Peluang Besar! Ini Alasan Kenapa Kamu Cocok Bekerja di Jepang

M Nurhadi

Jum'at, 23 Februari 2024 | 16:25 WIB
Peluang Besar! Ini Alasan Kenapa Kamu Cocok Bekerja di Jepang
Pemprov Jateng memberangkat lebih dari 300 orang lebih untuk mengikuti Program magang ke Jepang (2018-2019). [Dok. Pemprov Jateng]

Suara.com - Ribuan orang warga negara Indonesia (WNI) memilih bekerja di Jepang setiap tahun. Data Bank Indonesia menyatakan ada sedikitnya 11.000 tenaga kerja Indonesia di Jepang pada 2021 yang turut menyumbang devisa bagi negara.

Banyaknya pekerja Indonesia yang datang ke Jepang ini cukup beralasan. Pekerja Indonesia memang disukai di Negeri Matahari Terbit tersebut. 

Pasalnya, pekerja Indonesia terkenal ramah serta jujur. Orang – orang Indonesia juga dikenal pekerja keras serta lebih sabar. Dengan karakter ini, Di Jepang mayoritas warga Indonesia bekerja sebagai caregiver yang merawat para lansia Jepang. 

Besarnya pangsa pasar Pekerja Indonesia di Jepang mendorong pemerintah kedua negara terus melakukan kerja sama bidang ketenagakerjaan. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi pernah menyampaikan bahwa Indonesia siap mendukung kebutuhan tenaga kerja di Jepang. Negara Asia Timur itu juga merupakan mitra dagang terbesar ketiga Indonesia dengan total transaksi perdagangan USD 42 miliar atau sekitar Rp644 triliun. 

Sebelumnya, Pemerintah Indonesia dan Jepang telah lama menjalin kerja sama ketenagakerjaan yang sangat baik, khususnya dalam penempatan pekerja migran Indonesia (PMI) dan pemagangan ke Jepang. Kedua melakukan 2 program, yaitu Program Indonesia - Japan Economic Partnership Agreement (IJEPA) dan Specified Skilled Worker (SSW).

“Dalam penempatan PMI, kerja sama kedua pemerintah telah terjalin dalam 2 program, yaitu Program Indonesia - Japan Economic Partnership Agreement (IJEPA) dan Specified Skilled Worker (SSW),” kata Menaker, Ida Fauziyah.

Menurutnya, kerja sama dalam program IJEPA telah berjalan hampir 13 tahun. Ia mencatat, 3.080 PMI telah bekerja sebagai Nurse dan Careworker di Jepang, dan 716 orang diantaranya telah berhasil menjadi Registered Nurse dan Certified Careworker di Jepang.

“Kami sangat berterima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada tenaga kerja Indonesia dan kami berharap, kerja sama penempatan PMI ke Jepang dalam Program IJEPA dapat ditingkatkan, baik dalam penambahan kuota penempatan PMI sebagai Nurse dan Careworker, maupun dalam perluasan sektor penempatan PMI di bawah program IJEPA,” ujarnya.

Ida menambahkan, pemerintah Indonesia juga ingin berkontribusi untuk mengisi kebutuhan tenaga kerja di Jepang melalui program SSW. Saat ini, Jepang tengah mengalami ageing population dan shortage tenaga kerja, sehingga butuh banyak pekerja migran dari berbagai negara.

baca juga

Dalam Program SSW, pemerintah Indonesia mencatat, berdasarkan data dari Kementerian Kehakiman Jepang per 31 Desember 2020, jumlah PMI yang bekerja sebagai SSW sebanyak 1.514 orang, yang mana hanya separuh dari jumlah pekerja migran SSW Vietnam di Jepang.

Jumlah tersebut disebutnya masih jauh dari target Pemerintah Indonesia yang berkeinginan untuk memenuhi 20 persen dari kuota SSW sebanyak 345.000 tenaga kerja dari semua negara. SSW sendiri membuka 14 sektor kerja seperti keperawatan, manufaktur, kontruksi bangunan, dan penerbangan.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pesona Ria Ricis di Jepang dengan Bergaya Serba Dior, Berapa Total Harga Outfitnya?

Pesona Ria Ricis di Jepang dengan Bergaya Serba Dior, Berapa Total Harga Outfitnya?

Lifestyle | Jum'at, 23 Februari 2024 | 08:33 WIB

Karier Mentereng Satoru Mochizuki, Eks Pelatih Timnas Jepang U-16 Kini Jadi Pelatih Timnas Wanita Indonesia

Karier Mentereng Satoru Mochizuki, Eks Pelatih Timnas Jepang U-16 Kini Jadi Pelatih Timnas Wanita Indonesia

Bola | Rabu, 21 Februari 2024 | 08:54 WIB

Profil Satoru Mochizuki, Pelatih Juara Piala Dunia yang Resmi Tangani Timnas Putri Indonesia

Profil Satoru Mochizuki, Pelatih Juara Piala Dunia yang Resmi Tangani Timnas Putri Indonesia

Bola | Selasa, 20 Februari 2024 | 14:06 WIB

Calon Senator, Sisi Lain Komeng yang Jarang Tersorot: Hobi Baca Buku dan Relawan PMI

Calon Senator, Sisi Lain Komeng yang Jarang Tersorot: Hobi Baca Buku dan Relawan PMI

Lifestyle | Selasa, 20 Februari 2024 | 13:42 WIB

Aimyon Marigold: Lagu yang Ramah untuk Orang yang Awam tentang Jepang

Aimyon Marigold: Lagu yang Ramah untuk Orang yang Awam tentang Jepang

Your Say | Senin, 19 Februari 2024 | 18:56 WIB

Ulasan Manhole, Film Mendebarkan dengan Plot Twist yang Gokil Abis!

Ulasan Manhole, Film Mendebarkan dengan Plot Twist yang Gokil Abis!

Your Say | Sabtu, 17 Februari 2024 | 18:40 WIB

Terkini

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:23 WIB

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jatim | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

×