Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.765.000
Beli Rp2.635.000
IHSG 5.594,765
LQ45 557,746
Srikehati 272,472
JII 338,801
USD/IDR 18.035

Viral Komika Diduga Bohong Soal Open Donasi, Ini 5 Alasan Tidak Berdonasi di Medsos

M Nurhadi

Selasa, 19 Maret 2024 | 16:42 WIB
Viral Komika Diduga Bohong Soal Open Donasi, Ini 5 Alasan Tidak Berdonasi di Medsos
Ilustrasi uang (Pexels.com/Ahsanjaya)

Suara.com - Jagat Twitter saat ini dihebohkan dengan fenomena “pengemis” yang meminta donasi lewat akun media sosial. Alasannya pun beragam, namun secara umum uang itu mereka butuhkan untuk mengobati kerabat yang sakit.

Padahal, alasan itu bisa saja dibuat – buat. Itulah sebabnya, sebaiknya kita tidak sembarangan memberi donasi di media sosial. Meski ada indikasi kebohongan, pendapatan para pengemis ini pun bisa dibilang fantastis. 

Salah satu yang bikin heboh adalah akun Singgih Sahara. Dia disebut – sebut mengumpulkan donasi lewat platform Kitabisa.com hingga memperoleh Rp48 juta. Namun kini dia mengaku masih membutuhkan tambahan Rp2 juta.

Dalam aksi meminta donasi, Singgih menyebut dirinya baru mengalami pemutusan hubungan kerja sehingga tidak bisa melunasi tunggakan BPJS. Padahal, Singgih juga harus membayar biaya berobat anggota keluarganya. Namun, pernyataan Singgih tak dipercaya sebagian netizen. 

Bagi Anda yang bingung apakah orang – orang seperti Singgih layak diberi donasi atau tidak, berikut adalah lima alasan sebaiknya tidak sembarangan memberi donasi di media sosial. 

1. Ketidakpastian Keaslian Kasus

Media sosial seringkali menjadi platform di mana orang bisa memanipulasi informasi atau menyajikan cerita dengan cara yang membuatnya terdengar lebih tragis daripada yang sebenarnya. Tanpa verifikasi yang memadai, sulit untuk memastikan bahwa seseorang benar-benar membutuhkan bantuan atau hanya memanfaatkan kebaikan hati orang lain untuk keuntungan pribadi.

2. Potensi Penipuan

Banyaknya kasus penipuan yang melibatkan penggalangan dana di media sosial menunjukkan bahwa tidak semua cerita yang terdengar menyedihkan adalah benar. Orang-orang yang tidak jujur dapat memanfaatkan empati orang lain untuk mendapatkan uang dengan cara yang tidak jujur.

3. Keterbatasan Finansial

Meskipun niat kita baik, memberikan donasi kepada setiap orang yang meminta bantuan memang baik. Namun, ingat bahwa setiap orang memiliki kebutuhan hidup sehingga perlu memprioritaskan penerima manfaat dari finansial kita. Berdonasi lewat media sosial yang tidak jelas keaslian penerimanya jelas bukan hal yang bijak.

4. Dianggap Tabu 

Masyarakat tradisional tak mengenal platform – platform internet sebagai sumber penggalangan donasi. Jika Anda masih tinggal di lingkungan dengan kultur ini, berdonasi langsung atau lewat lembaga zakat bisa menjadi pilihan yang lebih baik. 

5. Mendorong Ketergantungan

Terkadang, memberikan donasi kepada seseorang yang meminta bantuan di media sosial bisa menjadi ketergantungan bagi mereka. Mereka bisa menjadi lebih terbiasa meminta bantuan daripada mencari solusi jangka panjang.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh Open Donasi Puluhan Juta di Medsos, Warganet Curiga Penipuan

Heboh Open Donasi Puluhan Juta di Medsos, Warganet Curiga Penipuan

Lifestyle | Selasa, 19 Maret 2024 | 15:29 WIB

Biodata Marcel Saerang: Pendeta Gereja Tiberias Viral Khotbah War Takjil, Ternyata Eks Member Boyband

