Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.640.000
Beli Rp2.500.000
IHSG 5.883,881
LQ45 578,169
Srikehati 285,186
JII 345,557
USD/IDR 17.950

Investor Saham Wajib Pantau Sentimen Ekonomi AS Pekan Ini, Pengamat: Bisa Gawat!

M Nurhadi

Senin, 25 Maret 2024 | 17:46 WIB
Investor Saham Wajib Pantau Sentimen Ekonomi AS Pekan Ini, Pengamat: Bisa Gawat!
Kantor Bursa Efek Indonesia di Jakarta. [Antara]

Suara.com - Komunitas Lead Indo Premier Sekuritas (IPOT), Angga Septianus, menyarankan para pelaku pasar untuk memperhatikan sentimen yang muncul dari data pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat (AS) kuartal IV-2023 dan sepanjang tahun 2023 yang akan dirilis pada Kamis (28/03) pekan ini.

Menurut Angga, jika angka pertumbuhan ekonomi AS (US GDP) berada di bawah ekspektasi, itu merupakan sinyal positif. Artinya, kemungkinan penurunan suku bunga dapat dilakukan lebih cepat sebagai upaya untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.

Selain itu, sentimen lain yang perlu diperhatikan adalah Core Personal Consumption Expenditure (PCE) Price Index dari AS. Data ini merupakan indikator utama yang digunakan oleh bank sentral AS, The Fed, untuk mengukur tingkat inflasi.

“Kalau naik dibandingkan periode sebelumnya (PCE Price Index) maka bisa dikatakan gawat,” ujar Angga, seperti yang dikutip dari Antara pada Senin (25/3/2024).

Kemudian, sentimen lain yang perlu diperhatikan pada pekan ini, yaitu personal income dan personal spending yang akan menggambarkan kondisi perekonomian AS.

“Jika income naik dan spending naik ini sama saja belum downturn. Namun jika income turun dan spending turun, ini artnya sebentar lagi downturn dan suku bunga turun,” lanjut dia.

Pada pekan sebelumnya, Angga menjelaskan sejumlah sentimen yang mempengaruhi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), yaitu suku bunga acuan AS yang bertahan di level 5,25- 5,50 persen dan suku bunga Bank Indonesia (BI) yang bertahan di level 6,00 persen.

Selain itu, juga ada sentimen dari bank sentral Jepang atau Bank of Japan (BoJ) yang menaikkan suku bunga dari minus 0,1 ke level 0- 0,1 persen karena inflasi.

"Sayangnya market tidak ada respons, Yen turun. Harusnya kalau suku bunga naik mk demand currency naik dan ada capital inflow serta bond market kuat. Nyatanya di Jepang risk free rate (0,1 persen) belum di atas inflasi," tegasnya di Jakarta.

baca juga

Kemudian, sentimen lainnya pada pekan lalu yaitu terkait harga minyak yang kembali meningkat setelah beberapa serangan drone Ukraina terhadap fasilitas energi Rusia.

“Ekspor Irak dan Saudi Arabia menurun serta ekonomi China mulai membaik dan ada tanda-tanda perbaikan demand,” ujar Angga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masuk Dalam Daftar PSN, Saham BSDE Hingga PANI Langsung Meroket

Masuk Dalam Daftar PSN, Saham BSDE Hingga PANI Langsung Meroket

Bisnis | Senin, 25 Maret 2024 | 12:16 WIB

Emiten AVIA Raih Penghargaan Internasional Frost & Sullivan

Emiten AVIA Raih Penghargaan Internasional Frost & Sullivan

Bisnis | Senin, 25 Maret 2024 | 12:15 WIB

Prabowo Buat IHSG Sesi 1 Pesta Pora Hari Ini, Saham Bank Jadi Buruan

Prabowo Buat IHSG Sesi 1 Pesta Pora Hari Ini, Saham Bank Jadi Buruan

Bisnis | Kamis, 21 Maret 2024 | 12:55 WIB

3 Fakta Tender Offer META, Selangkah Menuju Go Private

3 Fakta Tender Offer META, Selangkah Menuju Go Private

Bisnis | Rabu, 20 Maret 2024 | 16:25 WIB

Perusahaan Pengelola Limbah Beracun Ini Mau IPO di Bursa Efek Indonesia

Perusahaan Pengelola Limbah Beracun Ini Mau IPO di Bursa Efek Indonesia

Bisnis | Rabu, 20 Maret 2024 | 15:33 WIB

Panduan Lengkap Zakat Saham, Ini Kalkulator Hitungnya

Panduan Lengkap Zakat Saham, Ini Kalkulator Hitungnya

Bisnis | Minggu, 17 Maret 2024 | 10:00 WIB

Terkini

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:10 WIB

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:41 WIB

Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi

Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:39 WIB

Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok

Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:35 WIB

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:40 WIB

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:35 WIB

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:29 WIB

PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum

PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:20 WIB

Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya

Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:13 WIB

Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun

Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:33 WIB