Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.835.000
Beli Rp2.707.000
IHSG 7.106,520
LQ45 686,739
Srikehati 332,564
JII 477,320
USD/IDR 17.222

Cerita Syaid, Bebas Biaya Pengobatan saat Anaknya Dirawat 3 Hari Karena ISPA

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah | Suara.com

Jum'at, 17 November 2023 | 12:09 WIB
Cerita Syaid, Bebas Biaya Pengobatan saat Anaknya Dirawat 3 Hari Karena ISPA
Muhammad Syaid, Guru Agama di salah satu sekolah di Jakarta saat menemani sang anak yang dirawat karena ISPA. (Dok: BPJS Kesehatan)

Suara.com - Program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) telah banyak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Salah satunya Muhammad Syaid, seorang guru agama di salah satu sekolah di Jakarta.

Syaid merupakan peserta Program JKN segmen Pekerja Bukan Penerima Upah Upah Pemerintah Daerah (PBPU-PEMDA) DKI Jakarta. Syaid mengaku merasakan manfaat menjadi peserta JKN-KIS setiap kali diri dan keluarganya mendapatkan pelayanan kesehatan selama ini. Salah satunya adalah ketika anaknya yang bernama Fatimah menderita penyakit ISPA akibat polusi udara Jakarta yang buruk.

Pada kesempatan tersebut, Syaid menceritakan bagaimana kronologis anaknya dirawat di RS Tria Dipa, Jakarta Selatan selama tiga hari dan tidak dikenakan biaya sama sekali karena telah terdaftar sebagai anggota BPJS Kesehatan.

“Kejadiannya bermula tiga minggu lalu ketika anak saya mengalami demam disertai batuk dan flu ringan, waktu itu saya dan istri langsung ke puskesmas untuk mengobati Fatimah. Selesai konsultasi dengan dokter disitu, seperti biasa kami langsung diberikan resep obat pereda demam sekaligus untuk menyembuhkan batuk dan flu. Setelah beberapa hari istirahat dan minum obat, alhamdulillah sembuh dari demam,” ujar Syaid saat ditemui beberapa waktu lalu.

Belum lama sembuh, kondisi Fatimah kembali menurun ditandai dengan batuk dan flu yang makin parah, kondisi tersebut terjadi berulang selama tiga minggu dan membuat Syaid khawatir dengan sang anak, hingga puncaknya ia dibawa ke Rumah Sakit Tria Dipa karena tubuh Fatimah yang sudah makin lemas dan tidak nafsu makan.

Syaid mengungkapkan, kelengkapan administrasi yang diminta hanya kartu BPJS Kesehatan tanpa embel-embel fotokopi berkas dan syarat lainnya.

“Hari itu langsung saya bawa anak ke IGD melihat kondisi anak yang semakin parah, syukur alhamdulillah sampai rumah sakit kami diterima secara baik dan cepat, tidak menunggu lama dokter langsung cek fisik Fatimah mulai dari telinga, hidung dan juga tenggorokan serta cek darah, katanya untuk melihat ada pengaruh virus atau enggak. Hasilnya ternyata memang sistem pernapasan anak saya terserang virus, kemudian langsung disarankan dirawat untuk penyembuhan,” lanjut Syaid.

Untuk diketahui, pasien pengguna Program JKN berhak mendapatkan berbagai macam pelayanan kesehatan seperti fasilitas penunjang medis, rawat jalan dan rawat inap, dengan durasi lamanya perawatan inap disesuaikan dengan kebutuhan medis yang bersangkutan, serta mengacu kepada keputusan dokter penanggungjawab untuk menentukan apakah kondisi pasien sudah stabil atau sembuh sehingga dibolehkan untuk pulang dan dirawat jalan.

Selama masa perawatan sang anak, Syaid mengaku merasa sangat terbantu dengan adanya BPJS Kesehatan, baik itu dari segi pembiayaan maupun kualitas layanan yang diterima di Rumah Sakit Tria Dipa, hal itu juga membuat dirinya lebih tenang dan nyaman mendampingi pengobatan Fatimah. Oleh karena itu ia memberikan pujian kepada pihak BPJS Kesehatan dan rumah sakit dengan menceritakan berbagai keunggulan yang dirasakan oleh dirinya beserta keluarga.

“Selama tiga hari menemani anak saya dirawat disini kesannya sangat bagus, meskipun ini rumah sakit tapi rasanya nyaman, mulai dari sikap perawat sopan, sarapan yang enak kata anak saya dan setiap hari ruangan dibersihkan. Kemudian juga Fatimah dipantau terus tiap berapa jam untuk dikasih obat, infusenya diganti dan di kasih uap untuk batuknya secara rutin, puas banget pokoknya. Dengan bagusnya layanan ini, saya harap Fatimah bisa segera sembuh dan ceria lagi,” ungkapnya. 

Di samping kisah perjuangan menyembuhkan sang anak dari penyakit ISPA yang masih berjalan saat ini, Syaid mengungkapkan dirinya sendiri juga pernah menggunakan kepesertaan Program JKN untuk menjalani pengobatan akibat dari adanya retakan dan pengeroposan pada tulang di sekitar lutut, singkat cerita Semua prosesnya dilalui Syaid tanpa biaya sepeserpun. Pengalaman itu terjadi pada tahun 2014 tepat pada saat awal keluarganya terdaftar.

