Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.685.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 5.886,032
LQ45 586,842
Srikehati 288,489
JII 347,233
USD/IDR 17.977

Bansos Beras Jokowi Sampai Juni 2024, Berlanjutkah Hingga Oktober?

Achmad Fauzi

Rabu, 21 Februari 2024 | 14:15 WIB
Bansos Beras Jokowi Sampai Juni 2024, Berlanjutkah Hingga Oktober?
Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (26/9/2023). ANTARA/Yashinta Difa

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan pemerintah akan memberikan bantuan pangan beras hingga Juni 2024 mendatang. Pemberian bansos beras ini akan diberikan kepada 22 juta masyarakat penerima dengan beras seberat 10 kg.

Lantas, apakah bansos beras ini akan berlanjut hingga akhir pemerintahan Jokowi pada Oktober nanti?

Menanggapi hal tersebut, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyebut, kekinian baru sampai Juni saja. Menurut dia, nanti ada evaluasi dari pemerintah terkait penyaluran bansos beras tersebut.

Airlangga, evaluasi ini juga tergantung pada hasil panen raya yang bakal terjadi pada April-Mei 2024.

"Kita sekarang sampai bulan Juni 2024, nanti tentu ada evaluasi. Kita lihat panen kita bulan April-Mei nanti," ujarnya di Istana Kepresidenan, Rabu (21/2/2024).

Baca Juga
Segini Gaji dan Tunjangan AHY Jika Dilantik Jadi Menteri

Namun demikian, Airlangga memandang bahwa stok beras di Perum Bulog masih cukup aman untuk kebutuhan konsumsi dalam negeri. Ketua Umum Partai Golkar ini mengungkapkan, stok cadangan beras pemerintah (CBP) yang dikelola Bulog mencapai 1,2 juta ton.

"Stok 1,2 juta ton di Bulog itu, dan beberapa hal. (Stok saat ini) relatif aman," ucap dia.

residen Joko Widodo (Jokowi) memastikan pemberian bantuan pangan sangat dibutuhkan masyarakat. Bahkan, Jokowi menyebut, bansos beras hanya diberikan di RI saja, negara lain tidak memberikan bantuan pangan beras tersebut.

Hal ini dikatak Jokowi ketika menghadiri Pelaksanaan Penyaluran Bantuan Pangan Cadangan Beras Pemerintah di Gudang Bulog, Cibitung, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (15/2/2024).

Dalam kesempatan itu, kepala negara menyalurkan secara simbolik bantuan pangan beras kepada perwakilan masyarakat yang hadir.

"Kalau di negara lain kan nggak ada bantuan pangan beras seperti yang kita miliki. Kita hitung-hitung, APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) kita (bisa)," ujar Jokowi seperti dikutip dari Antara.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini melanjatkan, pemberian bantuan pangan ini dikala kenaikan harga beras ini sebagai fungsi negara.

Maka dari itu, bilang Jokowi, pemerintah melanjutkan pemberian bansos beras hingga Juni 2024 dengan besaran masing-masing 10 kg per keluarga, per bulan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Sebut Negara Lain Tidak Berikan Bansos Beras Seperti di RI

Jokowi Sebut Negara Lain Tidak Berikan Bansos Beras Seperti di RI

Bisnis | Jum'at, 16 Februari 2024 | 11:43 WIB

Begini Tujuan Jokowi Berikan Bansos Beras ke Masyarakat

Begini Tujuan Jokowi Berikan Bansos Beras ke Masyarakat

Bisnis | Kamis, 15 Februari 2024 | 14:30 WIB

Erick Thohir Jengkel Bansos Beras Diributkan: Masyarakat Butuh Masa Distop

Erick Thohir Jengkel Bansos Beras Diributkan: Masyarakat Butuh Masa Distop

Bisnis | Senin, 12 Februari 2024 | 14:56 WIB

Terkini

Penyebab Investor Asing Malas Masuk ke Pasar Saham RI, Karena Judi Bola Piala Dunia?

Penyebab Investor Asing Malas Masuk ke Pasar Saham RI, Karena Judi Bola Piala Dunia?

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 16:09 WIB

Demonstrasi Mahasiswa Bikin Rupiah Kembali Menguat

Demonstrasi Mahasiswa Bikin Rupiah Kembali Menguat

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 15:49 WIB

Harga BBM Naik, Purbaya Pede Tak Semua Warga Pindah ke Pertalite

Harga BBM Naik, Purbaya Pede Tak Semua Warga Pindah ke Pertalite

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 15:35 WIB

Sinyal Cuan Piala Dunia 2026: 7 Saham Indonesia yang Berpotensi Cetak Gol untuk Investor

Sinyal Cuan Piala Dunia 2026: 7 Saham Indonesia yang Berpotensi Cetak Gol untuk Investor

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 14:34 WIB

Rupiah Letoy, Warga RI Ramai-ramai Borong Valas dan Khawatir Ekonomi Memburuk

Rupiah Letoy, Warga RI Ramai-ramai Borong Valas dan Khawatir Ekonomi Memburuk

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 14:14 WIB

Terbitkan Obligasi USD 1,5 Milar, Danantara Spill Siapa Pembelinya

Terbitkan Obligasi USD 1,5 Milar, Danantara Spill Siapa Pembelinya

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 14:10 WIB

Tak Hanya Saham, Kripto Mulai Jadi Koleksi Warga RI untuk Investasi

Tak Hanya Saham, Kripto Mulai Jadi Koleksi Warga RI untuk Investasi

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 14:01 WIB

Mendag Tegaskan Amerika Serikat Negara Tujuan Ekspor Terpenting

Mendag Tegaskan Amerika Serikat Negara Tujuan Ekspor Terpenting

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 13:57 WIB

Sinyal dari Thamrin: Isi Dompet Warga RI Mendadak Ludes, Apa yang Terjadi?

Sinyal dari Thamrin: Isi Dompet Warga RI Mendadak Ludes, Apa yang Terjadi?

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 13:42 WIB

Marketeers Tech for Business 2026: Jurus Baru Digital Marketing di Era AI

Marketeers Tech for Business 2026: Jurus Baru Digital Marketing di Era AI

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 13:06 WIB