Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.092,467
LQ45 682,759
Srikehati 330,936
JII 470,691
USD/IDR 17.400

Ini Faktor yang Buat Harga Emas Drop ke Level Paling Bawah

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Jum'at, 29 September 2023 | 13:42 WIB
Ini Faktor yang Buat Harga Emas Drop ke Level Paling Bawah
Ilustrasi. Harga emas pada hari Jumat (29/9/2023) drop atau anjlok ke level terendah sejak bulan Februari tahun ini.

Suara.com - Harga emas dunia pada hari Jumat (29/9/2023) drop atau anjlok ke level terendah sejak bulan Februari tahun ini. Lantas apa faktor yang membuat logam mulia kehilangan kekuatannnya?

Harga emas bersiap untuk penurunan bulanan terbesarnya, berada di sekitar level terendah dalam enam bulan di tengah prospek kenaikan suku bunga AS yang lebih tinggi untuk jangka waktu yang lebih lama menjelang angka inflasi AS yang akan dirilis pada bulan ini.

Mengutip Reuters, harga emas di pasar spot naik 0,1 persen menjadi US$1,866.41 per ounce pada Jumat, meski demikian posisi ini mengalami penurunan hampir 4 persen bulan ini dan penurunan kuartalan kedua berturut-turut. Begitu juga dengan emas berjangka yang dibandrol pada level US$1.883,50.

Dolar AS melemah dari level tertingginya dalam 10 bulan, sementara imbal hasil Treasury turun dari level tertingginya dalam 16 tahun. Namun keduanya masih menuju kuarter terbaik mereka dalam empat pertandingan.

Perekonomian AS mempertahankan laju pertumbuhan yang cukup solid pada kuartal kedua dan aktivitas tampaknya meningkat pada kuartal ini.

Presiden Federal Reserve Bank of Richmond Thomas Barkin mengatakan pada hari Kamis bahwa tidak jelas apakah diperlukan lebih banyak perubahan kebijakan moneter dalam beberapa bulan mendatang.

Suku bunga yang lebih tinggi meningkatkan biaya peluang untuk memegang emas batangan, yang dihargai dalam dolar AS dan tidak menghasilkan bunga apa pun.

Pasar menunggu indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi bulan Agustus, ukuran inflasi pilihan The Fed, yang akan dirilis pada pukul 12.30 GMT (19.30 WIB).

Harga perak di pasar spot naik 0,2 persen menjadi US$22,65 per ounce, namun juga berada pada bulan terburuk dalam tujuh bulan terakhir.

Platinum naik 0,4 persen menjadi US$908,02 dan paladium stabil pada US$1.272,31. Keduanya siap untuk meraih keuntungan kuartalan jika tren ini bertahan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terus Anjlok, Harga Emas Antam Makin Murah Sekarang Rp576.500

Terus Anjlok, Harga Emas Antam Makin Murah Sekarang Rp576.500

Bisnis | Jum'at, 29 September 2023 | 10:11 WIB

Satgas TPPU Ultimatum Bea Cukai: Segera Laporkan Progres Kasus Ekspor-Impor Emas Rp 189 Triliun

Satgas TPPU Ultimatum Bea Cukai: Segera Laporkan Progres Kasus Ekspor-Impor Emas Rp 189 Triliun

News | Rabu, 27 September 2023 | 15:52 WIB

Ibu-ibu Ambyar! Harga Emas Antam Dua Hari Beruntun Anjlok

Ibu-ibu Ambyar! Harga Emas Antam Dua Hari Beruntun Anjlok

Bisnis | Rabu, 27 September 2023 | 11:02 WIB

Terkini

MinyaKita Makin Mahal, Harganya Tembus Rp 22.000

MinyaKita Makin Mahal, Harganya Tembus Rp 22.000

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:10 WIB

Pengamat: Industri Baja RI Terancam Kehilangan Pelanggan

Pengamat: Industri Baja RI Terancam Kehilangan Pelanggan

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:03 WIB

Setor Rp213 Triliun ke Negara, IHT Kini Tertekan Kebjakan Pemerintah

Setor Rp213 Triliun ke Negara, IHT Kini Tertekan Kebjakan Pemerintah

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:55 WIB

Harga Acuan Beras Dinilai Sudah Tak Realistis, Berapa Seharusnya?

Harga Acuan Beras Dinilai Sudah Tak Realistis, Berapa Seharusnya?

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:45 WIB

Pertagas Pegang Kendali Pipa Gas Cisem II

Pertagas Pegang Kendali Pipa Gas Cisem II

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:28 WIB

METI: Energi Hijau Bukan Sekadar Kurangi Emisi, Tapi Buka Peluang Ekonomi Baru

METI: Energi Hijau Bukan Sekadar Kurangi Emisi, Tapi Buka Peluang Ekonomi Baru

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:23 WIB

Jika Impor Baja China Dibiarkan, Penutupan PT Krakatau Osaka Steel Akan Disusul Perusahaan Lain

Jika Impor Baja China Dibiarkan, Penutupan PT Krakatau Osaka Steel Akan Disusul Perusahaan Lain

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:18 WIB

Bos BI Jamin Cadangan Devisa Tak Akan Goyah untuk Intervensi Rupiah

Bos BI Jamin Cadangan Devisa Tak Akan Goyah untuk Intervensi Rupiah

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:17 WIB

Pertamina dan Apache Bahas Peluang Kolaborasi Global Pengembangan Reservoir Kompleks

Pertamina dan Apache Bahas Peluang Kolaborasi Global Pengembangan Reservoir Kompleks

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:06 WIB

IHSG Terbang Tinggi 1,15% Hari Ini, 370 Saham Menghijau

IHSG Terbang Tinggi 1,15% Hari Ini, 370 Saham Menghijau

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:49 WIB