Kenaikan Harga Beras Terjadi di Berbagai Daerah Jelang Pemilu dan Ramadan

M Nurhadi | Suara.com

Selasa, 13 Februari 2024 | 12:20 WIB
Kenaikan Harga Beras Terjadi di Berbagai Daerah Jelang Pemilu dan Ramadan
Ilustrasi. [ANTARA FOTO/Galih Pradipta].

Suara.com - Harga beras mahal terjadi di berbagai daerah jelang Pemilu pada 14 Februari besok dan semakin dekatnya bulan Ramadan serta Hari Raya Idul Fitri.

Salah satu daerah yang mengalami kenaikan harga beras adalah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Disampaikan oleh Disperindag Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, harga beras jenis medium dan prenium masih bertahan tinggi, karena harga di daerah asal komoditas sudah mengalami kenaikan menjelang Pemilu 2024.

"Saat ini stok beras cukup berlimpah, namun harga masih tinggi," kata Kepala Disperindag Provinsi Kepulauan Babel Tarmin AB di Pangkalpinang, Selasa (13/2/2024).

Tarmin melaporkan bahwa berdasarkan pantauan harga beras di berbagai pasar, baik moderen maupun tradisional di Kota Pangkalpinang pada Senin (12/2/2024), harga beras jenis medium dengan merek KTJ, Matahari, dan Sendok masih stabil di Rp16.000 per kilogram, yang merupakan kenaikan dari harga normal sebesar Rp13.000 per kilogram.

Demikian pula, harga beras jenis premium dengan merek Jeruk, RM, dan TR juga tetap di Rp17.000 per kilogram, lebih tinggi dari harga normal sebesar Rp14.500 per kilogram.

Tarmin menyatakan bahwa untuk menekan harga beras ini, pemerintah akan menggelar operasi pasar setelah pemilihan umum tahun ini.

Dia juga mengungkapkan bahwa saat ini stok beras yang tersedia mencapai 8.463 ton yang tersebar di 16 gudang distributor. Diperkirakan akan ada penambahan stok sebanyak 3.450 ton dalam seminggu ke depan, sehingga total stok beras dalam waktu seminggu mendatang mencapai 11.913 ton.

"Dalam minggu ini, penambahan stok beras ini akan tiba dan dibongkar di pelabuhan, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir tentang kenaikan harga beras yang lebih tinggi," ujarnya, dikutip dari Antara.

Tarmin menjelaskan bahwa data ketersediaan stok beras hanya dilakukan di gudang distributor, sementara stok beras di pedagang pengecer tidak didata. Oleh karena itu, perkiraan stok beras di masyarakat adalah sekitar 20.000 ton.

Dia menambahkan bahwa kenaikan harga beras ini disebabkan oleh kenaikan harga beras di daerah asal, yaitu Pulau Jawa dan Sumatera. Sebagai hasilnya, pelaku usaha lokal mengikuti tren kenaikan harga komoditas tersebut.

Terjadi di Daerah Lain

Selain Bangka Belitung, kenaikan harga beras juga terjadi di Lebak, Banten. Saat ini, Perum Bulog Divisi Regional (Divre) Kabupaten Lebak-Pandeglang Banten sudah mendistribusikan beras SPHP agar harga beras terkendali.

"Kita pekan ini mendistribusikan beras SPHP sebanyak 1.700 ton dan sebelumnya 1.200 ton ke pasar tradisional di daerah itu," kata Kepala Cabang Perum Bulog Divre Lebak-Pandeglang Umar Said, pada hari yang sama.

Beras SPHP menjadi upaya dalam menstabilkan harga beras di pasaran, dimana saat ini harga beras terjadi kenaikan cukup signifikan.

