Bos Bulog Jamin Cadangan Beras Pemerintah Aman Hingga Lebaran 2024

Kamis, 21 Desember 2023 | 19:41 WIB
Bos Bulog Jamin Cadangan Beras Pemerintah Aman Hingga Lebaran 2024
Ilustrasi. Pekerja di gudang Bulog Randugarut, Kota Semarang, mengangkut beras impor asal Kamboja yang tiba melalui Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Kamis. (ANTARA/I.C. Senjaya)

Suara.com - Perum Bulog memastikan pasokan cadangan beras pemerintah (CBP) aman hingga Juni 2024 mendatang. Impor beras dilakukan demi menjaga keamanan pasokan dan stabilitas harga dalam negeri

“Insya Allah saya cukup yakin dan laporkan ke Presiden. Sampai selesai lebaran stok (beras) pemerintah aman,” kata Direktur Utama Bulog, Bayu Krisnamurthi dalam diskusi media di Media Centre Indonesia Maju, Jakarta, Kamis (21/12/2023). 

Bayu menerangkan, selama tahun 2023, sektor pangan nasional dihadapkan pada gelombang turunnya produksi imbas iklim kemarau ekstrem El Nino yang melanda Indonesia. Di sisi lain, terdapat gelombang kenaikan biaya produksi pertanian akibat kenaikan harga-harga dari pupuk, BBM, hingga biaya angkutan akibat faktor global. 

Memasuki 2024, ia menegaskan Bulog telah bersiap untuk menghadapi ketidakpastian produksi beras dalam negeri yang bisa terjadi. Selain penyerapan dalam negeri yang terus dioptimalkan, Presiden Joko Widodo juga telah memerintahkan Bulog untuk mengamankan cadangan melalui importasi. 

Bayu pun menegaskan, Bulog telah mengamankan pasokan beras dari luar negeri. Mengutip data Bulog, total stok beras yang dikuasai Bulog di gudang saat ini sebanyak 1,26 juta ton. 

Selain itu, masih terdapat 494 ribu ton beras yang masih dalam perjalanan menuju gudang-gudang Bulog di berbagai wilayah. Tak hanya itu, masih ada sebanyak 500 ribu ton beras impor dari kuota tambahan yang tengah diproses masuk.

Memasuki tahun 2024, Bayu mengatakan, pemerintah telah memberi penugasan importasi sebanyak 2 juta ton. Meskipun untuk mendapatkan beras dari luar negeri pun tidak mudah. 

Importasi semata-mata dilakukan untuk mengamankan kebutuhan dalam negeri demi mengindari adanya gejolak harga beras yang bisa berdampak buruk bagi masyarakat. 

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi, memaparkan, berdasarkan data proyeksi Kerangka Sampel Area (KSA) oleh BPS per bulan November 2023, diolah Bapanas, produksi beras bulan Januari 2024 sebanyak 930 ribu ton atau terendah sejak 2021 yang rata-rata di atas 1 juta ton. Pada Februari 2024, diprediksi hanya 1,32 juta lebih rendah dari tahun-tahun sebelumnya yang di atas 2 juta ton. 

Baca Juga: Bos Bulog Jamin Tak Ada Kelangkaan Beras Hingga Juni 2024

Sementara itu, rata-rata kebutuhan beras bulanan sebanyak 2,5 juta ton. Oleh karena itu, kata Arief, impor beras oleh Bulog pada tahun ini juga sekaligus untuk mengamankan kebutuhan beras pada awal tahun 2024. 

“Kebijakan impor memang tidak populer. Namun, mau tak mau harus dilakukan. Saya mau sampaikan bahwa pemerintah sangat update, selalu memantau kondisi riil di lapangan, dan memastikan kepentingan rakyat sehingga kita tidak boleh kekurangan beras,” tegas Arief.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

VIDEO TERKAIT

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI