Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Bos Garuda Indonesia Yakin Angkut Banyak Penumpang di 2024

Achmad Fauzi

Jum'at, 08 Maret 2024 | 16:28 WIB
Bos Garuda Indonesia Yakin Angkut Banyak Penumpang di 2024
Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra. (Suara.com/Achmad Fauzi)

Suara.com - Maskapai penerbangan RI sangat optimis bisa mengangkut banyak penumpang pada tahun 2024. Pasalnya, sudah banyak orang yang kini mulai pede untuk kembali bepergian dengan pesawat.

Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk., Irfan Setiaputra mengatakan, optimis ini terlihat dari jumlah pergerakan pesawat yang meningkat pada tahun 2023. Bahkan, dia menargetkan, jumlah pergerakan di tahun 2024 ini bisa melebihi sebelum masa pandemi pada tahun 2019

"Ngomong 2024, sebenarnya kita sangat optimis, pergerakan di 2023 itu signifikan meningkat meramalkan potensi terbang dibandingkan 2019 naik, dari 45 juta jadi 47 juta," ujar Irfan dalam diskusi Forwahub Bertajuk "Potensi Penumpang Pesawat 2024", di Kantor Kemenhub, yang dikutip Jumat (7/3/2024).

Irfan telah menyiapkan strategi untuk tetap bisa mengangkut banyak penumpang di tahun 2024. Pihaknya, akan terus menambah frekuensi penerbangan untuk mengakomodir animo penumpang pesawat.

Apalagi, menurut dia, pasar penerbangan Garuda Indonesia baik domestik dan internasional masih besar dibandingkan maskapai lain

"Kita lihat juga market kita sebenernya sangat besar, domestik dan Internasional. Kalau ditanya bagaimana optimisme kita dengan Citilink, prinsip-prinsip sama jangan kalah sama warna yang lain, kita sering muncul," ucap dia.

Selain itu, Irfan juga berupaya untuk menambahkan pesawat berbadan lebar atau wide body di rute-rute penerbangan yang gemuk.

"Kita akan tambah wide body untuk domestik, Bali, Medan, Makassar dan Balikpapan. Kami cukup optimis pada tahun ini," imbuh dia.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama Citilink Indonesia, Dewa Kadek Rai mengungkapkan, pemulihan penumpang sudah terlihat pada awal tahun ini. Tercermin, dari tingkat keterisian penumpang pada Januari 2024 naik 16-17 persen dibandingkan tahun lalu.

baca juga

Kadek melihat, pemulihan penumpang pesawat ini terus berlanjut hingga bulan Februari 2024, di mana jumlah penumpang terus mengalami kenaikan.

"Recovery airlines sudah mulai keliatan mulai Februari. Kita harap Maret yang notabene setiap tahun paling low season tahun ini, Alhamdulillah masih mendapatkan faktor tinggi," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Garuda Indonesia Ikut Raih Cuan dari Konser Taylor Swift di Singapura

Garuda Indonesia Ikut Raih Cuan dari Konser Taylor Swift di Singapura

Bisnis | Kamis, 07 Maret 2024 | 21:16 WIB

Kemenhub Yakin Penumpang Pesawat Bakal Kembali Penuhi Bandara Tahun Ini

Kemenhub Yakin Penumpang Pesawat Bakal Kembali Penuhi Bandara Tahun Ini

Bisnis | Kamis, 07 Maret 2024 | 19:27 WIB

Bos Garuda Indonesia Curhat Dapat Cuan Dikit Selama Kelola Bisnis Maskapai

Bos Garuda Indonesia Curhat Dapat Cuan Dikit Selama Kelola Bisnis Maskapai

Bisnis | Kamis, 07 Maret 2024 | 18:07 WIB

Terkini

Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar

Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:14 WIB

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:07 WIB

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:53 WIB

Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang

Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:47 WIB

Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan

Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:23 WIB

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:42 WIB

Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik

Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:37 WIB

Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM

Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:53 WIB

Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi

Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:48 WIB

Kejar Pembiayaan Hijau, JAPFA Jadi Pelopor Integrasi LCA dalam Strategi Bisnis

Kejar Pembiayaan Hijau, JAPFA Jadi Pelopor Integrasi LCA dalam Strategi Bisnis

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:39 WIB