Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.409,654
LQ45 640,294
Srikehati 312,025
JII 387,404
USD/IDR 17.885

Jokowi Bilang Peredaran Uang Kering, Bos OJK Beberkan Kondisi Perbankan RI

Achmad Fauzi

Kamis, 30 November 2023 | 14:45 WIB
Jokowi Bilang Peredaran Uang Kering, Bos OJK Beberkan Kondisi Perbankan RI
Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar. (Suara.com/Ummi Saleh)

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengomentari peredaran uang di masyarakat yang dianggapnya tersendat. Hal ini Kepala Negara katakan ketika menghadiri Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI).

Atas dasar itu, Jokowi pun meminta perbankan untuk terus menggelontorkan pembiayaan kredit kepada masyarakat, terkhusus pada UMKM.

"Memang kita harus prudent dalam melangkah tapi juga jangan terlalu hati-hati. Kredit kalau terlalu berhati-hati, semuanya terlalu hati-hati akibatnya kering perputaran di sektor riil. Paling penting juga adalah antisipasi terhadap semua skenario ke depan, cepat dalam merespons setiap perubahan misalnya untuk inflasi cek terus di lapangan," ujar Jokowi.

"Jangan-jangan terlalu banyak yang dipakai untuk membeli SBN atau terlalu banyak dipakai untuk membeli SRBI atau SVBI sehingga yang masuk ke sektor riil berkurang," tambah dia.

Tanggapi Hal itu Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar mengungkapkan sebenarnya bank-bank memiliki likuiditas yang melimpah untuk menyalurkan kredit.

Hal ini tercermin dari rasio simpanan terhadap kredit atau loan to deposit ratio (LDR) yang berada pada posisi 83%.

Namun, dia mengakui pertumbuhan kredit dan dana pihak ketiga (DPK) memang melambat. Akan tetapi, perlambatan ini karena masa transisi bangkit dari krisis pandemi Covid-19.

"Saya rasa wajar kalau lebih rendah sedikit dibanding tahun lalu, karena memang tahun lalu itu kan rebound dari kondisi pandemi yang terbesar selama abad ini lah barangkali sehingga sekarang tetap terjaga di tingkat pertumbuhan yang kurang lebih hampir sama pada saat pra pandemi. Jadi saya rasa itu tingkat yang wajar kondisinya," ujar Mahendra di Hotel Shangri-La Jakarta, Kamis (30/11/2023).

Mahendra menambahkan, kekinian yang perlu menjadi perhatian yaitu pertumbuhan di sektor riil. Dia menyebut, permintaan kredit investasi hingga modal kerja bergantu pada petumbuhan dunia usaha.

baca juga

"Selama dijaga dan dipahami, pemerintah betul-betul tahu hal ini dan dijaga tahun ini, tentu membuka peluang perbankan yang sangat baik," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelang Tutup Tahun Peredaran Uang di Indonesia Kian Kering, Jokowi Sindir Para Bankers

Jelang Tutup Tahun Peredaran Uang di Indonesia Kian Kering, Jokowi Sindir Para Bankers

Bisnis | Kamis, 30 November 2023 | 12:04 WIB

Cuaca Makin Tak Menentu, Jokowi Ajak Rakyat Tanam Pohon

Cuaca Makin Tak Menentu, Jokowi Ajak Rakyat Tanam Pohon

Bisnis | Rabu, 29 November 2023 | 18:49 WIB

2024 Tahun Politik, Jokowi Ingatkan Belanja Negara Tepat Sasaran

2024 Tahun Politik, Jokowi Ingatkan Belanja Negara Tepat Sasaran

Bisnis | Rabu, 29 November 2023 | 16:29 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Tembus 909 Kejadian, Indikasi Luas Terdampak 664,87 Hektare

Karhutla Sumsel Tembus 909 Kejadian, Indikasi Luas Terdampak 664,87 Hektare

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:50 WIB

Lokasi Koperasi Desa Merah Putih Dinilai Aneh, Wamenkop Farida Farichah Ungkap Alasannya

Lokasi Koperasi Desa Merah Putih Dinilai Aneh, Wamenkop Farida Farichah Ungkap Alasannya

Video | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:50 WIB

Ekonom Bongkar Kesalahan Fatal Pemerintah, Bikin Ekonomi RI Sulit 'Saingi' Vietnam

Ekonom Bongkar Kesalahan Fatal Pemerintah, Bikin Ekonomi RI Sulit 'Saingi' Vietnam

Bisnis | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:40 WIB

Ulasan Salat in Secret: Kisah Keberanian Anak Muslim yang Menginspirasi

Ulasan Salat in Secret: Kisah Keberanian Anak Muslim yang Menginspirasi

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:40 WIB

Jejak Kemerdekaan Indonesia Dibedah di Belanda, Sejarawan Kupas Luka 1945-1949

Jejak Kemerdekaan Indonesia Dibedah di Belanda, Sejarawan Kupas Luka 1945-1949

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:39 WIB

THL Dishub Surabaya Diduga Jual Kursi Pegawai Rp20 Juta, Uang Mengalir ke Oknum Satpol PP

THL Dishub Surabaya Diduga Jual Kursi Pegawai Rp20 Juta, Uang Mengalir ke Oknum Satpol PP

Jatim | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:37 WIB

Dan Bandung: Romansa Mahasiswa yang Hangat dengan Bumbu Persahabatan yang Kental

Dan Bandung: Romansa Mahasiswa yang Hangat dengan Bumbu Persahabatan yang Kental

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:36 WIB

Empat Hari Menggali Tanpa Bantuan Alat Berat, 19 Jenazah Perempuan Anak Ditemukan di Gaza

Empat Hari Menggali Tanpa Bantuan Alat Berat, 19 Jenazah Perempuan Anak Ditemukan di Gaza

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:26 WIB

Beli Sepeda Motor Yamaha Baru, Dapat Cashback dan Cicilan 0 Persen dari BRI!

Beli Sepeda Motor Yamaha Baru, Dapat Cashback dan Cicilan 0 Persen dari BRI!

Bri | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:23 WIB

10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi

10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:19 WIB

×