Bank Indonesia Gunakan Kalkulator Hijau Versi 2 untuk Hitung Emisi Karbon

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Jum'at, 15 Mei 2026 | 11:29 WIB
Bank Indonesia Gunakan Kalkulator Hijau Versi 2 untuk Hitung Emisi Karbon
Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti. (Suara.com)
baca 10 detik
  • Bank Indonesia meluncurkan Kalkulator Hijau Versi 2 pada 15 Mei 2026 untuk mengukur emisi karbon secara kredibel.
  • Instrumen ini bertujuan meningkatkan akurasi pelaporan keberlanjutan serta memperkuat manajemen risiko iklim bagi sektor perbankan nasional.
  • Penggunaan alat tersebut mendukung target Net Zero Emission 2060 melalui integrasi pengukuran emisi dan pembiayaan hijau.

Suara.com - Bank Indonesia (BI) resmi meluncurkan Kalkulator Hijau Versi 2. Hal ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat keuangan berkelanjutan guna menghadapi tantangan perubahan iklim.

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti, menyatakan bahwa instrumen ini hadir untuk menyediakan data emisi karbon yang kredibel, terstandar, dan andal bagi pelaku usaha serta lembaga keuangan.

"Inisiatif ini diharapkan mampu meningkatkan akurasi pelaporan keberlanjutan serta mendukung pengelolaan risiko iklim secara lebih berdampak bagi ketahanan ekonomi nasional," katanya dalam siaran pers yang diterima, Jumat (15/5/2026).

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri Keuangan, Juda Agung, menekankan bahwa integrasi alat ini ke dalam manajemen risiko perbankan sangat krusial, karena pengendalian emisi hanya bisa dilakukan jika terdapat pengukuran yang tepat.

Dalam mendukung transisi ke arah ekonomi hijau, pemerintah juga telah mengorkestrasi APBN dengan menyediakan berbagai insentif pajak seperti tax allowance dan tax holiday.

"Langkah fiskal ini bertujuan untuk merangsang investasi pada sektor-sektor ramah lingkungan demi menjaga keselarasan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian ekologi," jelasnya.

Ilustrasi rumah kaca atau greenhouse. (Unsplash/Carl Raw)
Ilustrasi rumah kaca atau greenhouse. (Unsplash/Carl Raw)

Dari sisi pengawasan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan, Dian Ediana Rae, mengingatkan bahwa risiko iklim memiliki keterkaitan erat dengan risiko finansial.

Oleh karena itu, perbankan didorong untuk mengintegrasikan pengukuran emisi ke dalam strategi bisnis mereka guna menciptakan sistem keuangan yang lebih tangguh.

Upaya ini sejalan dengan tren positif penyaluran kredit berkelanjutan yang terus menunjukkan pertumbuhan. Hingga Desember 2025, Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) hijau mencatatkan pertumbuhan signifikan sebesar 70,08 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).

baca juga

Selain itu, Kredit Pemilikan Rumah (KPR) hijau juga terus berkembang dengan kualitas aset yang terjaga, tercermin dari rasio kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) KKB hijau yang hanya sebesar 0,30 persen dan NPL KPR hijau sebesar 0,84 persen.

Bank Indonesia turut memberikan dukungan melalui Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) dengan insentif maksimal 1 persen dari Giro Wajib Minimum (GWM) bagi bank yang aktif menyalurkan pembiayaan hijau.

Kalkulator Hijau Versi 2 kini hadir dengan metodologi yang lebih komprehensif dan selaras dengan standar internasional Greenhouse Gas (GHG) Protocol untuk mempercepat target Net Zero Emission Indonesia 2060.

Berdasarkan survei BI terhadap 105 bank pada 2025, mayoritas perbankan nasional telah menggunakan alat ini sebagai referensi utama dalam menghitung emisi secara mandiri guna memperkuat pembiayaan hijau.

