Gibran Sebut Kripto saat Debat Cawapres, Layak Disebut Investasi atau Tidak?

M Nurhadi

Senin, 25 Desember 2023 | 19:13 WIB
Gibran Sebut Kripto saat Debat Cawapres, Layak Disebut Investasi atau Tidak?
Gibran saat debat cawapres, Jumat (22/12/2023). (Istimewa)

Suara.com - Pembahasan mengenai kripto sebenarnya mengalami dinamika yang cukup menarik. Ketika awal muncul, kripto dipandang sebelah mata sebagai sebuah entitas bernilai tinggi. Namun kini kripto semakin populer. Tapi sebenarnya apakah kripto layak disebut investasi atau tidak?

Kripto adalah elemen transaksional digital yang diamankan dengan kriptografi, sehingga hampir mustahil dipalsukan untuk dibelanjakan berulang. Sebagian dikelola dalam jaringan terdesentralisasi menggunakan blockchain, yang dijalankan oleh jaringan komputer yang berbeda.

Kripto Bisa Digunakan sebagai Alat Investasi?

Kripto banyak dikatakan sebagai investasi dengan nilai yang sangat tidak stabil. Hal ini karena tidak ada aset fisik yang menjadi dasar dari nilai kripto, dan dinamika dari nilainya benar-benar ekstrim. Tidak sedikit orang yang mengalami kerugian besar karena mencoba perangkat investasi ini.

Namun demikian jika melihat nilainya dalam dolar Amerika, angkanya terus melambung sejak pertama muncul, khususnya untuk kripto seperti Bitcoin. Meski tidak ada larangan menjadikan kripto sebagai investasi, tapi seorang harus paham pada risiko yang harus dihadapi.

Beberapa risikonya, dilansir dari Investopedia, adalah sebagai berikut.

  • Risiko pengguna, karena tidak ada cara membatalkan atau membalikan transaksi yang salah kirim
  • Risiko regulasi, beberapa mata uang kripto masih belum memiliki regulasi yang jelas belum diatur pemerintah
  • Risiko pihak lawan, rawan pencurian dan kehilangan karena pihak ketiga masih sering terjadi
  • Risiko pengelolaan, kurangnya regulasi yang jelas, maka perlindungan pada praktek pengelolaannya juga kurang baik
  • Risiko pemrograman, banyak platform dan pinjaman menggunakan kontrak untuk mengontrol pergerakan simpanan
  • Risiko manipulasi pasar, masih jadi masalah besar dalam mata uang kripto karena banyak orang bertindak tidak etis

Faktor lain yang membuat kripto belum bisa dijadikan sebagai investasi jangkaa panjang karena spekulasi yang sangat tinggi, kurangnya pengawasan dan aktivitas market yang tida terbatas sehingga fluktuasi yang luar biasa justru memungkinkan aset hilang dalam waktu singkat.

Regulasi terkait kripto saat ini masih berkembang, dan aturan-aturan baru dapat muncul sewaktu-waktu. Ini menimbulkan ketidakpastian hukum, yang dapat berdampak pada nilai kripto dan perlindungan investor.

Ditambah lagi, industri kripto rentan terhadap serangan siber dan tindakan kecurangan. Bursa kripto dan dompet digital sering kali menjadi target, dan kehilangan akses ke akun atau aset kripto dapat merugikan investor.

baca juga

Bahkan, beberapa kripto tidak memiliki dasar fundamental yang jelas. Harga kripto sering kali didorong oleh spekulasi dan sentimen pasar, tanpa dukungan dari pendapatan atau nilai intrinsik yang jelas.

Pasar kripto masih kurang diatur dibandingkan dengan pasar keuangan tradisional. Investor mungkin tidak memiliki perlindungan yang sama seperti yang diberikan oleh lembaga keuangan yang teratur.

Berbeda dengan saham, kripto pada dasarnya tidak menghasilkan pendapatan atau dividen seperti saham atau obligasi tradisional. Nilai kripto sepenuhnya bergantung pada permintaan pasar, dan keuntungan hanya dapat dicapai melalui apresiasi nilai.

