Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.130,190
LQ45 620,397
Srikehati 308,223
JII 381,928
USD/IDR 17.785

Restoran Cepat Saji Diharap Jadi Pengumpul Donasi Palestina

Achmad Fauzi | Suara.com

Senin, 05 Februari 2024 | 18:09 WIB
Restoran Cepat Saji Diharap Jadi Pengumpul Donasi Palestina
Mcdonald's Indonesia Jadi Pengumpul Sedekah untuk Palestina/dok McDonald's

Suara.com - Aksi boikot produk yang pro dengan israel masih tetap bergema di sepanjang negeri. Untuk meredam aksi boikot dan stigma negatif itu, para perusahaan restoran cepat saji dalam negeri dinilai perlu membuktikan diri bahwa tidak terafiliasi dengan Israel.

Salah satu caranya yaitu restoran cepat saji bisa menjadi pengumpul donasi untuk warga Palestina yang terdampak perang di Gaza. Restoran cepat saji bisa bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) untuk mengumpulkan donasi tersebut.

"Mudah-mudahan cara ini bisa menjadi contoh untuk restoran cepat saji lainnya. Karena bagi Baznas ada hadis yang mengatakan bahwa barang siapa yang memfasilitasi kebaikan itu, maka pahalanya sama dengan orang yang melakukan kebaikan tersebut dan itu semangat kita juga sebagai amil," ujar Pimpinan Baznas RI Bidang Pengumpulan Rizaludin Kurniawan yang dikutip, Senin (5/2/2024).

Baca Juga: Aksi Boikot Produk Pro Israel, Bos McDonald's Global Minta Ampun

Salah satu restoran cepat saji yang diboikot dan telah menjadi pengumpul donasi yaitu PT Rekso Nasional Food yang menjadi pemegang waralaba McDonald's.

Nantinya, Seluruh restoran McDonald’s di Indonesia akan dipasangi poster berisi kode QR khusus yang memungkinkan masyarakat bersedekah untuk membantu sesama. Di awal kerja sama ini, program tersebut akan berlangsung dari 1-20 Februari 2024 dan ditujukan untuk membantu Palestina.

"Siapa pun di bangsa ini yang mau memfasilitasi kebaikan, kedermawanan, pembayaran zakat infaq sedekah itu pasti kami menyambut dengan baik, karena pada prinsipnya Baznas itu bukan semangat mengumpulkan dana sedekah, tetapi ingin menjadikan sedekah berbagi kedermawanan ini menjadi bagian dari lifestyle atau gaya hidup," imbuh dia.

Lebih lanjut Rizal menjelaskan bahwa ada beberapa kriteria untuk dapat menjadi mitra penghimpun sedekah Baznas salah satunya adalah perusahaan yang bekerja sama harus dapat dipastikan kehalalannya. Kriteria ini merujuk pada perusahaan bidang makanan yang telah memperoleh sertifikasi halal.

"Pada dasarnya kemanusiaan itu tidak disekat oleh agama, teritori, suku, dan ras. Pada hakekatnya kemanusiaan itu non diskriminatif dan BAZNAS itu menganut islam rahmatan lil alamin, bahwa Islam itu harus menjadi rahmat untuk semuanya, di mana pun ada masalah kemanusiaan, sekali pun di luar negeri, kita coba bantu," kata Rizal.

Dalam kesempatan tersebut, McDonald’s Indonesia memperkenalkan program Mekdi untuk Kemanusiaan, sebuah program yang bertujuan untuk membantu masyarakat dan komunitas di Indonesia, serta tidak menutup kemungkinan di luar negeri, yang membutuhkan uluran tangan kita semua.

Di bawah program tersebut, McDonald’s Indonesia juga membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak untuk aksi-aksi kemanusiaan. Selain itu, McDonald’s Indonesia juga menyerahkan bantuan kemanusiaan tahap kedua berupa 1.000 selimut untuk warga Palestina yang tengah menghadapi musim dingin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wasekjen MUI Ikhsan Abdullah: Gaspol Terus Boikot Produk Israel!

Wasekjen MUI Ikhsan Abdullah: Gaspol Terus Boikot Produk Israel!

News | Rabu, 17 Januari 2024 | 13:53 WIB

Aksi Boikot Produk Pro Israel, Bos McDonald's Global Minta Ampun

Aksi Boikot Produk Pro Israel, Bos McDonald's Global Minta Ampun

Bisnis | Jum'at, 05 Januari 2024 | 09:34 WIB

Korban Boikot Produk Israel, Kini PHK Nestle Kian Memanas

Korban Boikot Produk Israel, Kini PHK Nestle Kian Memanas

Bisnis | Senin, 11 Desember 2023 | 16:36 WIB

Terkini

Mendag Bertemu Perwakilan e-commerce Bahas Revisi Permendag Nomor 31 Tahun 2023

Mendag Bertemu Perwakilan e-commerce Bahas Revisi Permendag Nomor 31 Tahun 2023

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 18:15 WIB

Investor Kripto Dinilai Sudah Matang dan Tak Cuma FOMO

Investor Kripto Dinilai Sudah Matang dan Tak Cuma FOMO

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 17:15 WIB

Menkeu Optimistis Pendapatan Negara Capai Target, Coretax Dinilai Sudah Menunjukkan Hasil

Menkeu Optimistis Pendapatan Negara Capai Target, Coretax Dinilai Sudah Menunjukkan Hasil

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 13:22 WIB

Menkeu Purbaya Heran Rupiah Melemah Terus: Enggak Masuk Akal

Menkeu Purbaya Heran Rupiah Melemah Terus: Enggak Masuk Akal

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:32 WIB

Luhut Sebut Bea dan Cukai Tak Diperlukan Lagi, Purbaya Beri Jawaban

Luhut Sebut Bea dan Cukai Tak Diperlukan Lagi, Purbaya Beri Jawaban

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:10 WIB

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:55 WIB

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:20 WIB

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:53 WIB

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:48 WIB

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:42 WIB