Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.655.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

GIAA Mau Tambah 8 Pesawat Baru, Dirut Sebut Perusahaan Pulih dengan Konsisten

M Nurhadi

Selasa, 02 April 2024 | 12:21 WIB
GIAA Mau Tambah 8 Pesawat Baru, Dirut Sebut Perusahaan Pulih dengan Konsisten
Pesawat Garuda Indonesia

Suara.com - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk berencana memperkuat armadanya dengan menambah delapan pesawat baru, yang terdiri dari empat narrow body Boeing 737-800NG dan empat wide-body, termasuk Boeing 777-300ER dan Airbus 330-300, yang dijadwalkan akan tiba secara bertahap sepanjang tahun 2024.

Menurut Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra, penambahan armada ini bertujuan untuk meningkatkan tingkat keterisian pesawat serta mendukung perluasan jaringan penerbangan, baik di dalam negeri maupun internasional.

Irfan memperkirakan bahwa dengan tambahan pesawat ini, Garuda Indonesia dapat mengoperasikan hingga 80 pesawat pada akhir tahun 2024.

Pada tahun 2023, tingkat utilisasi armada Garuda Indonesia meningkat signifikan menjadi 07:55, dari 06:46 pada tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini tercermin dalam jumlah frekuensi penerbangan Garuda Indonesia Group sepanjang tahun 2023, yang mencapai 145.500 penerbangan, tumbuh sebanyak 38 persen dibandingkan dengan tahun 2022

Selain itu ia mengatakan pasca restrukturisasi, pihaknya terus melakukan pembenahan optimalisasi kinerja yang sesuai dengan proyeksi pemulihan industri penerbangan yang diperkirakan akan tumbuh bertahap, serta menilai restrukturisasi tersebut memberikan kesempatan bagi Garuda Indonesia untuk melakukan perubahan fundamen secara menyeluruh pada seluruh landasan bisnis.

"Dengan fundamen kinerja yang secara bertahap terus menunjukkan pemulihan yang konsisten termasuk melalui langkah perbaikan ekuitas yang terukur, kami optimis tahun 2024 akan menjadi tahun yang monumental dalam langkah akselerasi kinerja usaha Garuda Indonesia. Sejalan dengan proyeksi IATA yang meramalkan industri penerbangan di tahun 2024 akan menyelesaikan fase recovery-nya secara bertahap.” kata Irfan, dikutip dari Antara.

Sebelumnya, ia menyatakan bahwa perusahaan mencatat kinerja positif dalam pertumbuhan pendapatan usaha konsolidasi selama tahun 2023, yang meningkat sebesar 40 persen atau mencapai 2,94 miliar dolar AS.

Angka tersebut mengalami peningkatan dari pendapatan usaha pada tahun sebelumnya sebesar 2,1 miliar dolar AS. Oleh karena itu, hal ini menjadi salah satu indikator bahwa langkah-langkah untuk meningkatkan kinerja usaha berjalan sesuai rencana.

Pendapatan usaha tersebut berasal dari pendapatan penerbangan berjadwal yang meningkat 41 persen secara tahunan (year-on-year) menjadi 2,37 miliar dolar AS dari sebelumnya 1,68 miliar dolar AS. Sementara itu, pendapatan usaha dari penerbangan tak berjadwal juga mengalami pertumbuhan sebesar 65 persen atau mencapai 288,03 juta dolar AS dari tahun sebelumnya, yaitu 174,81 juta dolar AS.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Penah Merasa Naikin, Bos Garuda Ungkap Alasan Harga Tiket Pesawat Tinggi Saat Mudik lebaran

Tak Penah Merasa Naikin, Bos Garuda Ungkap Alasan Harga Tiket Pesawat Tinggi Saat Mudik lebaran

Bisnis | Selasa, 02 April 2024 | 09:22 WIB

Laba Bersih Anak Usaha Garuda Indonesia GMFI Melonjak Jadi 20,2 Juta Dolar AS di 2023

Laba Bersih Anak Usaha Garuda Indonesia GMFI Melonjak Jadi 20,2 Juta Dolar AS di 2023

Bisnis | Senin, 01 April 2024 | 17:29 WIB

Garuda Indonesia Cetak Laba USD 251,9 Juta Sepanjang 2023

Garuda Indonesia Cetak Laba USD 251,9 Juta Sepanjang 2023

Bisnis | Senin, 01 April 2024 | 15:30 WIB

Garuda Indonesia dan Citilink Siapkan 1,4 Juta Kursi untuk Mudik dan Arus Balik

Garuda Indonesia dan Citilink Siapkan 1,4 Juta Kursi untuk Mudik dan Arus Balik

Bisnis | Rabu, 13 Maret 2024 | 13:43 WIB

Bos Garuda Indonesia Harap Berkah di Lebaran, Siapkan 1,4 Juta Kursi Penerbangan

Bos Garuda Indonesia Harap Berkah di Lebaran, Siapkan 1,4 Juta Kursi Penerbangan

Bisnis | Rabu, 13 Maret 2024 | 13:02 WIB

Bos Garuda Indonesia Yakin Angkut Banyak Penumpang di 2024

Bos Garuda Indonesia Yakin Angkut Banyak Penumpang di 2024

Bisnis | Jum'at, 08 Maret 2024 | 16:28 WIB

Terkini

Pembangunan PLTS Koperasi Pertama di Indonesia Capai 80 Persen

Pembangunan PLTS Koperasi Pertama di Indonesia Capai 80 Persen

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 08:56 WIB

Punya Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Stagnan Dibanderol Rp2.668.000/Gram

Punya Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Stagnan Dibanderol Rp2.668.000/Gram

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 08:36 WIB

Harga Minyak Dunia Terus Naik Sejak Selat Hormuz Kembali Diblokir

Harga Minyak Dunia Terus Naik Sejak Selat Hormuz Kembali Diblokir

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 08:14 WIB

IHSG Diprediksi Bergerak Konsolidatif Sepekan, Sentimen Timur Tengah hingga MSCI Jadi Sorotan

IHSG Diprediksi Bergerak Konsolidatif Sepekan, Sentimen Timur Tengah hingga MSCI Jadi Sorotan

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 08:01 WIB

Analisis Teknikal IHSG Hari Ini saat Wall Street Rebound

Analisis Teknikal IHSG Hari Ini saat Wall Street Rebound

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 07:54 WIB

Rupiah Diramal Ambruk ke Rp18.000, Harga Emas Berpotensi Anjlok Rp20.000 Hari Ini, Ada Apa?

Rupiah Diramal Ambruk ke Rp18.000, Harga Emas Berpotensi Anjlok Rp20.000 Hari Ini, Ada Apa?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 07:54 WIB

SIG Bidik Pasar Renovasi Rumah Lewat MiniMix, Beton Siap Pakai Tembus Gang Sempit

SIG Bidik Pasar Renovasi Rumah Lewat MiniMix, Beton Siap Pakai Tembus Gang Sempit

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 07:45 WIB

Petani Jember Dapat Senjata Baru Lawan Penyakit Padi, Produksi Diklaim Meningkat

Petani Jember Dapat Senjata Baru Lawan Penyakit Padi, Produksi Diklaim Meningkat

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 07:39 WIB

Asing Ramai-ramai Lepas Saham BUMI, Target Harganya Tetap Meroket

Asing Ramai-ramai Lepas Saham BUMI, Target Harganya Tetap Meroket

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 07:34 WIB

Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP

Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:34 WIB