Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.710.000
Beli Rp2.570.000
IHSG 6.007,656
LQ45 597,448
Srikehati 291,253
JII 359,060
USD/IDR 17.916

Apes! Harga Emas Dunia Sentuh Level Terendah, Ini Penyebabnya

Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 06 Oktober 2023 | 10:51 WIB
Apes! Harga Emas Dunia Sentuh Level Terendah, Ini Penyebabnya
Ilustrasi harga emas dunia. (Shutterstock)

Suara.com - Harga emas dunia terhenti di dekat level terendahnya dalam tujuh bulan pada hari Juma (6/10/2023) setelah mengalami penurunan selama sembilan sesi berturut-turut, karena investor menahan napas terhadap data nonfarm payrolls AS yang dapat menentukan apakah suku bunga akan dinaikkan lagi.

Mengutip Reuters, harga emas di pasar spot stabil di angka US$1,820.35 per ounce pada pukul Jumat pagi, sementara emas berjangka AS naik 0,1 persen menjadi US$1,834.10. Harga telah ditutup lebih rendah di semua sesi perdagangan sebelumnya sejak 25 September, memperpanjang penurunan sebesar 1,5 persen sepanjang minggu ini.

Imbal hasil (yield) obligasi AS bertenor 10 tahun bertahan di dekat level tertinggi dalam 16 tahun dan dolar AS tetap berada di jalur kenaikan selama 12 minggu berturut-turut, mengikis permintaan terhadap emas yang tidak memberikan imbal hasil dan dihargakan dalam greenback.

Pejabat Federal Reserve pada hari Kamis menunjukkan sedikit kekhawatiran bahwa kenaikan imbal hasil Treasury AS baru-baru ini dapat membahayakan .soft landing. bagi perekonomian, dan mengatakan hal tersebut sebenarnya dapat membantu bank sentral dalam perjuangannya melawan inflasi.

Data pada hari Kamis menunjukkan jumlah orang Amerika yang mengajukan klaim baru untuk tunjangan pengangguran meningkat secara moderat pada minggu lalu, sementara PHK menurun pada bulan September.

Defisit perdagangan AS menyusut ke level terkecil dalam hampir tiga tahun pada bulan Agustus, dengan ekspor barang modal mencapai rekor tertinggi.

Perak di pasar spot naik 0,3 persen menjadi US$20,96, platinum menguat 0,2 persen menjadi US$856,30 dan paladium naik 0,6 persen menjadi US$1.148, setelah mencapai posisi terendah dalam lima tahun di sesi terakhir. Semuanya berada di jalur kerugian mingguan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Faktor yang Buat Harga Emas Drop ke Level Paling Bawah

Ini Faktor yang Buat Harga Emas Drop ke Level Paling Bawah

Bisnis | Jum'at, 29 September 2023 | 13:42 WIB

Harga Emas Melonjak ke Level Tertinggi Dua Minggu

Harga Emas Melonjak ke Level Tertinggi Dua Minggu

Bisnis | Jum'at, 25 Agustus 2023 | 10:45 WIB

Amerika Batal Bangkrut, Harga Emas Dunia Langsung Merana

Amerika Batal Bangkrut, Harga Emas Dunia Langsung Merana

Bisnis | Selasa, 30 Mei 2023 | 10:55 WIB

Terkini

Sepanjang Tahun 2025, Pertamina EP Cepu Torehkan Kinerja Moncer

Sepanjang Tahun 2025, Pertamina EP Cepu Torehkan Kinerja Moncer

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:48 WIB

Laba Naik Saat Industri Media Berat, Emiten DIGI Bongkar Strategi Rahasianya

Laba Naik Saat Industri Media Berat, Emiten DIGI Bongkar Strategi Rahasianya

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:34 WIB

Aura Research Jadi Senjata Baru DIGI, Andalkan AI untuk Riset hingga Advokasi Bisnis

Aura Research Jadi Senjata Baru DIGI, Andalkan AI untuk Riset hingga Advokasi Bisnis

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:26 WIB

Pegadaian dan KSEI Perkuat Ekosistem Emas Melalui Investasi ETF Emas

Pegadaian dan KSEI Perkuat Ekosistem Emas Melalui Investasi ETF Emas

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:17 WIB

Laba Bersih Arkadia Digital Media (DIGI) Melonjak 45,1% di 2025, Siapkan Ekspansi Bisnis AI

Laba Bersih Arkadia Digital Media (DIGI) Melonjak 45,1% di 2025, Siapkan Ekspansi Bisnis AI

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:05 WIB

RI Siapkan Indonesia Center New York, Bidik Investasi dan Ekspansi Bisnis ke AS

RI Siapkan Indonesia Center New York, Bidik Investasi dan Ekspansi Bisnis ke AS

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:59 WIB

Domestik Lesu, SIG Mau Kirim 1 Juta Ton Semen ke Pasar AS Lewat Dermaga Baru

Domestik Lesu, SIG Mau Kirim 1 Juta Ton Semen ke Pasar AS Lewat Dermaga Baru

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:54 WIB

Industri Manufaktur Didesak Beralih ke Energi Hijau, Jangan Tunggu Sampai Kalah Saing

Industri Manufaktur Didesak Beralih ke Energi Hijau, Jangan Tunggu Sampai Kalah Saing

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:50 WIB

Selisih Harga Makin Lebar, Migrasi Pertamax ke Pertalite Berpotensi Jadi Risiko Besar bagi APBN

Selisih Harga Makin Lebar, Migrasi Pertamax ke Pertalite Berpotensi Jadi Risiko Besar bagi APBN

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:40 WIB

Sekarang UMKM Bisa Ekspor ke Eropa Setelah IEU-CEPA Disepakati

Sekarang UMKM Bisa Ekspor ke Eropa Setelah IEU-CEPA Disepakati

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:39 WIB