Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.409,654
LQ45 640,294
Srikehati 312,025
JII 387,404
USD/IDR 17.885

ID FOOD Optimis Raih Kinerja Konsolidasi Positif di Tahun 2023

Iwan Supriyatna

Jum'at, 12 Januari 2024 | 08:09 WIB
ID FOOD Optimis Raih Kinerja Konsolidasi Positif di Tahun 2023
Direktur Utama PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero)/ID FOOD Frans Marganda Tambunan.

Suara.com - Holding BUMN Pangan ID FOOD mendukung upaya Kementerian BUMN dalam melakukan perbaikan dan penguatan kinerja keuangan anggota Holding. Langkah tersebut sebagai bagian dari penguatan Holding Pangan yang dinilai memiliki peran strategis dalam ekosistem pangan nasional.

Hal tersebut disampaikan Direktur Utama PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero)/ID FOOD Frans Marganda Tambunan.

Menurutnya, pembenahan yang dilakukan telah memberikan dampak positif. Hal tersebut dilihat dari capaian positif kinerja keuangan konsolidasi ID FOOD sampai dengan November 2023 lalu.

“Sejak pembentukan ID FOOD dua tahun lalu, Kementerian BUMN terus mendukung dan mengawal proses perbaikan dan transformasi di tubuh Holding Pangan. Sampai hari ini kita bisa melihat progresnya. Pada awal pembentukan holding pangan perseroan mencatatkan rugi konsolidasi Rp 823 miliar pada tahun 2021, membaik menjadi rugi Rp 298 miliar pada 2022, dan di tahun 2023 sampai dengan November ID FOOD berhasil membukukan laba bersih Rp 65 miliar,” kata Frans dalam keterangan tertulisnya, Jumat (12/1/2024).

Lebih lanjut, Frans menjelaskan, laba bersih Rp 65 miliar sampai dengan bulan November tersebut naik 129% di atas capaian tahun 2022. Di periode yang sama tahun lalu (November 2022) perseroan mengalami rugi bersih Rp 223 miliar.

“Perbaikan kinerja disebabkan sejumlah faktor, seperti adanya pertumbuhan pendapatan dan laba kotor, di mana laba kotor tercapai Rp 1.836 miliar atau naik 16% di atas tahun lalu sebesar Rp 1.586 miliar. Capaian tersebut disebabkan perbaikan laba kotor di Industri gula, pertanian dan garam,” tandasnya.

Frans mengakui, peningkatan laba kotor pada tahun ini menjadi salah satu faktor kunci dari kinerja positif perusahaan.

“Ini sejalan dengan transformasi EBITDA yang saat ini sedang dijalankan ID FOOD Group. Melalui transformasi EBITDA, performa perusahaan terus tumbuh dengan kenaikan signifikan EBITDA dan operating profit,” tuturnya.

Faktor lainnya, ia menambahkan, juga tidak bisa dilepaskan dari kinerja anak perusahaan yang mengalami perbaikan. Komoditas yang mencapai target Rencana Kerja Anggaran perusahaan (RKAP) adalah gula, garam dan perikanan.

baca juga

Sementara komoditas yang mengalami pertumbuhan di atas tahun lalu adalah tanaman pangan, perikanan, distribusi perdagangan, dan industri lain-lain. Sedangkan perusahaan yang berhasil mencatatkan laba sampai dengan November 2023 terdapat 8 anak perusahaan.

Selain perbaikan kinerja operasional, Frans juga menjelaskan perbaikan kinerja juga ditopang adanya perbaikan kinerja keuangan. Sepanjang tahun 2023 perseroan telah menyelesaikan restrukturisasi keuangan di anak perusahaan seperti PT Perkebunan Mitra Ogan. Saat ini juga sedang menyelesaikan restrukturisasi keuangan PT Sang Hyang Seri dan PT Perikanan Indonesia.

Dengan perbaikan kinerja operasi, kinerja keuangan dan perbaikan bisnis proses, Kedepannya, Frans memastikan seluruh entitas Holding BUMN Pangan yang terdiri dari 16 anak perusahaan akan terus mendukung upaya Kementerian BUMN untuk melakukan transformasi model bisnis sehingga ID FOOD menjadi holding yang efektif baik dari sisi keuangan dan operasional.

