Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.492

Fasilitas di Huntap Lengkap, Warga Sulteng Senang Dapat Hunian Baru

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Selasa, 26 Maret 2024 | 15:48 WIB
Fasilitas di Huntap Lengkap, Warga Sulteng Senang Dapat Hunian Baru
Hunian tetap bagi warga terdampak bencana alam di Kota Palu, Sulawesi Tengah. (Dok: PUPR)

Suara.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyelesaikan pembangunan rumah tahan gempa sebanyak 3.724 unit hunian tetap (huntap), yang tersebar di Kota Palu, Sulawesi Tengah sebanyak 2.231 unit, Kabupaten Sigi (730 unit) dan Kabupaten Donggala (763 unit). Seluruh fasilitas yang telah dilengkapi dengan sarana sosial serta fasilitas umum ini akan dihuni oleh masyarakat terdampak bencana alam beserta keluarganya di bulan Ramadan ini.

Salah seorang penghuni huntap, Nuralim (32 tahun) mengaku bersyukur sekali bisa mendapatkan hunian yang layak yang bisa dia tinggali bersama keluarga. Menurut ibu dari dua anak yang berasal dari kota Palu tersebut, hunian bantuan pemerintah ini sangat baik karena sudah lengkap dengan fasilitas pendukungnya.

Selain hunian yang layak lokasinya juga  berada di kelurahan Petobo, Kota Palu yang merupakan tempat lahirnya. Fasilitas di huntap ini komplit, yang mana satu unit terdapat dua kamar tidur, satu kamar mandi, dan ruang tamu.

Nuralim menceritakan saat terjadinya gempa di Kota Palu, pada 2018, yang menyebabkan rumahnya hancur hingga rata dengan tanah, dan menyebabkan satu anaknya meninggal dunia menjadi korban gempa. Ia tidak pernah menyangka akan bisa tinggal di hunian yang nyaman seperti ini, karena suaminya hanya seorang buruh yang penghasilannya tidak menentu.

“Saya sangat bersyukur mendapat huntap di tempat kelahiran saya di Kelurahan Petobo, Kota Palu. Sebelumnya kami tinggal di hunian sementara (huntara) bersama para korban bencana lainnya. Saya dan keluarga sangat berterimakasih kepada Kementerian PUPR yang sudah memberikan hunian yang layak bagi kami warga terdampak bencana gempa bumi Palu, sehingga bisa membangun kembali kehidupan kami kembali,” ujarnya, saat ditemui di sela-sela kegiatannya di Huntap tahap 3 di Keluaran Petobo, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (26/3/2024).

Hal senada juga disampaikan oleh salah satu penghuni huntap lain bernama Jhoni Yunus. Pria berusia 50 tahun, yang akrab disapa Papauto itu menceritakan kejadian saat gempa silam. Rumah yang dia tinggali saat itu mengalami likuifaksi, sehingga tanah dimana tempat rumahnya berdiri mengalami pergeseran, sehingga rumahnya roboh dan hancur. Pada saat kejadian gempa itu dirinya juga kehilangan anak laki-lakinya yang saat itu berada di sekolah.

“Kami sekeluarga sangat bersyukur dan berterimakasih kepada pemerintah, khususnya Kementerian PUPR yang telah membangun hunian yang layak lagi. Fasilitas berupa saluran air bersih, jalan yang bagus juga membuat dirinya bersama keluarga serta warga terdampak bencana merasa sangat nyaman,” katanya.

Direktur Jenderal Perumahan, Kementerian PUPR Iwan Suprijanto menjelaskan, pembangunan hunian bagi korban bencana dapat terealisasi berkat kolaborasi para pihak termasuk pemerintah daerah dan masyarakat.

“Kami (Kementerian PUPR) telah menyelesaikan pembangunan untuk korban pasca bencana gempa palu guna memberikan dukungan penyediaan hunian layak bagi para korban bencana yang telah kehilangan tempat tinggal. Kami harap di bulan Ramadhan ini mereka bisa menjalankan ibadah dengan tenang di hunian ini,” ujarnya, saat melakukan kunjungan kerja ke Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Berdasarkan data yang dihimpun, pembangunan huntap dilaksanakan oleh satuan Kerja Penyediaan Perumahan Provinsi Sulawesi Tengah Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Sulawesi II Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR beserta Direktorat Cipta Karya.

Sebanyak 3.724 unit huntap dibangun Kementerian PUPR tersebar di Kota Palu dengan luas lahan 66,2 hektare (ha) dengan jumlah hunian 2.231 unit, Kabupaten Sigi dengan luas lahan 97,46 ha, dengan jumlah hunian 730 unit. Selanjutnya di Kabupaten Dongala dengan luas lahan 16,55 ha, dengan jumlah hunian 763 unit.

Pembangunan huntap di Kota Palu berada di Huntap Duyu (230 unit), Huntap Talise (599 unit), Huntap Mandiri (308 unit), Huntap Balaroa (52 unit). Di Kabupaten Sigi pembangunan Huntap dilaksanakan di Huntap Pombewe (605 unit), Huntap Lambara (62 unit), Huntap Salua (63 unit) dan di Kabupaten Donggala dilaksanakan di Huntap Loli Tasiburi II (32 unit), Huntap Wani (73 unit), Huntap Loli Raya atau Dondo (16 unit) dan Huntap Ganti (17 unit).