Kolaborasi lintas kementerian dan lembaga dalam pengembangan instrumen ini menegaskan komitmen kolektif Indonesia dalam mencapai target Second Nationally Determined Contribution 2035 dan menciptakan ekosistem ekonomi rendah karbon yang berkelanjutan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bank Indonesia Ungkap Minyak Goreng Mahal Jadi Biang Kerok Inflasi Tembus 2,5 Persen

Bank Indonesia Ungkap Minyak Goreng Mahal Jadi Biang Kerok Inflasi Tembus 2,5 Persen

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 07:45 WIB

Bank Indonesia Luncurkan PIDI dan QRIS Antarnegara RI-China, Dorong Ekonomi Digital 2026

Bank Indonesia Luncurkan PIDI dan QRIS Antarnegara RI-China, Dorong Ekonomi Digital 2026

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 09:28 WIB

Mulai Hari Ini Belanja di China Bisa Pakai QRIS

Mulai Hari Ini Belanja di China Bisa Pakai QRIS

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 22:48 WIB

Resmi Diluncurkan, Program PINISI 2026 Jadi Senjata Bank Indonesia dan Pemerintah Genjot Ekonomi

Resmi Diluncurkan, Program PINISI 2026 Jadi Senjata Bank Indonesia dan Pemerintah Genjot Ekonomi

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 10:25 WIB

Jurus Bos BI Jaga Stabilitas Ekonomi RI

Jurus Bos BI Jaga Stabilitas Ekonomi RI

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 16:42 WIB

Survei BI: Penyaluran Kredit Bank Lesu di Kuartal I-2026

Survei BI: Penyaluran Kredit Bank Lesu di Kuartal I-2026

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 10:54 WIB

Terkini

Wacana Capres Harus Didukung 2 Fraksi DPR, PPP Soroti Keterwakilan Suara Rakyat

Wacana Capres Harus Didukung 2 Fraksi DPR, PPP Soroti Keterwakilan Suara Rakyat

Jogja | Minggu, 27 September 2026 | 19:40 WIB

Bedah Makna Lagu 'Stuck' ENHYPEN: Kisah Cinta Egois Sang Vampir yang Berujung Bahaya

Bedah Makna Lagu 'Stuck' ENHYPEN: Kisah Cinta Egois Sang Vampir yang Berujung Bahaya

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 19:35 WIB

Di Balik Parkir Liar Palembang: Ada Bos, Setoran, hingga Klaim Ormas Pernah Masuk

Di Balik Parkir Liar Palembang: Ada Bos, Setoran, hingga Klaim Ormas Pernah Masuk

Sumsel | Minggu, 27 September 2026 | 19:27 WIB

Respons Kepala BMKG soal Munculnya Daratan Baru di Anak Krakatau dan Potensi Tsunami

Respons Kepala BMKG soal Munculnya Daratan Baru di Anak Krakatau dan Potensi Tsunami

Video | Minggu, 27 September 2026 | 19:15 WIB

Cara Main Lucky Toss BRI di Serpong Warrior Challenge 2026

Cara Main Lucky Toss BRI di Serpong Warrior Challenge 2026

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 19:11 WIB

Indra Gunawan Dipanggil Badan Kehormatan DPRD Siak Terkait Dugaan Ijazah Palsu

Indra Gunawan Dipanggil Badan Kehormatan DPRD Siak Terkait Dugaan Ijazah Palsu

Riau | Minggu, 27 September 2026 | 19:10 WIB

Ditemukan di Kalteng, 7 Korban Tewas KM Virgo Dievakuasi ke Banjarmasin dengan Helikopter Basarnas

Ditemukan di Kalteng, 7 Korban Tewas KM Virgo Dievakuasi ke Banjarmasin dengan Helikopter Basarnas

News | Minggu, 27 September 2026 | 19:07 WIB

Ngeri! Puncak Bonus Demografi 2030 Bisa Jadi Bencana Lingkungan Kalau Kita Terus Abai

Ngeri! Puncak Bonus Demografi 2030 Bisa Jadi Bencana Lingkungan Kalau Kita Terus Abai

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 19:05 WIB

3 Shio yang Diprediksi Hoki 28 September-4 Oktober 2026, Berpeluang Menarik Kekayaan

3 Shio yang Diprediksi Hoki 28 September-4 Oktober 2026, Berpeluang Menarik Kekayaan

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 19:05 WIB

Bawa Sajam, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Terjatuh di Jalur Busway Yos Sudarso

Bawa Sajam, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Terjatuh di Jalur Busway Yos Sudarso

News | Minggu, 27 September 2026 | 18:42 WIB

×