Prabowo Subianto Sindir IMF Tidak Berpihak Pada Indonesia, Hanya Mau Untung

M Nurhadi

Jum'at, 12 Januari 2024 | 14:59 WIB
Prabowo Subianto Sindir IMF Tidak Berpihak Pada Indonesia, Hanya Mau Untung
Capres nomor urut 2, Prabowo Subianto saat berdialog bersama Kamar Dagang Indonesia (Kadin), Jumat, (12/1/2024). (Dok: Istimewa)

Suara.com - Calon Presiden dari koalisi Partai Gerindra, Prabowo Subianto mengkritik pembongkaran sistem pengelolaan pertanian yang sudah baik pada era Presiden Soeharto. 

Menurut sosok yang saat ini masih menjabat Menteri Pertahanan RI itu, pasca-krisis 1998, peran Perum Bulog sebagai stabilisator harga sembako dipangkas oleh International Monetary Fund (IMF) sebagai kreditur utang Indonesia.

Lebih lanjut, pada era itu, Bulog memiliki tugas mengendalikan harga sembako. Namun, kebijakan tersebut ditinggalkan setelah Indonesia mendapatkan dukungan keuangan dari IMF.

"Waktu itu Bulog melaksanakan suatu operasi, operasi pengendalian. Kalau harga untuk petani kurang baik, bisa dikendalikan dan konsumen juga dijaga. Tapi waktu itu kita menyerah kepada IMF," kata Prabowo saat hadir dalam Dialog Bersama Kadin di Djakarta Theater, Jakarta, Jumat (12/1/2024).

Prabowo juga menyebut, IMF tidak berpihak pada Indonesia melainkan hanya mementingkan keuntungan kelompok semata.

Namun demikian, Prabowo menegaskan, dirinya bukan anti-Barat dan bahkan menyatakan rasa cintanya terhadap Barat, dia juga menyoroti ketidaksetaraan dalam hubungan tersebut.

Sayangnya, 'cinta' ini tidak berbalas oleh Barat. Menurutnya, Barat tidak pernah memperhatikan kepentingan Indonesia dengan serius.

Pada masa Orde Baru, Bulog berperan sebagai state trading enterprise (STE) dan memiliki monopoli atas kebutuhan pokok di dalam negeri. Namun, setelah IMF menjadi kreditur utang Indonesia, kewenangan Bulog terpangkas, dan status STE Bulog dihapuskan melalui Letter of Intent (LoI) yang ditandatangani pada tahun 1998.

Kewenangan Bulog hanya terbatas pada beras setelah itu, sesuai dengan LoI yang ditandatangani pada 20 Januari 2000.

baca juga

Sedangkan IMF sejatinya memiliki tugas salah satunya memfasilitasi untuk pertumbuhan dan perluasan transaksi internasional yang seimbang.

Tidak hanya era Soeharto, IMF beberapa saat lalu juga bersitegang dengan Pemerintah Indonesia karena ikut campur dalam kebijakan Indonesia yaitu meminta agar Indonesia mencabut larangan ekspor nikel mentah. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beda Reaksi dengan Ivan Gunawan, Permintaan Desta Hanya Ditertawakan Prabowo Subianto

Beda Reaksi dengan Ivan Gunawan, Permintaan Desta Hanya Ditertawakan Prabowo Subianto

Entertainment | Jum'at, 12 Januari 2024 | 14:48 WIB

Disindir Anies Program Gatot, Prabowo Ngotot Mau Perbesar Food Estate

Disindir Anies Program Gatot, Prabowo Ngotot Mau Perbesar Food Estate

Bisnis | Jum'at, 12 Januari 2024 | 14:37 WIB

Prabowo Mau Anak Muda Jadi Petani Seperti di Jerman, Sore Nyangkul Malam ke Disko

Prabowo Mau Anak Muda Jadi Petani Seperti di Jerman, Sore Nyangkul Malam ke Disko

Bisnis | Jum'at, 12 Januari 2024 | 14:09 WIB

Momen Relawan Projo Angkat Spanduk Prabowo-Gibran di Perlintasan Kereta, Netizen: Dia Pria Tampan dan Pemberani

Momen Relawan Projo Angkat Spanduk Prabowo-Gibran di Perlintasan Kereta, Netizen: Dia Pria Tampan dan Pemberani

News | Jum'at, 12 Januari 2024 | 14:03 WIB

Kampanye ke Berbagai Daerah, Prabowo Masih Singgung Skor 11/100 dari Anies

Kampanye ke Berbagai Daerah, Prabowo Masih Singgung Skor 11/100 dari Anies

News | Jum'at, 12 Januari 2024 | 14:00 WIB

Mengenal Megaproyek Giant Sea Wall: Dulu Ditolak Anies, Kini Digarap Prabowo

Mengenal Megaproyek Giant Sea Wall: Dulu Ditolak Anies, Kini Digarap Prabowo

Lifestyle | Jum'at, 12 Januari 2024 | 14:15 WIB

Terkini

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:23 WIB

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jatim | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

×