Perum Bulog Lebak-Pandeglang mengajukan permohonan kepada masyarakat untuk tidak menimbulkan kepanikan mengenai lonjakan harga beras di pasar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Erick Thohir Pastikan Beras Bulog Cukup Menghadapi Ramadan dan Idul Fitri

Erick Thohir Pastikan Beras Bulog Cukup Menghadapi Ramadan dan Idul Fitri

News | Senin, 12 Februari 2024 | 16:02 WIB

Harga Beras Melonjak di Seluruh Dunia, Erick Thohir: Bukan Cuma di Indonesia

Harga Beras Melonjak di Seluruh Dunia, Erick Thohir: Bukan Cuma di Indonesia

Bisnis | Senin, 12 Februari 2024 | 15:41 WIB

Erick Thohir Jengkel Bansos Beras Diributkan: Masyarakat Butuh Masa Distop

Erick Thohir Jengkel Bansos Beras Diributkan: Masyarakat Butuh Masa Distop

Bisnis | Senin, 12 Februari 2024 | 14:56 WIB

Beras Langka di Berbagai Minimarket Jakarta, Pemprov DKI Khawatir Masyarakat Panic Buying

Beras Langka di Berbagai Minimarket Jakarta, Pemprov DKI Khawatir Masyarakat Panic Buying

News | Senin, 12 Februari 2024 | 14:11 WIB

Pasokan Beras Hilang dari Pasaran, Beneran Gara-gara Buat Bansos?

Pasokan Beras Hilang dari Pasaran, Beneran Gara-gara Buat Bansos?

Bisnis | Senin, 12 Februari 2024 | 14:09 WIB

Bos Bapanas Tampik Kelangkaan Stok Beras Karena Buat Bansos, Begini Penjelasannya

Bos Bapanas Tampik Kelangkaan Stok Beras Karena Buat Bansos, Begini Penjelasannya

Bisnis | Senin, 12 Februari 2024 | 14:01 WIB

Terkini

Arus Balik Lebaran 2026 Membludak, KAI Cirebon Berangkatkan 12.068 Penumpang Sehari

Arus Balik Lebaran 2026 Membludak, KAI Cirebon Berangkatkan 12.068 Penumpang Sehari

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 08:05 WIB

Jasa Marga Antisipasi Puncak Arus Balik Lebaran 2026 di GT Cileunyi, Ini Strateginya

Jasa Marga Antisipasi Puncak Arus Balik Lebaran 2026 di GT Cileunyi, Ini Strateginya

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 07:40 WIB

Ini Alasan Garuda Indonesia Terus Alami Kerugian

Ini Alasan Garuda Indonesia Terus Alami Kerugian

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 07:28 WIB

Trump Ungkap Nego Perang Berjalan Mulus, Iran Bantah: Awas 'Manipulasi' Pasar!

Trump Ungkap Nego Perang Berjalan Mulus, Iran Bantah: Awas 'Manipulasi' Pasar!

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 21:44 WIB

Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap

Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 19:19 WIB

Timur Tengah Hadapi Kiamat Kecil Jika Iran Serang Instalasi Desalinasi Negara-negara Arab

Timur Tengah Hadapi Kiamat Kecil Jika Iran Serang Instalasi Desalinasi Negara-negara Arab

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 19:08 WIB

Anggaran Dana Pensiun DPR-Pejabat Diusulkan untuk Guru Honorer hingga Nakes

Anggaran Dana Pensiun DPR-Pejabat Diusulkan untuk Guru Honorer hingga Nakes

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 18:11 WIB

Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Bisa Ditutup Sewaktu-waktu Saat Arus Balik

Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Bisa Ditutup Sewaktu-waktu Saat Arus Balik

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:58 WIB

Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI 5,7% di Q1 2026 Meski Ada Perang AS vs Iran

Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI 5,7% di Q1 2026 Meski Ada Perang AS vs Iran

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:41 WIB

Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Capai 5,6 Persen Berkat Mudik Lebaran 2026

Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Capai 5,6 Persen Berkat Mudik Lebaran 2026

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:31 WIB