Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.670.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Sinergi Multi Lestarindo IPO, Incar Dana Rp 88,5 Miliar untuk Ekspansi

Iwan Supriyatna

Rabu, 20 Desember 2023 | 14:35 WIB
Sinergi Multi Lestarindo IPO, Incar Dana Rp 88,5 Miliar untuk Ekspansi
PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk (SMLE), salah satu distributor bahan baku khusus atau specialty chemical, menggelar public expose dalam rangka Penawaran Umum Perdana Saham (Initial Public Offering/IPO).

Suara.com - PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk (SMLE), salah satu distributor bahan baku khusus atau specialty chemical, menggelar public expose dalam rangka Penawaran Umum Perdana Saham (Initial Public Offering/IPO). Public expose ini dilaksanakan bersama penjamin pelaksana emisi efek (underwriter) PT MNC Sekuritas.

Saat ini, Perseroan sedang dalam masa penawaran awal atau periode Bookbuilding yang telah dimulai sejak 15 Desember 2023 hingga 22 Desember 2023. SMLE merupakan distributor bahan baku khusus.

Bahan baku khusus adalah jenis bahan kimia yang dirancang untuk tujuan dan aplikasi tertentu dalam sejumlah industri dan produk tertentu, diantaranya produk Kosmetika, Makanan dan Minuman, serta Kimia Industri.

Produk ini merupakan hasil formulasi tim Research & Development (R&D) SMLE dari berbagai zat kimia, seperti bahan aditif, surfaktan, polimer, pewarna, dan bahan baku khusus lainnya yang memiliki karakteristik unik, disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pelanggannya.

Direktur Utama SMLE Siu Min menyatakan bahwa dengan melantainya Perseroan di Bursa Efek Indonesia yang diperkirakan pada awal Januari 2024 mendatang, Perseroan diharapkan dapat meningkatkan kemampuannya untuk berekspansi.

Selain itu, hal ini juga dapat mendorong Perseroan untuk menambah jumlah kemitraan strategis guna meningkatkan positioning dan market share, serta menjaga prospek pertumbuhan jangka panjang.

“Perseroan dalam posisi terbaik saat ini. Hal ini didukung oleh pertumbuhan pendapatan Perseroan yang tinggi dalam beberapa tahun terakhir dan kekuatan inovasi produk yang sangat baik dan diakui oleh para pelanggan Perseroan,” kata Siu Min dalam keterangannya, Rabu (20/12/2023).

Untuk diketahui, Perseroan mencatat pertumbuhan pendapatan rata-rata lebih dari 30% setiap tahunnya dalam dua tahun terakhir. Untuk periode Juni 2023, Perseroan bahkan mencatatkan pertumbuhan pendapatan sebesar 49,35% menjadi IDR 92,3 miliar dibandingkan periode sebelumnya sebesar IDR 61,8 miliar di Juni 2022.

Direktur Investment Banking MNC Sekuritas selaku Penjamin Pelaksana Emisi Efek (underwriter) Hary Herdiyanto, menambahkan bahwa SMLE memiliki beberapa keunggulan kompetitif, antara lain tim R&D yang diharapkan akan mampu secara aktif melakukan inovasi secara berkelanjutan untuk menciptakan formula dan produk yang diterima oleh pelanggan, diversifikasi industri pelanggan yang luas, serta performa keuangan yang baik.

baca juga

Dengan keunggulan tersebut, MNC Sekuritas optimis bahwa IPO SMLE akan mendapatkan respon yang baik dari calon investor.

Public expose dalam rangka IPO ini memberikan wawasan komprehensif mengenai perjalanan SMLE, sejak awal berdiri pada 2013 hingga posisinya saat ini sebagai distributor untuk bahan baku khusus yang terkemuka.

Acara ini memaparkan kinerja inti Perseroan, termasuk portofolio produk yang beragam, hubungan yang kuat dengan pelanggan, dan dedikasinya terhadap keberlanjutan usaha serta inovasi terhadap formulasi produk yang beragam.

SMLE selama ini telah mencapai berbagai tonggak keberhasilan sepanjang perjalanan sepuluh tahun, termasuk membangun model bisnis yang kokoh mencakup berbagai jenis bahan baku khusus.

Dengan perluasan operasi ke berbagai sektor industri, SMLE menegaskan kehadirannya di pasar. Mengembangkan jaringan yang luas dengan pelanggan dan supplier dari berbagai negara serta menciptakan formulasi produk inovasi, SMLE terus memperkuat posisinya sebagai Perseroan inovatif di industri bahan baku khusus.

Dalam IPO ini, Perseroan menawarkan sebanyak-banyaknya 465.625.000 saham baru atau setara dengan 20% dari modal disetor setelah IPO yang ditawarkan dengan rentang harga sebesar Rp175,- s.d Rp190,- per saham pada masa Penawaran Awal. Target dana yang terkumpul yaitu sebanyak-banyaknya sebesar Rp88.468.750.000,-

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Calon Emiten Multi Spunindo Jaya Mau IPO, Incar Dana Segar Rp308,82 Miliar

Calon Emiten Multi Spunindo Jaya Mau IPO, Incar Dana Segar Rp308,82 Miliar

Bisnis | Senin, 18 Desember 2023 | 12:57 WIB

62 Perusahaan Diyakini IPO Tahun Depan, BEI: Target Transaksi Saham Rp12,25 Triliun

62 Perusahaan Diyakini IPO Tahun Depan, BEI: Target Transaksi Saham Rp12,25 Triliun

Bisnis | Rabu, 13 Desember 2023 | 16:51 WIB

Saham Delisting Tidak Perlu Panik, Investor Bisa Lakukan Tips Ini Agar Tidak Rugi

Saham Delisting Tidak Perlu Panik, Investor Bisa Lakukan Tips Ini Agar Tidak Rugi

Bisnis | Rabu, 29 November 2023 | 13:18 WIB

Terkini

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:05 WIB

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05 WIB

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:51 WIB

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:20 WIB

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:16 WIB

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:25 WIB

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:34 WIB

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:39 WIB

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:23 WIB

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:27 WIB