dan Estetik

Tekno | Jum'at, 24 Juli 2026 | 20:05 WIB

Wisata Candi Plaosan Kian Bergeliat, UMKM Desa Bugisan Raup Kenaikan Pendapatan 31 Persen

Wisata Candi Plaosan Kian Bergeliat, UMKM Desa Bugisan Raup Kenaikan Pendapatan 31 Persen

Surakarta | Jum'at, 24 Juli 2026 | 20:03 WIB

Panda Bond Perdana dari Purbaya Laris Manis, Dipesan Investor China hingga Rp 45 Triliun

Panda Bond Perdana dari Purbaya Laris Manis, Dipesan Investor China hingga Rp 45 Triliun

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 20:02 WIB

BCA Bidik Pertumbuhan Transaksi Digital di Ultah Blok M, Tebar Banyak Promo

BCA Bidik Pertumbuhan Transaksi Digital di Ultah Blok M, Tebar Banyak Promo

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 20:00 WIB

Hunian Sehat Makin Dilirik, Industri Kini Terapkan Formula Material Ramah Lingkungan

Hunian Sehat Makin Dilirik, Industri Kini Terapkan Formula Material Ramah Lingkungan

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 19:56 WIB

Konten Video Pendek dan Live Streaming Bikin Bisnis UMKM Melejit hingga 135%

Konten Video Pendek dan Live Streaming Bikin Bisnis UMKM Melejit hingga 135%

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 19:52 WIB

BNI Jelaskan Inisiatif Orang Tua Percepat Aktivasi PIP

BNI Jelaskan Inisiatif Orang Tua Percepat Aktivasi PIP

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 19:51 WIB

Anak-Anak Bambu: Ketika Rumah Beralas Bambu Mengajarkan Arti Keluarga

Anak-Anak Bambu: Ketika Rumah Beralas Bambu Mengajarkan Arti Keluarga

Your Say | Jum'at, 24 Juli 2026 | 19:40 WIB

Sebelum Jadi Deputi BGN, Ini Warisan Penanganan Kasus Ketut Sumedana di Kejati Sumsel

Sebelum Jadi Deputi BGN, Ini Warisan Penanganan Kasus Ketut Sumedana di Kejati Sumsel

Sumsel | Jum'at, 24 Juli 2026 | 19:38 WIB

Kawal Kuota Tak Hangus, DPR Wanti-wanti Operator: Jangan Siasati dengan Naikkan Tarif!

Kawal Kuota Tak Hangus, DPR Wanti-wanti Operator: Jangan Siasati dengan Naikkan Tarif!

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 19:35 WIB

×