Biodata Marcel Saerang: Pendeta Gereja Tiberias Viral Khotbah War Takjil, Ternyata Eks Member Boyband

Lifestyle | Selasa, 19 Maret 2024 | 15:37 WIB

Kurir Paket Ditunggu Anjing Langganan, Bingung Mau Ngebut Tapi Gang Buntu

Kurir Paket Ditunggu Anjing Langganan, Bingung Mau Ngebut Tapi Gang Buntu

News | Selasa, 19 Maret 2024 | 14:41 WIB

Warga Meninggal Usai Dihadang Masuk Masjid saat Kunker Jokowi, Henri Subiakto: Semoga Orang yang Bikin Susah Rakyat.....

Warga Meninggal Usai Dihadang Masuk Masjid saat Kunker Jokowi, Henri Subiakto: Semoga Orang yang Bikin Susah Rakyat.....

News | Selasa, 19 Maret 2024 | 14:39 WIB

Viral Aksi Pemuda Bangkalan Tantang Duel Polisi Bikin Geram: Langsung Tangkap Aja

Viral Aksi Pemuda Bangkalan Tantang Duel Polisi Bikin Geram: Langsung Tangkap Aja

News | Selasa, 19 Maret 2024 | 14:35 WIB

Viral di TikTok, Fenomena Mio Mirza dan Histrionic Personality Disorder

Viral di TikTok, Fenomena Mio Mirza dan Histrionic Personality Disorder

Your Say | Selasa, 19 Maret 2024 | 16:30 WIB

Terkini

Tekan Beban Bunga Utang, BI Akan Naikkan Remunerasi Dana Pemerintah

Tekan Beban Bunga Utang, BI Akan Naikkan Remunerasi Dana Pemerintah

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 15:11 WIB

Menkeu Akui Pelemahan Rupiah Bikin Keuntungan Perajin Tahu-Tempe Tergerus

Menkeu Akui Pelemahan Rupiah Bikin Keuntungan Perajin Tahu-Tempe Tergerus

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:38 WIB

Rupiah Tembus Rp18.036 per Dolar dan IHSG Anjlok, Purbaya Ungkap Kendala Terbesar Pemerintah

Rupiah Tembus Rp18.036 per Dolar dan IHSG Anjlok, Purbaya Ungkap Kendala Terbesar Pemerintah

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:14 WIB

Dasco Ungkap 'Dua Jurus Pamungkas' Kuatkan Rupiah yang Disepakati Gubernur BI dan Menkeu Purbaya

Dasco Ungkap 'Dua Jurus Pamungkas' Kuatkan Rupiah yang Disepakati Gubernur BI dan Menkeu Purbaya

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 11:48 WIB

Menkeu Purbaya Tegaskan Rupiah Stabil Bisa Ringankan Beban Pedagang Tahu Tempe dan Rumah Tangga

Menkeu Purbaya Tegaskan Rupiah Stabil Bisa Ringankan Beban Pedagang Tahu Tempe dan Rumah Tangga

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 11:20 WIB

Nama Chatib Basri Muncul di Tengah Tekanan Rupiah, Istana Tegaskan Tak Ada Reshuffle

Nama Chatib Basri Muncul di Tengah Tekanan Rupiah, Istana Tegaskan Tak Ada Reshuffle

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 11:09 WIB

Oktober 2026 Ini Pemerintah Siapkan Wajib Halal Nasional, Ini Dampak Bagi UMKM, Bisnis, dan Konsumen

Oktober 2026 Ini Pemerintah Siapkan Wajib Halal Nasional, Ini Dampak Bagi UMKM, Bisnis, dan Konsumen

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 11:06 WIB

Gubernur BI Ungkap 2 Strategi yang Disiapkan untuk Stabilkan Rupiah

Gubernur BI Ungkap 2 Strategi yang Disiapkan untuk Stabilkan Rupiah

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:54 WIB

Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu

Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:20 WIB

Pasar Sambut Positif Rumor Chatib Basri Jadi Menkeu, tapi Ada Catatannya

Pasar Sambut Positif Rumor Chatib Basri Jadi Menkeu, tapi Ada Catatannya

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:08 WIB