Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.580.000
Beli Rp2.455.000
IHSG 6.041,972
LQ45 599,903
Srikehati 294,680
JII 362,104
USD/IDR 18.060

UKM Tangguh, Jurus Menekan Pengangguran dan Lahirkan Pengusaha NonTambang

Iwan Supriyatna

Selasa, 26 Maret 2024 | 11:28 WIB
UKM Tangguh, Jurus Menekan Pengangguran dan Lahirkan Pengusaha NonTambang
Obeng tidak pernah menyangka usaha percetakan dan sablonnya akan terus berkembang hingga kini.

Suara.com - Robert Soebandy, atau akrab disapa Obeng, tidak pernah menyangka usaha percetakan dan sablonnya akan terus berkembang hingga kini. Berawal dari usaha sablon rumahan yang dimulai sejak sekitar tahun 2015 lalu, kini usaha Rainbow Printing yang dirintisnya telah mampu mempekerjakan 11 orang karyawan dengan omzet sedikitnya Rp170 juta per bulan.

“Saat ini permintaan sablon untuk baju dan cup (gelas minuman) terus meningkat, penambahan karyawan sejak tahun 2018 juga terus kami lakukan. Hanya dari mencetak sablon untuk gelas minuman saja pesanan bisa meningkat 5 kali lipat. Per bulannya dulu kami hanya mencetak 20 ribu, sekarang sudah mencapai 50 ribu cup. Sekitar 50% omzet kami berasal dari sini,” jelas Obeng ditulis Selasa (26/3/2024).

Awalnya Obeng diberi modal 24 juta yang dibagi kepada 4 kelompok. Itu adalah modal pertama yang dikembangkan untuk modal usaha. Selebihnya tidak ada lagi modal yang berbentuk uang yang diberikan.

Selebihnya, menurutnya program UKM Tangguh yang diikutinya memberikan pelatihan dan pendampingan untuk mengembangkan usaha.

“Kami diajari cara menghitung Harga Pokok Penjualan (HPP), cara berpromosi, serta bagaimana mengembangkan digital marketing, hingga ke masalah pembukuan,” tambah Obeng.

Saat ini usaha percetakan dan sablonnya telah memperoleh dua investor yang didapatkan secara mandiri (angle investor) dan mau menginvestasikan dana sebesar Rp420juta untuk alat dan mesin.

Bahkan untuk lebih mengembangkan lagi usahanya, Obeng tak segan melakukan studi banding ke beberapa pengusaha lain hingga ke luar pulau Kalimantan.

Di saat kebanyakan warga Kutai Timur adalah pekerja tambang, sangat sedikit yang menaruh minat menjadi pengusaha. Obeng adalah salah satu lulusan Program UKM Tangguh angkatan pertama yang digulirkan sejak tahun 2014 lalu oleh PT Kaltim Prima Coal (KPC), salah satu perusahaan tambang terbesar di Indonesia yang beroperasi di wilayah Sangatta, Kutai Timur, Kalimantan Timur.

KPC menggagas Program Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Tangguh yang merupakan program penguatan kewirusahaan berbasis pendampingan lokal, meliputi 4 kecamatan, Kecamatan Sangatta Utara, Sangatta Selatan, Bengalon dan Rantau Pulung.

baca juga

“Target UKM Tangguh adalah penguatan usaha mikro, membuka jalan agar penyerapan tenaga siap kerja menjadi lebih besar, dan menghadirkan pendamping UKM yang terlatih di Kabupaten Kutai Timur. Pendampingan juga melibatkan fasilitator dari Komunitas Pengusaha Tangan di Atas (TDA). Selain itu, program ini juga berkolaborasi dengan Dinas Koperasi dan pelaku UKM di Kutai Timur,” jelas Faizal, Super Intendant Local Business Development KPC, bidang Community Empowerment, yang turut mendampingi komunitas dalam pengembangan usaha.

Seiring dengan UKM Tangguh, program Kutimpreneur bagi pengusaha muda juga dijalankan. Kutimpreneur merupakan program pendidikan kewirausahaan kolaboratif multiyear (1 angkatan per tahun) yang diinisiasi KPC bagi generasi muda berusia 17-30 tahun di Kutai Timur pada bidang agribisnis, socialpreneur dan industri kreatif.

“Diharapkan Kutimpreneur dapat menumbuhkan semangat kewirausahaan di kalangan anak muda, menciptakan lebih banyak lagi wirausaha baru, sehingga dapat membantu Pemerintah Daerah dalam menekan tingkat pengangguran dan menumbuhkan perekonomian sektor nontambang,“ tambah Faizal.

