Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.760.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 6.195,427
LQ45 619,275
Srikehati 301,815
JII 377,408
USD/IDR 17.858

Penyebab Bisnis Galbay Pinjol Menjamur di Indonesia, Korban Dimanfaatkan?

M Nurhadi

Jum'at, 15 Desember 2023 | 14:46 WIB
Penyebab Bisnis Galbay Pinjol Menjamur di Indonesia, Korban Dimanfaatkan?
Ilustrasi (Unsplash)

Suara.com - Balbay adalah singkatan untuk gagal bayar, dan pada dasarnya bisnis galbay ini menyasar orang-orang yang kesulitan melunasi utang pinjolnya. Alasan bisnis galbay pinjol mulai menjamur di Indonesia terjadi karena banyaknya orang yang terjerat pinjol ilegal.

Beberapa bisnis muncul dari adanya fenomena pinjaman online yang telah menimbulkan cukup banyak masalah belakangan ini. Selain bisnis galbay, ada pula bisnis joki pinjol, yang dapat membantu seseorang mengajukan pinjaman dan mendapatkan uang dari platform pinjol ini.

Mengenal Bisnis Galbay Pinjol

Bisnis gagal bayar beroperasi dengan metode yang cukup rumit. Pertama, pemilik utang yang tidak mampu membayar pinjaman atau cicilan akan mendatangi orang yang membuka jasa tersebut. Kemudian orang ini akan melakukan langkah dengan memanipulasi data kontak yang ada.

Disampaikan oleh salah satu orang yang membuka bisnis galbay ini, biasanya aplikasi pinjol menyimpan kontak debitur di sebuah server. Ia kemudian mampu masuk ke servernya melalui ponsel debitur, dan menghapus kontak yang tersimpan di server tersebut.

Cara ini diklaim hanya dapat dilakukan oleh orang yang sudah berpengalaman. Ponsel akan dihubungkan ke laptop yang dimiliki, kemudian proses memakan waktu sekitar 30 menit sebelum akhirnya data milik debitur terhapus di aplikasi pinjol.

Sifatnya cukup general dan bisa diterapkan pada banyak platform pinjol. Namun orang tersebut mengaku platform besar dan legal seperti Kredivo atau Akulaku sulit dilakukan, karena data disimpan pada layanan cloud.

Alasan Galbay Banyak di Indonesia

Belakangan bisnis seperti ini cukup banyak muncul dan menjamur di berbagai daerah. Beberapa alasan diduga kuat jadi penyebab bisnis ini muncul, antara lain adalah sebagai berikut

  • Banyaknya jumlah debitur pinjol yang gagal membayar cicilan atau melunasi utang yang dimilikinya
  • Sistem keamanan data yang dimiliki pinjol tidak terlalu kuat sehingga mudah disusupi
  • Kemajuan teknologi dan adanya celah keamanan dari sistem pinjol
  • Tekanan penagih utang yang semakin besar pada debitur yang gagal bayar
  • Kurangnya literasi finansial pada masyarakat sehingga tidak memperhitungkan dengan baik beban yang harus dibayar setelah mendapatkan pinjaman
  • Tekanan ekonomi yang semakin besar yang memicu kebiasaan meminjam di pinjol semakin tinggi

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

OJK Akan Panggil Google dan Meta Bahas Iklan Pinjol Ilegal

OJK Akan Panggil Google dan Meta Bahas Iklan Pinjol Ilegal

Tekno | Kamis, 14 Desember 2023 | 22:40 WIB

Perangi Pinjol Ilegal jadi Prioritas Anies, Ini Strateginya

Perangi Pinjol Ilegal jadi Prioritas Anies, Ini Strateginya

Kotak Suara | Kamis, 14 Desember 2023 | 00:52 WIB

Orang Indonesia Suka Utang, Ada yang Ajukan 40 Pinjol Sehari Nominalnya Gak Main-main

Orang Indonesia Suka Utang, Ada yang Ajukan 40 Pinjol Sehari Nominalnya Gak Main-main

Bisnis | Rabu, 13 Desember 2023 | 11:17 WIB

Jelang Akhir Tahun Penipuan Berkedok Pinjol Marak, OJK Ingatkan Hal Ini

Jelang Akhir Tahun Penipuan Berkedok Pinjol Marak, OJK Ingatkan Hal Ini

Bisnis | Selasa, 12 Desember 2023 | 17:44 WIB

Marak Korban Pinjol, OJK Luncurkan Peta Jalan Perlindungan Konsumen

Marak Korban Pinjol, OJK Luncurkan Peta Jalan Perlindungan Konsumen

Bisnis | Selasa, 12 Desember 2023 | 15:59 WIB

Buntut Dugaan Kebocoran Data DPT Pemilu 2024, KPU Dilaporan KAMMI ke Bawaslu

Buntut Dugaan Kebocoran Data DPT Pemilu 2024, KPU Dilaporan KAMMI ke Bawaslu

Kotak Suara | Jum'at, 08 Desember 2023 | 16:00 WIB

Terkini

BPS Ramal Produksi Padi dan Beras Nasional Turun 3 Bulan ke Depan

BPS Ramal Produksi Padi dan Beras Nasional Turun 3 Bulan ke Depan

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 12:56 WIB

Transaksi Komoditas Berbasis Sawit Meledak 267%, Nilainya Tembus Rp3,83 Triliun dalam Sepekan

Transaksi Komoditas Berbasis Sawit Meledak 267%, Nilainya Tembus Rp3,83 Triliun dalam Sepekan

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 12:30 WIB

IHSG Bisa ke Level 5.700 Jika Terus Melemah Hari Ini

IHSG Bisa ke Level 5.700 Jika Terus Melemah Hari Ini

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 12:21 WIB

Eks Kepala BGN Diperiksa Kejagung, Punya Tunjangan Fantastis dan Fasilitas Setingkat Menteri

Eks Kepala BGN Diperiksa Kejagung, Punya Tunjangan Fantastis dan Fasilitas Setingkat Menteri

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 12:15 WIB

Sederet Penyebab IHSG Ambruk Hingga 5 Persen

Sederet Penyebab IHSG Ambruk Hingga 5 Persen

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 12:04 WIB

Harga Minyak Dunia Melonjak saat Rupiah Cetak Rekor Terburuk Sepanjang Sejarah

Harga Minyak Dunia Melonjak saat Rupiah Cetak Rekor Terburuk Sepanjang Sejarah

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 11:49 WIB

Dana IPO Mulai Terserap, Merdeka Gold Pacu Produksi Tambang Emas Pani

Dana IPO Mulai Terserap, Merdeka Gold Pacu Produksi Tambang Emas Pani

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 11:47 WIB

BTN Percepat Transformasi Ecosystem Banking untuk Dorong Pertumbuhan CASA dan Pendapatan Transaksi

BTN Percepat Transformasi Ecosystem Banking untuk Dorong Pertumbuhan CASA dan Pendapatan Transaksi

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 11:35 WIB

IHSG Ambruk 4 Persen, Bank Mulai Jual Dolar Rp18.000

IHSG Ambruk 4 Persen, Bank Mulai Jual Dolar Rp18.000

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 11:29 WIB

Cek Langsung Pelayanan, Dewan Komisaris Pertamina Kunjungi Sejumlah SPBU di Bali

Cek Langsung Pelayanan, Dewan Komisaris Pertamina Kunjungi Sejumlah SPBU di Bali

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 11:28 WIB