Pembangunan huntap dibangun dengan teknologi Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA) dan  luas bangunan per unit 38,5 meter persegi. Beberapa fasilitas umum yang telah tersedia antara lain, jalan lingkungan permukiman, drainase, penerangan jalan umum, fasilitas umum, fasilitas sosial dan fasilitas kesehatan, ruang terbuka hijau (RTH) atau taman, jaringan air bersih beserta reservoir, sistem pengolahan air limbah domestic terpusat (SPALDT), TPS3R dan kolam retensi.  

“Semoga Huntap ini dapat segera dimanfaatkan bukan hanya sebagai tempat pemukiman semata, namun juga berfungsi ganda sebagai sarana penunjang edukasi bagi pengembangan kawasan tangguh bencana dimasa depan dengan kelengkapan sarana pemukiman yang ramah lingkungan. Kami harap, warga bisa ikut menjaga dan merawat Huntap ini dengan baik,” harapnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dukung Mobilitas Masyarakat Mudik Lebaran 2024, Pemerintah Fungsikan 6 Ruas Tol Baru di Jawa dan Sumatera

Dukung Mobilitas Masyarakat Mudik Lebaran 2024, Pemerintah Fungsikan 6 Ruas Tol Baru di Jawa dan Sumatera

Bisnis | Selasa, 26 Maret 2024 | 11:41 WIB

Antisipasi Macet Saat Arus Mudik Lebaran, Kementerian PUPR Siapkan Tujuh Tol Alternatif Gratis

Antisipasi Macet Saat Arus Mudik Lebaran, Kementerian PUPR Siapkan Tujuh Tol Alternatif Gratis

Kotak Suara | Selasa, 26 Maret 2024 | 01:15 WIB

Kementerian PUPR Rampungkan Pembangunan Rusun Mahasiswa STPK Banau di Maluku Utara

Kementerian PUPR Rampungkan Pembangunan Rusun Mahasiswa STPK Banau di Maluku Utara

Bisnis | Senin, 25 Maret 2024 | 16:27 WIB

Menteri Basuki Minta Generasi Muda Ikut Berperan dalam Hadapi Tantangan Pasokan Air Bersih

Menteri Basuki Minta Generasi Muda Ikut Berperan dalam Hadapi Tantangan Pasokan Air Bersih

Bisnis | Senin, 25 Maret 2024 | 11:51 WIB

Hari Air Dunia 2024, Air untuk Perdamaian

Hari Air Dunia 2024, Air untuk Perdamaian

News | Jum'at, 22 Maret 2024 | 13:45 WIB

Tanggapi Rekomendasi SPI dari KPK, Menteri Basuki: Jadikan sebagai Upaya Peningkatan Kinerja dan Pencegahan Korupsi

Tanggapi Rekomendasi SPI dari KPK, Menteri Basuki: Jadikan sebagai Upaya Peningkatan Kinerja dan Pencegahan Korupsi

Bisnis | Kamis, 21 Maret 2024 | 12:00 WIB

Terkini

Dompet Siaga! Harga Tiket Pesawat Domestik Terancam Naik hingga 50%

Dompet Siaga! Harga Tiket Pesawat Domestik Terancam Naik hingga 50%

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 12:15 WIB

Purbaya Klaim Danantara Sepakat Tukar Guling PNM dan Geo Dipa

Purbaya Klaim Danantara Sepakat Tukar Guling PNM dan Geo Dipa

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 11:41 WIB

Menteri UMKM Ancam Tindak Marketplace yang Nekat Naikkan Biaya Seller

Menteri UMKM Ancam Tindak Marketplace yang Nekat Naikkan Biaya Seller

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 11:41 WIB

Harga Cabai Meledak Nyaris 19 Persen, Beras dan Minyak Goreng Ikut Naik

Harga Cabai Meledak Nyaris 19 Persen, Beras dan Minyak Goreng Ikut Naik

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 11:36 WIB

Bank Indonesia Gunakan Kalkulator Hijau Versi 2 untuk Hitung Emisi Karbon

Bank Indonesia Gunakan Kalkulator Hijau Versi 2 untuk Hitung Emisi Karbon

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 11:29 WIB

Purbaya Akui Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Dibayar APBN 2 Tahun

Purbaya Akui Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Dibayar APBN 2 Tahun

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 11:27 WIB

Utang Indonesia Hampir Rp 10 Ribu Triliun, Purbaya: Masih Aman, Harusnya Anda Puji Kita

Utang Indonesia Hampir Rp 10 Ribu Triliun, Purbaya: Masih Aman, Harusnya Anda Puji Kita

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 11:12 WIB

Danantara Klaim Transformasi Pengelolaan Aset BUMN Mulai Berbuah Laba

Danantara Klaim Transformasi Pengelolaan Aset BUMN Mulai Berbuah Laba

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 10:33 WIB

Setelah Baja, Industri Rokok Juga Ikut Terancam Gulung Tikar

Setelah Baja, Industri Rokok Juga Ikut Terancam Gulung Tikar

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 10:23 WIB

Harga Emas Anjlok, Kemendag Pangkas Patokan Ekspor dan Referensi

Harga Emas Anjlok, Kemendag Pangkas Patokan Ekspor dan Referensi

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 10:15 WIB