3. Atur Pola Pengelolaan Keuangan Rumah Tangga
Tentukan siapa yang akan bertanggung jawab mengelola keuangan pasca menikah. Misalnya ada yang menggabungkan penghasilan suami dan istri lalu dikelola bersama, tetapi ada juga yang menggabungkan penghasilan dan dikelola sepenuhnya oleh istri.
Bahas masalah ini dengan detail, termasuk perihal rekening siapa yang akan dipakai untuk mengelola keuangan rumah tangga.
4. Coba Buat Perjanjian Pranikah
Umumnya setiap orang sudah mempunyai aset pribadi sebelum memutuskan untuk menikah. Bicarakan masalah ini seterbuka mungkin dengan pasanganmu, termasuk kemungkinan membuat perjanjian pranikah.
Dengan perjanjian pranikah, kamu dan pasangan bisa saling sepakat untuk melindungi aset masing-masing sekaligus tidak berbagi harta bersama yang diperoleh setelah pernikahan.
Perjanjian pranikah juga bisa dibuat dengan tujuan melindungi bisnis dari kepailitan hingga mencegah pasanganmu terseret dalam masalah utang-piutang sebelum menikah.
5. Rancang Cita-cita Bersama
Coba duduk bersama pasanganmu dan bahas rencana keuangan di masa depan pasca menikah, misalnya ingin naik haji bersama atau menyekolahkan anak-anak ke luar negeri.
Baca Juga: BRI Berdayakan 3.178 Desa di Indonesia, Tingkatkan Inklusi Keuangan dan Pertumbuhan Ekonomi
Jangan lewatkan poin ini supaya rumah tanggamu nantinya lebih terarah. Dengan merancang cita-cita bersama, penghasilanmu akan lebih mudah untuk dikelola.