Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.850.000
Beli Rp2.735.000
IHSG 7.561,329
LQ45 749,027
Srikehati 347,294
JII 525,953
USD/IDR 17.184

Pemilu 2024: Gerakkan Ekonomi Bawah, Bisnis Kelas Kakap dan Money Politics

M Nurhadi | Suara.com

Jum'at, 08 Desember 2023 | 16:34 WIB
Pemilu 2024: Gerakkan Ekonomi Bawah, Bisnis Kelas Kakap dan Money Politics
Tiga capres Prabowo Subianto, Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo usai makan siang bareng Presiden Jokowi di Istana Jakarta. (Suara.com/Novian)

Suara.com - Konsultan sekaligus pengamat Bisnis dan Marketing, Yuswohady mengungkapkan, pengeluaran belanja iklan pada masa kampanye dalam sejarah pemilihan umum (pemilu) 2014 dan 2019 serta proyeksi pada 2024 nanti.

Sebagai awalan, pada pemilu 2014, Yuswohady memberikan gambaran mengenai pengeluaran belanja iklan oleh kedua pasangan calon, yakni Prabowo-Hatta dan Jokowi-Jusuf Kalla. Ia juga menggambarkan belanja iklan partai politik (parpol) di televisi selama pemilihan legislatif (pileg).

Lima tahun berselang, Yuswohady mencatatkan total pengeluaran belanja iklan negara sambil merinci nilai belanja iklan politik selama pemilu pada tahun tersebut. 

Berikut catatan pengeluaran iklan yang tergabung dalam risetnya yang berjudul Triple Winning Economies Marketing Outlook 2024:

Pada tahun 2014, pengeluaran iklan selama kampanye pemilihan mencapai Rp 186 miliar, dengan 5.775 spot iklan di televisi. Dalam persaingan antara Prabowo-Hatta dan Jokowi-Jusuf Kalla, Prabowo-Hatta mendominasi dengan porsi 50,2%, setara dengan 2.900 spot iklan, sedangkan Jokowi-Jusuf Kalla mencapai 49,8%, atau 2.875 spot iklan.

Belanja iklan partai politik selama pemilihan legislatif mencapai Rp 340 miliar. Lima partai teratas dalam anggaran iklan televisi adalah Hanura (Rp 70,5 miliar), Partai Demokrat (Rp 56,8 miliar), PAN (Rp 43,8 miliar), Golkar (Rp 39,88 miliar), dan PDIP (Rp 33,58 miliar).

Pengamat Marketing/branding sekaligus Penulis Buku, Yuswohady berpose saat ditemui di Jakarta, Kamis (11/4). [Suara.com/Muhaimin A Untung]
Pengamat Marketing/branding sekaligus Penulis Buku, Yuswohady berpose saat ditemui di Jakarta, Kamis (11/4). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Pada tahun 2019, sektor pemerintah dan organisasi politik masih mendominasi belanja iklan pada kuartal pertama dengan pertumbuhan mencapai Rp 2 triliun atau 11%. Kategori lain yang mengikuti termasuk layanan online (Rp 1,9 triliun), perawatan rambut (Rp 1,8 triliun), rokok kretek (Rp 1,7 triliun), dan produk instan makanan (Rp 1,5 triliun).

Lima pengiklan teratas dalam kategori pemerintah dan organisasi politik adalah Calon Presiden & Wakil Presiden dengan pengeluaran Rp 206,6 miliar, diikuti oleh Komisi Pemilihan Umum (Rp 93,2 miliar), Calon Legislatif (Rp 92 miliar), Partai Perindo (Rp 60,7 miliar), dan Partai Hanura (Rp 51,5 miliar).

Sementara, pada pemilu 2024 nanti, Yuswohady memproyeksikan kondisinya terlalu cepat, dan polanya terlalu
abstrak untuk dicermati. Banyak pemangku kebijakan yang mengambil kebijakan yang populis, dan tidak substansial, serta kerapkali tidak pro-bisnis. 

Ia menyebut tiga frasa yang tepat untuk menggambarkan kondisi politik menjelang pemilu yakni uncertainty, unpredictable, dan volatile.

Lebih jauh, pemilu nanti tentu jadi ladang bisnis tersendiri untuk berbagai sektor. Momentum pesta demokrasi membuat ekonomi berputar. Naiknya beberapa sektor bisnis di-drive oleh naiknya sources of demand.

Sementara, meski kontroversial, money politics punya kekuatan untuk menggerakan roda perekonomian, terutama di kalangan akar rumput.

Money politics mendorong consumer spending. Masyarakat mendapatkan uang tunai untuk dibelanjakan. Saat belanja masyarakat naik, perputaran uang juga melaju cepat. 

"Faktanya, transaksi yang terpantau di Rekening Khusus Dana Kampanye (RKDK) malah meningkat saat minggu tenang pasca kampanye," kata Yuswohady dalam risetnya yang dikutip Suara.com pada Kamis (7/12/2023).

