Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.130,588
LQ45 608,029
Srikehati 297,628
JII 364,421
USD/IDR 18.083

Jaga Kelestarian Alam, KNP Ajak Warga Muara Enim Tangkap Ikan Secara Ramah Lingkungan

Iwan Supriyatna

Sabtu, 30 September 2023 | 14:29 WIB
Jaga Kelestarian Alam, KNP Ajak Warga Muara Enim Tangkap Ikan Secara Ramah Lingkungan
Komunitas Nelayan Pesisir (KNP) Sumatera Selatan mengajak kelompok nelayan di Muara Enim untuk menangkap ikan dengan menggunakan alat yang ramah lingkungan.

Suara.com - Sukarelawan pendukung Ganjar Pranowo yang tergabung dalam Komunitas Nelayan Pesisir (KNP) Sumatera Selatan mengajak kelompok nelayan di Muara Enim untuk menangkap ikan dengan menggunakan alat yang ramah lingkungan.

Hal itu disampaikan dalam kegiatan sosialisasi di Dusun IV Kedatun, Desa Tanjung Baru, Kecamatan Belida, Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

Upaya tersebut dilakukan sebagai aksi nyata untuk menjaga kelestarian alam agar pemanfaatannya dapat dirasakan hingga ke generasi penerus atau anak cucu nantinya.

"Kami menyosialisasikan atau edukasi pentingnya menangkap ikan ramah lingkungan sehingga ekosistem di laut atau di sungai itu terjaga. Kalau terjaga ekosistemnya, nelayan bisa menangkap ikan, populasinya terjaga," ujar Koordinator Wilayah KNP Sumsel, Heldi Bagja ditulis Sabtu (30/9/2023).

"Kalau ekosistemnya terjaga dari generasi nelayan yang ada di sini bisa menikmati juga, menangkap ikan juga, bukan kepentingan setahun dua tahun tapi bertahun-tahun sehingga anak cucu mereka juga bisa melaut," lanjut Bagja.

Dalam pemaparannya, Bagja juga menyampaikan apa saja alat penangkap ikan yang ramah lingkungan dan bukan. Adapun alat penangkap ikan yang ramah lingkungan seperti menggunakan jaring, tombak, dan jala.

Sementara alat penangkap ikan yang tidak diperbolehkan atau tidak ramah lingkungan yaitu setrum ikan, racun bom ikan, dan pukat harimau.

Sementara itu, Ketua Dusun IV Desa Tanjung Baru, Dahuri mengatakan kegiatan yang dihelat Komunitas Nelayan Pesisir (KNP) Sumsel sangat bermanfaat.

Selama 25 tahun menjadi nelayan, baru kali ini Dahuri mengikuti edukasi cara menangkap ikan yang baik dan benar.

baca juga

"Sudah 25 tahun jadi nelayan. Pelatihan penangkapan ikan saya anggap bagus karena kami belum pernah dapat pelatihan ini. Jadi sekali lagi kami terima kasih telah diberitahu, dituntun secara benar cara menangkap ikan yang benar," kata Dahuri.

Kegiatan yang juga sebagai sosialisasi sosok Ganjar Pranowo calon presiden 2024 ini pun mendapatkan antusiasme yang luar biasa dari para peserta.

Diungkapkan Dahuri, Ganjar Pranowo merupakan satu-satunya calon presiden 2024 yang bisa membawa Indonesia menjadi negara yang adil, makmur, dan sejahtera.

"Kami sangat mendukung Pak Ganjar Pranowo untuk maju di tahun 2024 sampai 2029 karena kami menganggap Pak Ganjar Pranowo ini pantas jadi pemimpin. Pak Ganjar Pranowo mengerti kebutuhan masyarakatnya terutama kami para nelayan," ungkap Dahuri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pertumbuhan Lalu Lintas Ikan Air Tawar di DIY Meningkat, Sudah Salurkan 75,6 Juta Benih ke Luar Wilayah

Pertumbuhan Lalu Lintas Ikan Air Tawar di DIY Meningkat, Sudah Salurkan 75,6 Juta Benih ke Luar Wilayah

Jogja | Sabtu, 30 September 2023 | 14:15 WIB

Hilang 4 hari, Jasad Nelayan Mengapung di Danau Maninjau Agam

Hilang 4 hari, Jasad Nelayan Mengapung di Danau Maninjau Agam

Sumbar | Kamis, 28 September 2023 | 16:29 WIB

Nelayan di Tasikmalaya Deklarasi Dukung Ganjar Presiden

Nelayan di Tasikmalaya Deklarasi Dukung Ganjar Presiden

Bisnis | Rabu, 27 September 2023 | 17:48 WIB

Terkini

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:23 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:22 WIB

BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas

BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas

Jabar | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:20 WIB

Rambah Hutan Lindung di Batam, PT GTP Jadi Tersangka Korporasi

Rambah Hutan Lindung di Batam, PT GTP Jadi Tersangka Korporasi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:18 WIB

Truk LPG Hantam 11 Kendaraan di Kota Bandung, Pesepeda Wanita Meninggal Dunia

Truk LPG Hantam 11 Kendaraan di Kota Bandung, Pesepeda Wanita Meninggal Dunia

Jabar | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:13 WIB

TNI Masuk MBG, Aktivis Kritik Pendekatan Militer: Bukan Situasi Perang

TNI Masuk MBG, Aktivis Kritik Pendekatan Militer: Bukan Situasi Perang

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:07 WIB

Atasi Sampah Kabupaten Bogor, PSEL Galuga Siap Dibangun di Atas Lahan Kopassus

Atasi Sampah Kabupaten Bogor, PSEL Galuga Siap Dibangun di Atas Lahan Kopassus

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:04 WIB

×