Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.319,613
LQ45 635,207
Srikehati 308,696
JII 378,581
USD/IDR 18.032

Jokowi Masih Tenang Rupiah Hampir Tembus Rp 16.000

Achmad Fauzi

Selasa, 24 Oktober 2023 | 11:16 WIB
Jokowi Masih Tenang Rupiah Hampir Tembus Rp 16.000
Presiden Joko Widodo atau Jokowi berpidato pada Pembukaan KTT ke-3 BRF, Beijing, China, Rabu (18/10/2023). (Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan kondisi perekonomian Indonesia masih stabil, meski nilai tukar rupiah terus jeblok hingga hampir mencapai Rp 16.000. Menurut dia, kondisi Indonesia aman, karena memang pertumbuhan ekonomi dalam negeri masih berada 5%.

Jokowi bilang, kondisi itu perlu disyukuri karena masih tumbuh di tengah pelemahan ekonomi global.

"Kalau melihat pelemahan ekonomi global, kita juga masih bersyukur growth kita masih di atas 5%. Kemudian kalau kita lihat persentase depresiasi mata uang kita juga masih aman. Aman untuk sektor riil, aman untuk sektor keuangan dan aman untuk inflasi,"ujar Jokowi dalam acara BNI Investor Daily Summit 2023 di Hutan Kota by Plataran, Jakarta, Selasa (24/10/2023).

Sebagaimana diketahui, nilai tukar rupiah nyaris mencapai Rp 16.000 per 1 dolar AS, di mana sesuai data kurs tengah Bank Indonesia rupiah berada di level Rp 15.930 pada Senin (23/10) kemarin.

Sementara, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan faktor-faktor yang membuat dolar AS ngamuk, sehingga membuat loyo nilai tukar rupiah. Bukan karena pengumumnan Gibran Rakabuming Raka sebagai Cawapres, tetapi memang karena kondisi perekonomian Amerika Serikat (AS).

Dia menjelaskan, salah satu faktor perekonomian AS tengah goyah yaitu karena tingkat inflasinya masih tinggi. Nah, kondisi itu membuat Bank Sentral AS atau The Fed memberikan aba-aba untuk menaikan suku bunga acuan dalam waktu yang lama.

Sehingga, arus modal yang tadinya masuk ke negara-negara berkembang, kembali pulang ke AS.

"Ini yang menyebabkan banyak terjadinya capital flowing back ke AS, menyebabkan dolar index menguat di 106. Pak Gubernur (Bank Indonesia) sebelumnya mengatakan di 93, berarti dolar AS itu kuat secara global," kata dia.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Karena Pengumuman Gibran Cawapres, Ini Faktor Penyebab Rupiah Keok

Bukan Karena Pengumuman Gibran Cawapres, Ini Faktor Penyebab Rupiah Keok

Bisnis | Selasa, 24 Oktober 2023 | 08:25 WIB

Letoi! Sri Mulyani Racik 'Obat Kuat' Agar Rupiah Perkasa

Letoi! Sri Mulyani Racik 'Obat Kuat' Agar Rupiah Perkasa

Bisnis | Selasa, 24 Oktober 2023 | 07:44 WIB

Sri Mulyani Blak-blakan Soal Rupiah Babak Belur Lawan Dolar AS

Sri Mulyani Blak-blakan Soal Rupiah Babak Belur Lawan Dolar AS

Bisnis | Selasa, 24 Oktober 2023 | 07:35 WIB

Terkini

Akses Pendidikan Perempuan: Sudahkah Merdeka Belajar Benar-benar Setara?

Akses Pendidikan Perempuan: Sudahkah Merdeka Belajar Benar-benar Setara?

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:45 WIB

LRT Manggarai dan RS Internasional Jakarta Bakal Dibangun Lewat Obligasi Rp5,2 Triliun

LRT Manggarai dan RS Internasional Jakarta Bakal Dibangun Lewat Obligasi Rp5,2 Triliun

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:43 WIB

Aksi Brutal Tengah Malam, Pria Bersenjata Golok Rusak Fasilitas SPPG di Sukabumi

Aksi Brutal Tengah Malam, Pria Bersenjata Golok Rusak Fasilitas SPPG di Sukabumi

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:43 WIB

Ada Orang Dalam Bandara, Petugas KLIA Teridentifikasi Bantu Kopilot Selundupkan Ekstasi ke Indonesia

Ada Orang Dalam Bandara, Petugas KLIA Teridentifikasi Bantu Kopilot Selundupkan Ekstasi ke Indonesia

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:42 WIB

Bukan Sekali! Menhut Raja Juli Sering Ketemu Bupati Kuansing Sebelum Kena OTT

Bukan Sekali! Menhut Raja Juli Sering Ketemu Bupati Kuansing Sebelum Kena OTT

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:42 WIB

PGS Resmi Tutup Permanen Gara-gara Pailit, Pedagang Mulai Kosongkan Kios dan Pindah

PGS Resmi Tutup Permanen Gara-gara Pailit, Pedagang Mulai Kosongkan Kios dan Pindah

Surakarta | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:41 WIB

Buru Talenta dari Timur Indonesia, PB Djarum Kembali ke Makassar Setelah Satu Dekade

Buru Talenta dari Timur Indonesia, PB Djarum Kembali ke Makassar Setelah Satu Dekade

Sport | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:40 WIB

BRI Sebutkan Penempatan Dana SAL Dorong Intermediasi Perbankan

BRI Sebutkan Penempatan Dana SAL Dorong Intermediasi Perbankan

Lampung | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:40 WIB

BRI Optimalkan Likuiditas Dari Dana SAL Untuk Percepat Pembiayaan Sektor Riil

BRI Optimalkan Likuiditas Dari Dana SAL Untuk Percepat Pembiayaan Sektor Riil

Surakarta | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:36 WIB

Ngebut Bawa Tas Kuning Isi Ayam, Dua Remaja 16 Tahun di Bali Diciduk Warga

Ngebut Bawa Tas Kuning Isi Ayam, Dua Remaja 16 Tahun di Bali Diciduk Warga

Bali | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:36 WIB

×