Tiga Tantangan Maskapai Buat Tingkatkan Jumlah Pesawat

Achmad Fauzi | Suara.com

Jum'at, 27 Oktober 2023 | 10:57 WIB
Tiga Tantangan Maskapai Buat Tingkatkan Jumlah Pesawat
Ketua Asosiasi Pengguna Jasa Penerbangan Indonesia (Apjapi) Alvin Lie/Achmad Fauzi

Suara.com - Industri penerbangan kekinian tengah berupaya bangkit setelah terpuruk akibat pandemi Covid-19 melanda selama tiga tahun belakangan. Salah satu yang diupayakan maskapai yaitu meningkatkan jumlah pesawat yang beroperasi di dalam negeri.

Ketua Asosiasi Pengguna Jasa Penerbangan Indonesia (Apjapi), Alvin Lie mengungkapkan, saat ini jumlah pesawat yang beroperasi di tanah air hanya 419 unit. Padahal, kata dia, sebelum pandemi pesawat yang beroperasi bisa mencapai 600 unit.

"Sebelum pandemi pesawat yang beroperasi 600 unit. Selama pandemi susut ke 300-an unit dan pada saat ini sudah mulai tumbuh yang statusnya serviceable mencapai 419 unit, dan ini masih di bawah level sebelum pandemi," ujar Alvin Lie dalam Seminar Hari Penerbangan Nasional di Financial Hall, Jakarta, Jumat (27/10/2023).

Namun demikian, dirinya melanjutkan, terdapat tiga tantangan yang membuat maskapai sulit untuk menambah jumlah pesawat seperti sebelum pandemi. Pertama, bilang Alvin, adalah pasokan suku cadang pesawat yang menipis, sehingga maskapai kesulitan untuk mengaktifkan kembali pesawat yang sebelumnya diistirahatkan selama Pandemi.

"Maskapai di seluruh dunia yang tadinya mengistirahatkan pesawat serempak mau aktifkan. Implikasinya dibutuhkan suku cadang. Karena pesawat yang parkir harus diganti berbagai suku cadang," jelas dia.

Kemudian Kedua, Alvin menyebut, maskapai juga membutuhkan tempat perawatan hingga perbaikan pesawat atau Maintenance, Repair, and Overhoul (MRO). Menurut dia, dengan perusahaan MRO yang terbatas, maskapai harus menunggu pesawatnya dilakukan perawatan.

"Pelayanan MRO juga tak serta merta bisa dinaikkan kapasitasnya. Terjadilah satu kelangkaan suku cadang, dan antrian panjang MRO. Itulah mengapa pesawat di RI banyak tetapi yang bisa operasi sedikit karena yang lain menunggu," ucap dia.

Lalu tantangan terakhir ketiga, maskapai dipersulit dengan nilai tukar rupiah yang terus melemah terhadap dolar AS. Hal ini yang menyebabkan biaya operasional maskapai juga mengalami kenaikan.

Setidaknya ada tiga unsur utama dalam biaya operasional yaitu, avtur, sewa pesawat, dan pemeliharaan. Jika, rupiah melemah maka biaya-biaya tersebut juga akan naik.

"Terutama hidupnya dari rute domestik. Rute internasional tak seberapa. Rute domestik penghasilannya rupiah, tapi biaya-biayanya banyak dalam dolar. Jadi di atas kertas keliatannya laba tapi prakteknya belum tentu. Ini jadi tantangan yang dihadapi sehari-hari," pungkas Alvin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelang Merger dengan Citilink, Maskapai Milik Pertamina Pelita Air Beli Pesawat Baru

Jelang Merger dengan Citilink, Maskapai Milik Pertamina Pelita Air Beli Pesawat Baru

Bisnis | Kamis, 26 Oktober 2023 | 18:06 WIB

Ada Tiket Pesawat Diskon Hingga 80 Persen di GATF 2023

Ada Tiket Pesawat Diskon Hingga 80 Persen di GATF 2023

Bisnis | Kamis, 26 Oktober 2023 | 17:33 WIB

Surya Airways Bakal Mengudara, Pakai Pesawat Jenis Apa?

Surya Airways Bakal Mengudara, Pakai Pesawat Jenis Apa?

Bisnis | Jum'at, 20 Oktober 2023 | 14:21 WIB

Terkini

Purbaya Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Tembus 5,7 Persen di Q1 2026

Purbaya Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Tembus 5,7 Persen di Q1 2026

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 12:26 WIB

Harga Emas Antam, UBS dan Galeri24 di Hari Lebaran: Ada yang Stabil, Ada yang Turun

Harga Emas Antam, UBS dan Galeri24 di Hari Lebaran: Ada yang Stabil, Ada yang Turun

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 12:11 WIB

Solusi Angsuran BRI Terhambat dan Contoh Surat Minta Keringanan Cicilan

Solusi Angsuran BRI Terhambat dan Contoh Surat Minta Keringanan Cicilan

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 12:05 WIB

Krisis Global, Pemerintah Minta Pegawai Swasta Juga WFH Usai Lebaran

Krisis Global, Pemerintah Minta Pegawai Swasta Juga WFH Usai Lebaran

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 11:39 WIB

Menteri Airlangga: Belanja Masyarakat Selama Ramadan Dorong Pertumbuhan Ekonomi hingga 5,5 Persen

Menteri Airlangga: Belanja Masyarakat Selama Ramadan Dorong Pertumbuhan Ekonomi hingga 5,5 Persen

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 11:23 WIB

Tantrum Harga Minyak Meroket, Trump Cap NATO Pengecut Karena Tak Mau Ikut Buka Selat Hormuz

Tantrum Harga Minyak Meroket, Trump Cap NATO Pengecut Karena Tak Mau Ikut Buka Selat Hormuz

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 22:38 WIB

Pertamina Kawal Pemudik Lalui Jalur Non-Tol Pantura

Pertamina Kawal Pemudik Lalui Jalur Non-Tol Pantura

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 22:25 WIB

Raksasa Migas Italia Finalisasi Proyek Gas Strategis di Kaltim

Raksasa Migas Italia Finalisasi Proyek Gas Strategis di Kaltim

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 21:39 WIB

Pastikan Stok BBM Aman Selama Mudik, Wakil Menteri ESDM Kunjungi Rest Area 379 A Batang-Semarang

Pastikan Stok BBM Aman Selama Mudik, Wakil Menteri ESDM Kunjungi Rest Area 379 A Batang-Semarang

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 20:52 WIB

Cerita Ibu Eka Setelah Dua Tahun Menahan Rindu Kini Bisa Mudik Nyaman Bareng PNM

Cerita Ibu Eka Setelah Dua Tahun Menahan Rindu Kini Bisa Mudik Nyaman Bareng PNM

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 20:41 WIB