Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.174,321
LQ45 693,788
Srikehati 340,625
JII 472,513
USD/IDR 17.357

Mendag Zulhas Sebut Pemerintah Tidak Boikot Produk Pro Israel

Achmad Fauzi | Suara.com

Senin, 27 November 2023 | 16:30 WIB
Mendag Zulhas Sebut Pemerintah Tidak Boikot Produk Pro Israel
Mendag Zulhas Sidak Gudang MinyaKita/Dok Kemendag

Suara.com - Seruan Boikot produk-produk yang diduga pro Israel terus terjadi akhir-akhir ini. Seruan boikot produk pro Israel ini imbas dari penyerangan Israel terhadap Gaza, Palestina.

Namun demikian, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menegaskan, pemerintah tidak pro dan tidak memboikot apapun produk yang pro Israel.

Hanya saja, dirinya tidak mempermasalahkan dan mempersilahkan siapa saja yang ingin tetap memboikot produk-produk pro Israel.

"Pemerintah tidak memboikot produk mana pun, bahwa ada pendapat masyarakat, silahkan saja, pemerintah ada melarang-melarang nggak ada, kalau mengatur iya, kalau kita melarang nggak,"ujar Zulhas dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (27/11/2023).

Dia melanjutkan, pemerintah pada dasarnya membuka pintu produk-produk apapun, asalkan masih memenuhi aturan-aturan yang ada.

"Pak Ketua, ini jelas terang, tidak abu-abu bahwa kita tidak melarang produk mana pun selama sesuai ketentuan yang ada, kalau masyarakat itu hak mereka," jelasnya.

Daftar Produk yang Diboikot

Sebelumnya BDS Indonesia mengungkapkan, pemboikotan produk-produk pro zionisme Israel harus dilakukan secara selektif agar lebih efektif alias berdampak.

Pemboikotan juga pada dasarnya dibagi dalam beberapa kelompok sesuai kepanjangan BDS, yakni Boikot, Divestasi, dan Sanksi.

Lantas produk apa saja yang masuk dalam daftar boikot menurut BDS Indonesia?

“Ada empat kategori yang disusun Gerakan BDS: Target boikot utama, Target boikot lainnya, Target Tekanan Masyarakat (Non-Boikot), Target Divestasi. Mau serius boikot Israel? Bisa dimulai dengan serius memilih target,” tutur akun Twitter @GerakanBDS_ID, dikutip pada Selasa (14/11/2023).

Berikut adalah daftar lengkap produk yang harus diboikot menurut BDS Indonesia.

Target Boikot Utama

Target yang masuk kategori ini adalah produk-produk yang harus diboikot secara total karena terbukti nyata terlibat dalam kejahatan apartheid Israel.

Produknya meliputi:

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nestle Jadi Korban Boikot? Ini Daftar Produk Mereka yang Beredar di Indonesia

Nestle Jadi Korban Boikot? Ini Daftar Produk Mereka yang Beredar di Indonesia

Bisnis | Kamis, 16 November 2023 | 11:15 WIB

Ada Seruan Boikot Produk Pro Israel, Gimana Sikap Pemerintah?

Ada Seruan Boikot Produk Pro Israel, Gimana Sikap Pemerintah?

Bisnis | Kamis, 02 November 2023 | 12:23 WIB

Bursa CPO Resmi Diluncurkan, RI Miliki Acuan Harga Minyak Sawit

Bursa CPO Resmi Diluncurkan, RI Miliki Acuan Harga Minyak Sawit

Bisnis | Jum'at, 13 Oktober 2023 | 10:35 WIB

Terkini

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:18 WIB

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:05 WIB

Jawaban Menohok Purbaya Saat Dikritik Pertumbuhan Ekonomi Gegara Stimulus Pemerintah

Jawaban Menohok Purbaya Saat Dikritik Pertumbuhan Ekonomi Gegara Stimulus Pemerintah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:40 WIB

Tersiar Kabar PPPK Kena PHK Massal Setelah APBD Dipotong, Apa Kata Pemerintah?

Tersiar Kabar PPPK Kena PHK Massal Setelah APBD Dipotong, Apa Kata Pemerintah?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:30 WIB

Rupiah Kembali Merosot ke Level Rp 17.382, Apa Penyebabnya?

Rupiah Kembali Merosot ke Level Rp 17.382, Apa Penyebabnya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:18 WIB

Ada Apa dengan IHSG Hari Ini, Ambruk 2% hingga 607 Saham Merah

Ada Apa dengan IHSG Hari Ini, Ambruk 2% hingga 607 Saham Merah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:04 WIB

UMKM Mitra Binaan Pertamina Mengudara, Kini Menjangkau Penumpang Pesawat Pelita Air

UMKM Mitra Binaan Pertamina Mengudara, Kini Menjangkau Penumpang Pesawat Pelita Air

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:12 WIB

Ambisi Prabowo-Bahlil: Alirkan Listrik Lintas Negara ke Wilayah 3T

Ambisi Prabowo-Bahlil: Alirkan Listrik Lintas Negara ke Wilayah 3T

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:48 WIB