Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.865.000
Beli Rp2.750.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.184

Penyebab Bisnis Galbay Pinjol Menjamur di Indonesia, Korban Dimanfaatkan?

M Nurhadi | Suara.com

Jum'at, 15 Desember 2023 | 14:46 WIB
Penyebab Bisnis Galbay Pinjol Menjamur di Indonesia, Korban Dimanfaatkan?
Ilustrasi (Unsplash)

Suara.com - Balbay adalah singkatan untuk gagal bayar, dan pada dasarnya bisnis galbay ini menyasar orang-orang yang kesulitan melunasi utang pinjolnya. Alasan bisnis galbay pinjol mulai menjamur di Indonesia terjadi karena banyaknya orang yang terjerat pinjol ilegal.

Beberapa bisnis muncul dari adanya fenomena pinjaman online yang telah menimbulkan cukup banyak masalah belakangan ini. Selain bisnis galbay, ada pula bisnis joki pinjol, yang dapat membantu seseorang mengajukan pinjaman dan mendapatkan uang dari platform pinjol ini.

Mengenal Bisnis Galbay Pinjol

Bisnis gagal bayar beroperasi dengan metode yang cukup rumit. Pertama, pemilik utang yang tidak mampu membayar pinjaman atau cicilan akan mendatangi orang yang membuka jasa tersebut. Kemudian orang ini akan melakukan langkah dengan memanipulasi data kontak yang ada.

Disampaikan oleh salah satu orang yang membuka bisnis galbay ini, biasanya aplikasi pinjol menyimpan kontak debitur di sebuah server. Ia kemudian mampu masuk ke servernya melalui ponsel debitur, dan menghapus kontak yang tersimpan di server tersebut.

Cara ini diklaim hanya dapat dilakukan oleh orang yang sudah berpengalaman. Ponsel akan dihubungkan ke laptop yang dimiliki, kemudian proses memakan waktu sekitar 30 menit sebelum akhirnya data milik debitur terhapus di aplikasi pinjol.

Sifatnya cukup general dan bisa diterapkan pada banyak platform pinjol. Namun orang tersebut mengaku platform besar dan legal seperti Kredivo atau Akulaku sulit dilakukan, karena data disimpan pada layanan cloud.

Alasan Galbay Banyak di Indonesia

Belakangan bisnis seperti ini cukup banyak muncul dan menjamur di berbagai daerah. Beberapa alasan diduga kuat jadi penyebab bisnis ini muncul, antara lain adalah sebagai berikut

  • Banyaknya jumlah debitur pinjol yang gagal membayar cicilan atau melunasi utang yang dimilikinya
  • Sistem keamanan data yang dimiliki pinjol tidak terlalu kuat sehingga mudah disusupi
  • Kemajuan teknologi dan adanya celah keamanan dari sistem pinjol
  • Tekanan penagih utang yang semakin besar pada debitur yang gagal bayar
  • Kurangnya literasi finansial pada masyarakat sehingga tidak memperhitungkan dengan baik beban yang harus dibayar setelah mendapatkan pinjaman
  • Tekanan ekonomi yang semakin besar yang memicu kebiasaan meminjam di pinjol semakin tinggi

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

OJK Akan Panggil Google dan Meta Bahas Iklan Pinjol Ilegal

OJK Akan Panggil Google dan Meta Bahas Iklan Pinjol Ilegal

Tekno | Kamis, 14 Desember 2023 | 22:40 WIB

Perangi Pinjol Ilegal jadi Prioritas Anies, Ini Strateginya

Perangi Pinjol Ilegal jadi Prioritas Anies, Ini Strateginya

Kotak Suara | Kamis, 14 Desember 2023 | 00:52 WIB

Orang Indonesia Suka Utang, Ada yang Ajukan 40 Pinjol Sehari Nominalnya Gak Main-main

Orang Indonesia Suka Utang, Ada yang Ajukan 40 Pinjol Sehari Nominalnya Gak Main-main

Bisnis | Rabu, 13 Desember 2023 | 11:17 WIB

Jelang Akhir Tahun Penipuan Berkedok Pinjol Marak, OJK Ingatkan Hal Ini

Jelang Akhir Tahun Penipuan Berkedok Pinjol Marak, OJK Ingatkan Hal Ini

Bisnis | Selasa, 12 Desember 2023 | 17:44 WIB

Marak Korban Pinjol, OJK Luncurkan Peta Jalan Perlindungan Konsumen

Marak Korban Pinjol, OJK Luncurkan Peta Jalan Perlindungan Konsumen

Bisnis | Selasa, 12 Desember 2023 | 15:59 WIB

Buntut Dugaan Kebocoran Data DPT Pemilu 2024, KPU Dilaporan KAMMI ke Bawaslu

Buntut Dugaan Kebocoran Data DPT Pemilu 2024, KPU Dilaporan KAMMI ke Bawaslu

Kotak Suara | Jum'at, 08 Desember 2023 | 16:00 WIB

Terkini

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 18:35 WIB

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:49 WIB

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:43 WIB

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:53 WIB

Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?

Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:34 WIB

Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!

Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:22 WIB

Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera

Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:06 WIB

Dobrak Sekat Perbankan dan Telko, BTN-Indosat Berduet Percepat Inklusi Keuangan

Dobrak Sekat Perbankan dan Telko, BTN-Indosat Berduet Percepat Inklusi Keuangan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 14:57 WIB

Harga Plastik Naik, Bapanas Waspadai Dampaknya ke Harga Beras dan Gula

Harga Plastik Naik, Bapanas Waspadai Dampaknya ke Harga Beras dan Gula

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 14:31 WIB

Selat Hormuz Dibuka, PIS Siapkan Rute Darurat agar 2 Kapal Pertamina Kembali Berlayar

Selat Hormuz Dibuka, PIS Siapkan Rute Darurat agar 2 Kapal Pertamina Kembali Berlayar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 13:21 WIB