Pendapat dari Gibran Rakabuming

Topik kripto sempat muncul pada debat cawapres lalu. Disampaikan oleh Gibran bahwa negara harus memiliki future talent dan future skill, untuk itu hilirisasi digital akan terus didorong. Akan disiapkan anak-anak muda yang ahli AI, ahli blockchain, ahli robotik, ahli perbankan syariah, dan anak mudah ahli kripto.

Sepertinya hal ini mengindikasikan bahwa ketika pasangan nomor urut 2 berhasil meraih kemenangan, concern pada sektor digital dan ekonomi modern akan semakin ditingkatkan supaya Indonesia bisa bersaing dengan ekonomi global.

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Catatan Evaluasi Debat dari Perludem untuk KPU, Bakal Mengubah Format yang Berjalan?

Ini Catatan Evaluasi Debat dari Perludem untuk KPU, Bakal Mengubah Format yang Berjalan?

Kotak Suara | Senin, 25 Desember 2023 | 18:21 WIB

Profil Neni Nur Hayati, Direktur DEEP yang Kritik Gibran Terkait SGIE

Profil Neni Nur Hayati, Direktur DEEP yang Kritik Gibran Terkait SGIE

Bisnis | Senin, 25 Desember 2023 | 17:53 WIB

Maskot Gemoy Menang Besar Turun ke Jalan, Tambahan Amunisi untuk Suara Prabowo-Gibran di DKI Jakarta

Maskot Gemoy Menang Besar Turun ke Jalan, Tambahan Amunisi untuk Suara Prabowo-Gibran di DKI Jakarta

Kotak Suara | Senin, 25 Desember 2023 | 17:43 WIB

Yusril Anggap KPU Tak Melanggar Etik Loloskan Gibran, Putusan Ini Jadi Acuannya

Yusril Anggap KPU Tak Melanggar Etik Loloskan Gibran, Putusan Ini Jadi Acuannya

Kotak Suara | Senin, 25 Desember 2023 | 16:42 WIB

Raffi Ahmad Diserbu Usai Unggah Foto Setelah Debat Cawapres: Auto Unfol

Raffi Ahmad Diserbu Usai Unggah Foto Setelah Debat Cawapres: Auto Unfol

Video | Senin, 25 Desember 2023 | 16:16 WIB

Menerka Indonesia Jika di Tangan Gibran Rakabuming Raka

Menerka Indonesia Jika di Tangan Gibran Rakabuming Raka

Kotak Suara | Senin, 25 Desember 2023 | 16:44 WIB

Terkini

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Health | Senin, 14 September 2026 | 21:35 WIB

Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang

Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:30 WIB

Dubes RI Soroti Potensi Energi Surya Indonesia, Bisa Jadi Salah Satu yang Terbesar di Dunia

Dubes RI Soroti Potensi Energi Surya Indonesia, Bisa Jadi Salah Satu yang Terbesar di Dunia

News | Senin, 14 September 2026 | 21:23 WIB

Pertamina NRE Dorong Pengembangan Bioetanol Berbasis Multi-Feedstock dan Multi-Generation

Pertamina NRE Dorong Pengembangan Bioetanol Berbasis Multi-Feedstock dan Multi-Generation

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 21:22 WIB

Catat Tanggalnya! Diskon 20% Kuliner Korea Palgakdo Khusus Nasabah BRI

Catat Tanggalnya! Diskon 20% Kuliner Korea Palgakdo Khusus Nasabah BRI

Bri | Senin, 14 September 2026 | 21:20 WIB

KPK Dikabarkan OTT di BPN Kabupaten Bogor, Sejumlah Pihak Diamankan?

KPK Dikabarkan OTT di BPN Kabupaten Bogor, Sejumlah Pihak Diamankan?

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 21:12 WIB

Pria di Indragiri Hulu Diduga Sebabkan Karhutla 200 Hektare, Ada Bibit Sawit

Pria di Indragiri Hulu Diduga Sebabkan Karhutla 200 Hektare, Ada Bibit Sawit

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:05 WIB

Saat Karhutla Mengancam Sumsel, Generasi Muda Lintas Agama Diajak Turun Tangan

Saat Karhutla Mengancam Sumsel, Generasi Muda Lintas Agama Diajak Turun Tangan

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 21:02 WIB

×