Menteri Perdagangan Ungkap Penyebab Beras Langka: Nanem Lambat, Panen Lambat

M Nurhadi

Rabu, 14 Februari 2024 | 15:16 WIB
Menteri Perdagangan Ungkap Penyebab Beras Langka: Nanem Lambat, Panen Lambat
Mendag Zulkifli Hasan saat ditemui di Tokopedia Tower, Jakarta, Selasa (12/12/2023). [Suara.com/Dicky Prastya]

Suara.com - Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan mengungkapkan penyebab terjadinya kekurangan persediaan beras di beberapa toko modern. Menurut dia, beras langka karena penundaan dalam waktu penanaman dan panen.

"Begini beras itu memang kita lambat kan nanamnya lambat panennya lambat," kata Zulkifli memberikan keterangan usai menggunakan hak suaranya dalam Pemilu 2024 di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 179 Kelurahan Cipinang Muara, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (14/2/2024).

Guna mengantisipasi hal ini, ia menjelaskan, pemerintah akan impor beras dengan klaim tidak merugikan petani.

"Tetapi kami sudah isi dengan impor yang banyak dan itu tidak merugikan petani karena harganya tinggi sekarang di petani, harga beras itu kan dibeli Rp11.000-an gabah itu Rp8.000-an," ungkap Zulkifli, dikutip Suara.com dari Antara.

Zulhas juga menyampaikan bahwa untuk menangani harga beras yang tinggi, pemerintah melalui Perum Bulog meningkatkan pasokan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ke pasar. Volume pasokan awal yang berkisar antara 100 hingga 200 ribu ton telah ditingkatkan menjadi 250 ribu ton.

"Untuk mengatasi harga mahal itu pemerintah, Bulog suplai ke pasar-pasar sekarang dari 100 sampai 200 ribu ton per bulan, sekarang ditingkatkan 250 ribu ton," tuturnya.

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi mengatakan saat ini stok beras telah memenuhi sejumlah ritel modern untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.

"Sejak kemarin setelah dari Istana, langsung koordinasi dengan Perpadi, PIBC, Bulog plus Aprindo. Jadi pertama-tama tugas kita mengisi stok di pasar, sudah dua hari ini kita isi terus stok di modern market. Seharusnya sampai dengan Lebaran, stok beras itu aman dan terjaga," kata Arief dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (13/2).

Arief menyampaikan setelah diperintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk melakukan stabilisasi perberasan nasional, pihaknya langsung gerak cepat bersama pemangku kepentingan lainnya.

baca juga

Bapanas bersama Perum Bulog, PT Food Station Tjipinang Raya, Perkumpulan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia (PERPADI), dan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berupaya menstabilkan harga beras. Sebanyak 50 ribu ton beras dari Bulog mulai masuk ke Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC).

"Perintah Bapak Presiden adalah stok beras yang ada di Bulog, yang ada di PIBC, di Food Station BUMD DKI Jakarta, dioptimalkan untuk diguyur ke pasar, baik pasar modern maupun pasar tradisional," tutur Arief saat meninjau stok beras di Gudang PIBC, Jakarta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kekhawatiran Stok Beras Akibat Banjir Demak, Dirut Bulog Buka Suara

Kekhawatiran Stok Beras Akibat Banjir Demak, Dirut Bulog Buka Suara

Bisnis | Selasa, 13 Februari 2024 | 21:50 WIB

Bulog Telah Sebar Beras SPHP Pasar Tradisional Hingga Ritel, Tapi Kok Masih Langka?

Bulog Telah Sebar Beras SPHP Pasar Tradisional Hingga Ritel, Tapi Kok Masih Langka?

Bisnis | Selasa, 13 Februari 2024 | 16:18 WIB

Kenaikan Harga Beras Terjadi di Berbagai Daerah Jelang Pemilu dan Ramadan

Kenaikan Harga Beras Terjadi di Berbagai Daerah Jelang Pemilu dan Ramadan

Bisnis | Selasa, 13 Februari 2024 | 12:20 WIB

Usai Jokowi Gencar Bagi-bagi Bansos Pangan, Kini Beli Beras Dibatasi

Usai Jokowi Gencar Bagi-bagi Bansos Pangan, Kini Beli Beras Dibatasi

Bisnis | Selasa, 13 Februari 2024 | 10:29 WIB

Jelang Pencoblosan, Emak-emak Panik! Beras Langka dan Harga Melonjak

Jelang Pencoblosan, Emak-emak Panik! Beras Langka dan Harga Melonjak

Bisnis | Selasa, 13 Februari 2024 | 08:39 WIB

Jangan Khawatir! Erick Pastikan Stok Beras Bulog Melimpah hingga Lebaran, Masih Ada Pengadaan Impor Juga

Jangan Khawatir! Erick Pastikan Stok Beras Bulog Melimpah hingga Lebaran, Masih Ada Pengadaan Impor Juga

News | Senin, 12 Februari 2024 | 17:10 WIB

Terkini

Alasan Polda Sulsel Borgol dan Tahan Eks Bupati Gowa Husniah Talenrang

Alasan Polda Sulsel Borgol dan Tahan Eks Bupati Gowa Husniah Talenrang

Sulsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 07:06 WIB

Kemenhub Pastikan Tak Ada Bandara Ditutup Imbas Karhutla

Kemenhub Pastikan Tak Ada Bandara Ditutup Imbas Karhutla

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 07:05 WIB

Tayang 25 November, Jang Gyuri dan Kim Min Chul Bintangi Film Horor My Home

Tayang 25 November, Jang Gyuri dan Kim Min Chul Bintangi Film Horor My Home

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:22 WIB

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:13 WIB

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Banten | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:51 WIB

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

×