“Luar biasa pengalaman keluarga saya bersama BPJS Kesehatan ini, setiap kali saya berobat itu gak pernah sedikitpun mengeluarkan dana pribadi, paling hanya untuk ongkos jalan ke fasilitas kesehtaan aja. Saya berharap semoga program ini semakin meningkat kualitasnya sehingga semua masyarakat bisa mendapatkan pelayanan yang adil. Disatu sisi masyarakat juga harus mendukung keberlangsungan BPJS Kesehatan ini, simpel saja seperti mengingatkan sanak saudara untuk jadi peserta aktif,” tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Biaya Perawatan Pasien Diabetes Melitus Akan Makin Mahal Bila Terjadi Komplikasi, Berapa Nominalnya?

Biaya Perawatan Pasien Diabetes Melitus Akan Makin Mahal Bila Terjadi Komplikasi, Berapa Nominalnya?

Health | Selasa, 14 November 2023 | 09:29 WIB

Beri Kontribusi Pembangunan Kesehatan, BPJS Kesehatan Raih Penghargaan IAKMI-Miracle Award

Beri Kontribusi Pembangunan Kesehatan, BPJS Kesehatan Raih Penghargaan IAKMI-Miracle Award

Bisnis | Senin, 13 November 2023 | 21:02 WIB

BPJS Kesehatan Berikan Penghargaan Bagi 20 Jurnalis Terbaik

BPJS Kesehatan Berikan Penghargaan Bagi 20 Jurnalis Terbaik

Bisnis | Selasa, 31 Oktober 2023 | 20:00 WIB

Emosi Kena Uji Emisi, Pengendara Tak Sudi Ditilang: Belum Tentu Orang Keracunan karena Saya!

Emosi Kena Uji Emisi, Pengendara Tak Sudi Ditilang: Belum Tentu Orang Keracunan karena Saya!

News | Rabu, 01 November 2023 | 10:44 WIB

Kepercayaan Makin Baik, Utilisasi Layanan Kesehatan JKN Meningkat

Kepercayaan Makin Baik, Utilisasi Layanan Kesehatan JKN Meningkat

Bisnis | Jum'at, 27 Oktober 2023 | 16:10 WIB

Kabut Asap Karhutla Sebabkan ISPA ke Anak, DPR Minta Pemerintah Tingkatkan Pelayanan Faskes

Kabut Asap Karhutla Sebabkan ISPA ke Anak, DPR Minta Pemerintah Tingkatkan Pelayanan Faskes

DPR | Jum'at, 13 Oktober 2023 | 13:30 WIB

Terkini

Danantara Bakal Evaluasi Total PT KAI Usai Insiden Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

Danantara Bakal Evaluasi Total PT KAI Usai Insiden Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 17:52 WIB

Green SM-VinFast Disorot Usai Kecelakaan KRL Maut, Ternyata Jokowi Pernah Datangi Pabriknya

Green SM-VinFast Disorot Usai Kecelakaan KRL Maut, Ternyata Jokowi Pernah Datangi Pabriknya

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 17:52 WIB

Pemerintah Bebaskan Bea Impor LPG & Bahan Baku Plastik, Cegah Kenaikan Harga Makanan-Minuman

Pemerintah Bebaskan Bea Impor LPG & Bahan Baku Plastik, Cegah Kenaikan Harga Makanan-Minuman

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 17:16 WIB

IHSG Terus Terjun ke Zona Merah, Nyaris ke Level 6.900

IHSG Terus Terjun ke Zona Merah, Nyaris ke Level 6.900

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 17:07 WIB

TelkomGroup Dukung Menkomdigi, Ciptakan Ruang Digital Aman Bagi Anak Melalui PP Tunas

TelkomGroup Dukung Menkomdigi, Ciptakan Ruang Digital Aman Bagi Anak Melalui PP Tunas

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 17:03 WIB

Telkom Luncurkan Agentic AI by BigBox, Lompatan Baru AI Otonom untuk Percepat Transformasi

Telkom Luncurkan Agentic AI by BigBox, Lompatan Baru AI Otonom untuk Percepat Transformasi

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 16:46 WIB

ESDM Mulai Uji Coba B50 ke Kereta Api

ESDM Mulai Uji Coba B50 ke Kereta Api

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 16:37 WIB

Rencana 100 Gudang Pangan Disorot, Salah Lokasi Bisa Jadi Mubazir

Rencana 100 Gudang Pangan Disorot, Salah Lokasi Bisa Jadi Mubazir

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 16:28 WIB

Rupiah Loyo Lagi, Masih Betah di Level Rp 17.242/USD

Rupiah Loyo Lagi, Masih Betah di Level Rp 17.242/USD

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 16:22 WIB

YLKI Pertanyakan Infrastruktur dan Sistem Keselamatan PT KAI dalam Kecelakaan KRL di Bekasi

YLKI Pertanyakan Infrastruktur dan Sistem Keselamatan PT KAI dalam Kecelakaan KRL di Bekasi

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 16:12 WIB