Menurut dia, saldo dana kampanye selalu habis pada saat minggu tenang. "Ketika masa tenang, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) juga menemukan adanya permintaan penukaran uang pecahan Rp 50.000 dan Rp 100.000 yg melonjak. Di Jakarta, besarnya mencapai Rp 113 miliar. Dengan kata lain, money politics seolah menjadi “pelumas perekonomian”," sambung dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Buntut Dugaan Kebocoran Data DPT Pemilu 2024, KPU Dilaporan KAMMI ke Bawaslu

Buntut Dugaan Kebocoran Data DPT Pemilu 2024, KPU Dilaporan KAMMI ke Bawaslu

Kotak Suara | Jum'at, 08 Desember 2023 | 16:00 WIB

Sebut Ganjar Mirip Jokowi, Arsjad Rasjid: Rajin Blusukan Plus Tidur di Rumah Rakyat

Sebut Ganjar Mirip Jokowi, Arsjad Rasjid: Rajin Blusukan Plus Tidur di Rumah Rakyat

Kotak Suara | Jum'at, 08 Desember 2023 | 15:24 WIB

Lengkap! Jadwal Debat Capres Cawapres 2024 dan Temanya, Mulai Digelar Minggu Depan

Lengkap! Jadwal Debat Capres Cawapres 2024 dan Temanya, Mulai Digelar Minggu Depan

Kotak Suara | Jum'at, 08 Desember 2023 | 14:54 WIB

Buka Rangkaian Youth Economic Summit, CORE Indonesia Gelar Youth Economic Night 2023

Buka Rangkaian Youth Economic Summit, CORE Indonesia Gelar Youth Economic Night 2023

Bisnis | Jum'at, 08 Desember 2023 | 14:25 WIB

Pengusaha Pede Pertumbuhan Ekonomi di Tahun Politik Mentereng

Pengusaha Pede Pertumbuhan Ekonomi di Tahun Politik Mentereng

Bisnis | Jum'at, 08 Desember 2023 | 09:02 WIB

Jelang Libur Akhir Tahun, Pemerintah Bebaskan Visa Kunjungan untuk 20 Negara

Jelang Libur Akhir Tahun, Pemerintah Bebaskan Visa Kunjungan untuk 20 Negara

Bisnis | Jum'at, 08 Desember 2023 | 08:51 WIB

Terkini

PPN Jalan Tol dan Harga BBM Naik: Mengapa Napas Kelas Menengah RI Semakin Sesak?

PPN Jalan Tol dan Harga BBM Naik: Mengapa Napas Kelas Menengah RI Semakin Sesak?

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 12:07 WIB

MKI dan CIGRE Bahas Teknologi HVDC untuk Interkoneksi Listrik Hijau

MKI dan CIGRE Bahas Teknologi HVDC untuk Interkoneksi Listrik Hijau

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 11:37 WIB

Industri Hulu Migas Perkuat Kontribusi, Dorong Penguatan Kapasitas Nasional

Industri Hulu Migas Perkuat Kontribusi, Dorong Penguatan Kapasitas Nasional

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 11:18 WIB

OJK Targetkan ETF Emas Meluncur Tahun Ini, Simak Bocorannya

OJK Targetkan ETF Emas Meluncur Tahun Ini, Simak Bocorannya

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 10:49 WIB

Kurs Rupiah Menguat, Tapi Masih di Level Rp17.000 per Dolar AS Gegara Hal Ini

Kurs Rupiah Menguat, Tapi Masih di Level Rp17.000 per Dolar AS Gegara Hal Ini

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 10:43 WIB

Pegadaian Borong 2 Penghargaan di Indonesia WOW Brand 2026

Pegadaian Borong 2 Penghargaan di Indonesia WOW Brand 2026

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 10:39 WIB

Pasar Pantau Dialog AS-Iran, Harga Minyak Kembali Turun

Pasar Pantau Dialog AS-Iran, Harga Minyak Kembali Turun

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 10:36 WIB

Tarif Listrik Terbaru Semua Golongan Mulai April 2026

Tarif Listrik Terbaru Semua Golongan Mulai April 2026

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 10:28 WIB

RUU PPRT Disahkan Hari Ini, Dasco: Kado Hari Kartini, PRT Berhak Dapat BPJS

RUU PPRT Disahkan Hari Ini, Dasco: Kado Hari Kartini, PRT Berhak Dapat BPJS

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 10:16 WIB

Rupiah Menguat ke Rp17.135 per Dolar AS Hari Ini, Dipicu Pelemahan Dolar dan Harga Minyak Turun

Rupiah Menguat ke Rp17.135 per Dolar AS Hari Ini, Dipicu Pelemahan Dolar dan Harga Minyak Turun

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 09:34 WIB