Saat ini, PT Kaltim Prima Coal (KPC) terus mendorong terciptanya kemandirian dan kesejahteraan pasca-tambang di sekitar wilayah tambang melalui program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang berlandaskan pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals – SDGs). Sesuai dengan Rencana Penutupan Tambang (RPT) KPC, keberlanjutan dan kemandirian masyarakat sekitar tambang adalah tujuan utama PPM.

UKM Tangguh binaan KPC mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Kutai Timur dan dinilai sukses dalam membina puluhan UKM di Kutai Timur.

“Program UKM Tangguh sangat membantu perkembangan ekonomi di Kutai Timur. Selain membuka peluang usaha dan menyiapkan lapangan pekerjaan, program ini juga membuka wawasan para pelaku usaha dan tidak menganggap wirausaha sebagai suatu hal yang sulit. UKM Tangguh ini diharapkan dapat menjadi agen perubahan dan motor penggerak usaha lokal, sehingga tercipta masyarakat mandiri pasca tambang,” ucap Presiden Direktur PT Bumi Resources Tbk (BUMI) selaku induk usaha KPC, Adika Nuraga Bakrie.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menteri Teten: Jangan Tutup Industri Knalpot Aftermarket, Bikin Standar Khusus

Menteri Teten: Jangan Tutup Industri Knalpot Aftermarket, Bikin Standar Khusus

Otomotif | Senin, 25 Maret 2024 | 17:25 WIB

Simak Tips Panduan Lengkap Kredit BRIguna Bangun Bisnis Katering Makanan Sehat

Simak Tips Panduan Lengkap Kredit BRIguna Bangun Bisnis Katering Makanan Sehat

Bisnis | Senin, 25 Maret 2024 | 12:31 WIB

Pertegas Komitmen dalam Dukung KUR, Jamkrindo dan Bank Nobu Sepakat Kerja Sama

Pertegas Komitmen dalam Dukung KUR, Jamkrindo dan Bank Nobu Sepakat Kerja Sama

Bisnis | Sabtu, 23 Maret 2024 | 09:05 WIB

Terkini

Peneliti: Inovasi Manusia Purba Sulsel Sudah Berkembang 40 Ribu Tahun Lalu

Peneliti: Inovasi Manusia Purba Sulsel Sudah Berkembang 40 Ribu Tahun Lalu

Sulsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:31 WIB

Antara Hemat dan Takut Keluar Uang: Saat Belanja Bikin Kita Merasa Bersalah

Antara Hemat dan Takut Keluar Uang: Saat Belanja Bikin Kita Merasa Bersalah

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:30 WIB

Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer

Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:29 WIB

Terkuak Motif Penyekapan di Bekasi: Pelaku Cemburu, Siksa Korban Dibantu Karyawan

Terkuak Motif Penyekapan di Bekasi: Pelaku Cemburu, Siksa Korban Dibantu Karyawan

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:28 WIB

Sudah Saatnya Night Eating Syndrome Menjadi Perhatian Nasional

Sudah Saatnya Night Eating Syndrome Menjadi Perhatian Nasional

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:28 WIB

5 Fakta Menarik Kafka Bintang, Mahasiswa UNHAN yang Jadi MVP Lips Recall COC Season 3!

5 Fakta Menarik Kafka Bintang, Mahasiswa UNHAN yang Jadi MVP Lips Recall COC Season 3!

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:25 WIB

Leang Panninge Perkuat Posisi Sulsel Sebagai Laboratorium Sejarah Manusia Dunia

Leang Panninge Perkuat Posisi Sulsel Sebagai Laboratorium Sejarah Manusia Dunia

Sulsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:25 WIB

Viral Hair Croissant yang Menjijikkan: Kreativitas atau Pelecehan Berkedok Gimmick?

Viral Hair Croissant yang Menjijikkan: Kreativitas atau Pelecehan Berkedok Gimmick?

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:25 WIB

7 Warna Cat Dinding Terbaik untuk Kamar Tidur Sesuai Prinsip Feng Shui

7 Warna Cat Dinding Terbaik untuk Kamar Tidur Sesuai Prinsip Feng Shui

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:20 WIB

Jet Tempur Israel Jatuhkan Bom ke Gaza, 2 Warga Palestina Luka Parah

Jet Tempur Israel Jatuhkan Bom ke Gaza, 2 Warga Palestina Luka Parah

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:19 WIB

×