Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) Masuk Pengawasan BEI Karena UMA

M Nurhadi | Suara.com

Kamis, 01 Februari 2024 | 11:37 WIB
PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) Masuk Pengawasan BEI Karena UMA
PT J Resources Asia Pasifik Tbk. (PSAB)

Suara.com - Emiten pertambangan, PT J Resources Asia Pasifik Tbk. (PSAB) dipantau oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) karena adanya peningkatan harga saham yang tidak biasa atau Unusual Market Activity (UMA).

P.H Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Donni Kusuma Permana, melalui pengumuman Peng-UMA-00023/BEI.WAS/01-2024, menyatakan bahwa pihak BEI sedang memantau saham PSAB karena terjadi kenaikan harga saham yang tidak wajar.

"Telah terjadi peningkatan harga saham PSAB yang di luar kebiasaan atau Unusual Market Activity,” ujar Donni dalam keterangan resmi, Kamis (1/2/2024).

Bursa Efek Indonesia kini tengah mendalami perkembangan pola transaksi saham PSAB. Donni juga mengajak para investor untuk memeriksa tanggapan manajemen PSAB terhadap permintaan konfirmasi dari Bursa.

Investor diharap lebih memperhatikan kinerja dan tingkat transparansi informasi yang disampaikan oleh PSAB. Selain itu, diingatkan kepada investor untuk meninjau kembali rencana aksi korporasi apabila PSAB belum memperoleh persetujuan dari rapat umum pemegang saham (RUPS).

“Sehubungan dengan terjadinya Unusual Market Activity atas saham PSAB tersebut, perlu kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham (terkait)," ujar dia.

Kinerja PT J Resources Asia Pasifik Tbk. (PSAB) 

PT J Resources Asia Pasifik Tbk. (PSAB) mencatatkan kenaikan rugi sebesar US$13,40 juta atau sekitar Rp207,64 miliar (dengan Kurs Jisdor Rp15.487 per dolar AS) pada kuartal III/2023 meskipun pendapatannya mengalami peningkatan.

Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan di laman Bursa Efek Indonesia (BEI), PSAB mencatatkan rugi tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$13,40 juta, meningkat 396,06% year-on-year (yoy) dibandingkan dengan kuartal III/2022 yang mengalami rugi sebesar US$2,70 juta.

Rugi tersebut terjadi meskipun penjualan PSAB meningkat sebesar 20,78% yoy menjadi US$93,08 juta, dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar US$77,06 juta.

Pendapatan terbesar PSAB berasal dari penjualan emas dan perak ke Metalor Technologies Singapore Pte., Ltd sebesar US$82,74 juta, diikuti oleh PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) sebesar US$6,17 juta, dan Beijing Fuhaihua Import and Export Corp Ltd sebesar US$4,16 juta pada kuartal III/2023.

Meskipun begitu, PSAB berhasil menurunkan beban pokok penjualan menjadi US$43,76 juta dibandingkan dengan kuartal III/2022 sebesar US$47,56 juta, mengalami penurunan sebesar 7,99% secara yoy.

Dengan demikian, laba kotor PSAB mengalami peningkatan sebesar 67,16% yoy menjadi US$49,31 juta, dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar US$29,49 juta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada Kabar Terbaru Soal GOTO, Langsung dari Bosnya

Ada Kabar Terbaru Soal GOTO, Langsung dari Bosnya

Bisnis | Rabu, 31 Januari 2024 | 18:18 WIB

Emiten Tak Patuhi Aturan Free Float Bisa Delisting dari Bursa Saham

Emiten Tak Patuhi Aturan Free Float Bisa Delisting dari Bursa Saham

Bisnis | Rabu, 31 Januari 2024 | 13:24 WIB

IHSG Mampu Tembus 7.600 Tahun 2024? Ini Prediksinya

IHSG Mampu Tembus 7.600 Tahun 2024? Ini Prediksinya

Bisnis | Rabu, 31 Januari 2024 | 12:56 WIB

Cuan Berlimpah! Ini Daftar Saham yang Bagikan Dividen Lebih dari 2 Kali Tahun 2023

Cuan Berlimpah! Ini Daftar Saham yang Bagikan Dividen Lebih dari 2 Kali Tahun 2023

Your Say | Selasa, 30 Januari 2024 | 09:14 WIB

PT Sumber Mineral Global Abadi Tbk. (SMGA) IPO Besok, Begini Prospeknya

PT Sumber Mineral Global Abadi Tbk. (SMGA) IPO Besok, Begini Prospeknya

Bisnis | Senin, 29 Januari 2024 | 14:57 WIB

Bukan EXCL, BCA Sekuritas Bakal Kuasai Saham FREN

Bukan EXCL, BCA Sekuritas Bakal Kuasai Saham FREN

Bisnis | Jum'at, 26 Januari 2024 | 16:28 WIB

Terkini

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:34 WIB

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:24 WIB

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:30 WIB

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:09 WIB

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:58 WIB

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:48 WIB

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:47 WIB

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:31 WIB

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:22 WIB

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:17 WIB