“Kami yakin di tahun 2024 kinerja ID FOOD akan terus lebih baik, ditambah posisi Holding Pangan yang semakin strategis dalam landscape ekosistem pangan nasional. Dibuktikan dengan kepercayaan pemerintah kepada ID FOOD untuk menjalankan penugasan terkait ketahanan pangan seperti penyelenggaraan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) untuk 9 komoditas pangan strategis,” ungkapnya.

Adapun untuk menjaga stok CPP, ID FOOD bersama BULOG dipercaya pemerintah mendapatkan pinjaman murah Rp 28,7 triliun. Selain itu, perbaikan struktur keuangan berdampak pada penurunan Debt to Equity Ratio (DER) sebesar 23%, sehingga menjadikan postur keuangan perusahaan menjadi lebih sehat.

“Dengan perbaikan yang telah dijalankan, saya mengajak para stakeholder pangan baik itu Kementerian/Lembaga, BUMN, pelaku usaha perbankan dan pangan, asosiasi, akademisi, serta media untuk berkolaborasi bersama ID FOOD mengembangkan usaha dan ekosistem pangan. Tahun 2024 akan menjadi tahun yang penuh optimisme bagi kami dengan berbagai target yang sudah dicanangkan,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bulog Jamin Tak Ada Atribut Politik saat Salurkan Bantuan Pangan Beras

Bulog Jamin Tak Ada Atribut Politik saat Salurkan Bantuan Pangan Beras

Bisnis | Kamis, 11 Januari 2024 | 16:10 WIB

Bos Bulog Bilang Bantuan Pangan Ampuh Turunkan Inflasi Beras, Ini Datanya

Bos Bulog Bilang Bantuan Pangan Ampuh Turunkan Inflasi Beras, Ini Datanya

Bisnis | Kamis, 11 Januari 2024 | 15:37 WIB

Penuhi Kebutuhan Pangan Warga Kapuas Lewat Bazar Murah, Minyak Goreng Rp 5.000 Satu Liter

Penuhi Kebutuhan Pangan Warga Kapuas Lewat Bazar Murah, Minyak Goreng Rp 5.000 Satu Liter

Bisnis | Kamis, 11 Januari 2024 | 08:18 WIB

Terkini

Menyamar Jadi Polisi, Pria Ini Curi Susu di 6 Minimarket Palembang, Gunakan KTA Polri Palsu

Menyamar Jadi Polisi, Pria Ini Curi Susu di 6 Minimarket Palembang, Gunakan KTA Polri Palsu

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:51 WIB

Novel Kisah Pi: Perjuangan Bertahan Hidup Bersama Harimau di Tengah Laut

Novel Kisah Pi: Perjuangan Bertahan Hidup Bersama Harimau di Tengah Laut

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:45 WIB

Anti-Geser! 4 Chemical Sunscreen Lokal yang Nyaman Dipakai di Bawah Makeup

Anti-Geser! 4 Chemical Sunscreen Lokal yang Nyaman Dipakai di Bawah Makeup

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:35 WIB

Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?

Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:34 WIB

Filosofi STY Bertemu Transformasi Bank Jakarta, Persija Bidik Juara Liga 1

Filosofi STY Bertemu Transformasi Bank Jakarta, Persija Bidik Juara Liga 1

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:30 WIB

Jalur Kematian Orang Indo! Belanda Didesak Sejarah Gelap Kolonial Masuk Kurikulum

Jalur Kematian Orang Indo! Belanda Didesak Sejarah Gelap Kolonial Masuk Kurikulum

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:30 WIB

Detik-detik Kebakaran Mobil Merambat ke Tempat Pengisian BBM di Bogor

Detik-detik Kebakaran Mobil Merambat ke Tempat Pengisian BBM di Bogor

Bogor | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:26 WIB

Riau Sumbang 198 Hotspot, Karhutla di 3 Wilayah Capai 124 Hektare

Riau Sumbang 198 Hotspot, Karhutla di 3 Wilayah Capai 124 Hektare

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:24 WIB

4 OOTD Vacation Chic ala Yeri Red Velvet, Nyaman dan Tetap Stylish!

4 OOTD Vacation Chic ala Yeri Red Velvet, Nyaman dan Tetap Stylish!

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:15 WIB

Dipanggil KPK soal Kasus Bansos Beras, Rudy Tanoe Minta Pemeriksaan Diundur

Dipanggil KPK soal Kasus Bansos Beras, Rudy Tanoe Minta Pemeriksaan Diundur

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:14 WIB

×