Bansos Beras Jokowi Sampai Juni 2024, Berlanjutkah Hingga Oktober?

Achmad Fauzi

Rabu, 21 Februari 2024 | 14:15 WIB
Bansos Beras Jokowi Sampai Juni 2024, Berlanjutkah Hingga Oktober?
Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (26/9/2023). ANTARA/Yashinta Difa

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan pemerintah akan memberikan bantuan pangan beras hingga Juni 2024 mendatang. Pemberian bansos beras ini akan diberikan kepada 22 juta masyarakat penerima dengan beras seberat 10 kg.

Lantas, apakah bansos beras ini akan berlanjut hingga akhir pemerintahan Jokowi pada Oktober nanti?

Menanggapi hal tersebut, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyebut, kekinian baru sampai Juni saja. Menurut dia, nanti ada evaluasi dari pemerintah terkait penyaluran bansos beras tersebut.

Airlangga, evaluasi ini juga tergantung pada hasil panen raya yang bakal terjadi pada April-Mei 2024.

"Kita sekarang sampai bulan Juni 2024, nanti tentu ada evaluasi. Kita lihat panen kita bulan April-Mei nanti," ujarnya di Istana Kepresidenan, Rabu (21/2/2024).

Baca Juga
Segini Gaji dan Tunjangan AHY Jika Dilantik Jadi Menteri

Namun demikian, Airlangga memandang bahwa stok beras di Perum Bulog masih cukup aman untuk kebutuhan konsumsi dalam negeri. Ketua Umum Partai Golkar ini mengungkapkan, stok cadangan beras pemerintah (CBP) yang dikelola Bulog mencapai 1,2 juta ton.

"Stok 1,2 juta ton di Bulog itu, dan beberapa hal. (Stok saat ini) relatif aman," ucap dia.

residen Joko Widodo (Jokowi) memastikan pemberian bantuan pangan sangat dibutuhkan masyarakat. Bahkan, Jokowi menyebut, bansos beras hanya diberikan di RI saja, negara lain tidak memberikan bantuan pangan beras tersebut.

baca juga

Hal ini dikatak Jokowi ketika menghadiri Pelaksanaan Penyaluran Bantuan Pangan Cadangan Beras Pemerintah di Gudang Bulog, Cibitung, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (15/2/2024).

Dalam kesempatan itu, kepala negara menyalurkan secara simbolik bantuan pangan beras kepada perwakilan masyarakat yang hadir.

"Kalau di negara lain kan nggak ada bantuan pangan beras seperti yang kita miliki. Kita hitung-hitung, APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) kita (bisa)," ujar Jokowi seperti dikutip dari Antara.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini melanjatkan, pemberian bantuan pangan ini dikala kenaikan harga beras ini sebagai fungsi negara.

Maka dari itu, bilang Jokowi, pemerintah melanjutkan pemberian bansos beras hingga Juni 2024 dengan besaran masing-masing 10 kg per keluarga, per bulan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Sebut Negara Lain Tidak Berikan Bansos Beras Seperti di RI

Jokowi Sebut Negara Lain Tidak Berikan Bansos Beras Seperti di RI

Bisnis | Jum'at, 16 Februari 2024 | 11:43 WIB

Begini Tujuan Jokowi Berikan Bansos Beras ke Masyarakat

Begini Tujuan Jokowi Berikan Bansos Beras ke Masyarakat

Bisnis | Kamis, 15 Februari 2024 | 14:30 WIB

Erick Thohir Jengkel Bansos Beras Diributkan: Masyarakat Butuh Masa Distop

Erick Thohir Jengkel Bansos Beras Diributkan: Masyarakat Butuh Masa Distop

Bisnis | Senin, 12 Februari 2024 | 14:56 WIB

Terkini

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

×