Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.885.000
Beli Rp2.765.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.137

Resmi IPO, PT Kokoh Exa Nusantara Tbk (KOCI) Gunakan Mayoritas Dana untuk Capex

M Nurhadi | Suara.com

Jum'at, 06 Oktober 2023 | 11:30 WIB
Resmi IPO, PT Kokoh Exa Nusantara Tbk (KOCI) Gunakan Mayoritas Dana untuk Capex
Tangkapan layar jajaran direksi Bursa Efek Indonesia (BEI), dan PT Kokoh Exa Nusantara Tbk (KOCI) dalam pencatatan saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) di BEI, Jakarta, Jumat (6/10/2023). ANTARA/ Muhammad Heriyanto.

Suara.com - Emiten PT Kokoh Exa Nusantara Tbk (KOCI) secara resmi melisting saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, pada hari ini, Jumat (6/10/2023).

Dalam proses ini, perusahaan berhasil menghimpun dana segar sekitar Rp54 miliar. Mayoritas dari dana tersebut rencananya akan dialokasikan untuk melunasi pembelian tanah.

Perseroan menjual sekitar 450 juta lembar saham atau setara dengan 10,19 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan setelah IPO, dengan harga penawaran umum sekitar Rp120 per saham.

Dengan demikian, perseroan berhasil meraih dana segar senilai Rp54 miliar, yang sekitar 64,51 persen akan digunakan untuk belanja modal atau capital expenditure (capex) dalam rangka pelunasan pembelian tanah seluas 25,53 hektar. Kemudian, sisanya sebesar 35,49 persen akan digunakan untuk modal kerja perseroan.

Dikutip dari Antara, bertindak sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Efek dan juga sebagai Penjamin Emisi efek adalah PT Panca Global Sekuritas.

Hingga pukul 09.55 WIB, saham KOCI tercatat turun 14,17 persen atau 17 poin ke posisi Rp103 per saham dari harga perdana senilai Rp120 per saham.

Sebagai informasi, saat ini perseroan sedang mengembangkan kawasan hunian berkonsep Kota Mandiri bernama Kokoh City di kawasan Gerbang Kertasusila yang berjarak 15 kilo meter (km) dari pusat Kota Surabaya.

Selain menyediakan tipe rumah non subsidi, perseroan juga melayani Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dengan produk rumah subsidi dalam upaya berkontribusi pada program pemerintah untuk memenuhi kebutuhan rumah tinggal yang layak. Perseroan telah mendapatkan izin lokasi seluas 300 hektar (ha).

Melalui kerja sama dengan Bank BTN, BTN syariah dan beberapa bank lainnya sebagai penyedia kredit pemilikan rumah (KPR), penghasilan perseroan selain dari aktivitas penjualan rumah tapak juga dari jasa konstruksi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Simak Pergerakan Saham PTPP Usai Genggam Proyek Kantor di IKN Nusantara

Simak Pergerakan Saham PTPP Usai Genggam Proyek Kantor di IKN Nusantara

Bisnis | Jum'at, 06 Oktober 2023 | 11:21 WIB

GPF Lagi-lagi Berikan 392,02 Juta Saham GOTO ke Karyawan dan Konsultan

GPF Lagi-lagi Berikan 392,02 Juta Saham GOTO ke Karyawan dan Konsultan

Bisnis | Kamis, 05 Oktober 2023 | 12:41 WIB

China Pegang Saham Kereta Cepat Indonesia, Segini jumlahnya

China Pegang Saham Kereta Cepat Indonesia, Segini jumlahnya

Bisnis | Senin, 02 Oktober 2023 | 16:03 WIB

Pemegang Obligasi Tolak Hasil RUPO Waskita Karya, Nasib Sahamnya Bagaimana?

Pemegang Obligasi Tolak Hasil RUPO Waskita Karya, Nasib Sahamnya Bagaimana?

Bisnis | Senin, 02 Oktober 2023 | 13:36 WIB

Belum Bisa Tenang, Waskita Karya Kembali Hadapi Gugatan PKPU

Belum Bisa Tenang, Waskita Karya Kembali Hadapi Gugatan PKPU

Bisnis | Senin, 02 Oktober 2023 | 13:27 WIB

Sumber Global (SGER) Siap Bagi Dividen Rp590 Miliar

Sumber Global (SGER) Siap Bagi Dividen Rp590 Miliar

Bisnis | Minggu, 24 September 2023 | 13:15 WIB

Terkini

Nasabah Pinjol Ganti Nomer Kontak, Bakal Masuk Daftar Hitam SLIK

Nasabah Pinjol Ganti Nomer Kontak, Bakal Masuk Daftar Hitam SLIK

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 13:49 WIB

IHSG Tancap Gas Terus Menguat di Sesi I, Deretan Saham yang Cuan

IHSG Tancap Gas Terus Menguat di Sesi I, Deretan Saham yang Cuan

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 13:29 WIB

Dunia Usaha RI Mulai Loyo, Tanda-tandanya Sudah Muncul

Dunia Usaha RI Mulai Loyo, Tanda-tandanya Sudah Muncul

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 13:05 WIB

Karbon Kehutanan RI Resmi Dijual, Begini Mekanismenya

Karbon Kehutanan RI Resmi Dijual, Begini Mekanismenya

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 12:58 WIB

Inflasi Medis RI Tembus 17,8 Persen

Inflasi Medis RI Tembus 17,8 Persen

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 12:49 WIB

Indonesia Beli Migas dari Rusia, Lalu Bagaimana dengan Amerika? Ini Jawaban Bahlil

Indonesia Beli Migas dari Rusia, Lalu Bagaimana dengan Amerika? Ini Jawaban Bahlil

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 11:38 WIB

Cabai Melonjak Tajam, Telur Ikut Naik, Harga Minyak Goreng Justru Turun

Cabai Melonjak Tajam, Telur Ikut Naik, Harga Minyak Goreng Justru Turun

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 10:58 WIB

Dongkrak Produktivitas Petani Pantura, Petrokimia Gresik Pacu Pendapatan Hingga 15%

Dongkrak Produktivitas Petani Pantura, Petrokimia Gresik Pacu Pendapatan Hingga 15%

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 10:47 WIB

Trump Isyaratkan Damai dengan Iran, Harga Minyak Kini di Bawah 100 Dolar AS

Trump Isyaratkan Damai dengan Iran, Harga Minyak Kini di Bawah 100 Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 10:06 WIB

Investor Belanda Jajaki Pengembangan Energi Baru Terbarukan dan Ekonomi di Papua

Investor Belanda Jajaki Pengembangan Energi Baru Terbarukan dan Ekonomi di Papua

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 09:57 WIB