Ada Perbaikan Ruas Tol Masa Lebaran 2024, Pemudik Mesti Sesuaikan Kondisi Termasuk Dana

RR Ukirsari Manggalani

Senin, 08 April 2024 | 13:58 WIB
Ada Perbaikan Ruas Tol Masa Lebaran 2024, Pemudik Mesti Sesuaikan Kondisi Termasuk Dana
Longsor karena curah hujan deras menyebabkan Tol Bocimi perlu mendapatkan perbaikan [Antara]

Suara.com - Mudik Lebaran 2024 tengah berlangsung, di beberapa titik puncak arus mudik sudah dilampaui, akan tetapi lokasi lainnya masih belum ada kelengangan. Beberapa faktor yang menjadi penyebabnya antara lain adalah kondisi cuaca ekstrem, perbaikan ruas jalan, sampai kejadian tidak terduga seperti tabrakan beruntun.

Dengan adanya perlambatan karena kondisi cuaca--yang bisa berpengaruh terhadap kelancaran lalu-lintas, antara lain penyeberangan laut dan penumpukan--sampai perbaikan jalan, maka kendaraan para pemudik akan lebih lama berada di ruas tol mau pun jalan arteri.

Bahan bakar kendaraan yang dibutuhkan otomatis bertambah, karena mesin terus beroperasi dalam kondisi stasioner. Pemudik pun mesti menganggarkan dana untuk kebutuhan ini.

Selain pendanaan untuk bahan bakar, juga bisa direncanakan pemilihan rute agar perjalanan lebih efisien. Antara lain menjauh dari ruas tol yang tengah diperbaiki.

Dikutip dari kantor berita Antara, ruas Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi atau Tol Bocimi hingga kekinian masih dalam perbaikan.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengungkapkan bahwa terjadinya longsor di Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) diakibatkan curah hujan tinggi.

Kejadian diduga bukan karena adanya gerakan tanah, melainkan murni karena adanya longsor akibat curah hujan, dan diupayakan penanganan dalam tiga hari ke depan.

Kementerian PUPR akan melakukan monitor dan tes terlebih dulu agar jalur B bisa diupayakan dipakai sebagai jalur mudik kendaraan Golongan 1. Dengan demikian, bisa sedikit memecah arus mudik menuju Cigombong.

Selain itu Kementerian PUPR juga akan berkoordinasi dengan Kepolisian untuk bisa dibuka satu arah dari Jakarta ke Sukabumi. Untuk arus balik, juga akan satu arah dari Sukabumi ke Jakarta. Diusahakan hari ini atau esok, Selasa sudah dapat dibuka.

baca juga

Setelah itu ruas jalan akan ditangani secara permanen setelah Lebaran, dengan durasi pengerjaan sekira dua atau tiga bulan.

"Tadi kami pantau memang per hari ini masih dalam perbaikan, jadi mohon para pemudik dan wisatawan yang menuju Sukabumi untuk mulai melakukan penyesuaian, baik dari segi jalur maupun dari segi waktu," pinta Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno di Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Senin (8/4/2024).

"Cuaca ekstrem harus diantisipasi, tadi kami juga bekerja sama dan berkoordinasi dengan Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional (Basarnas) serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) agar kondisi cuaca tidak mengganggu kegiatan pemudik yang pulang ke kampung halaman, dan kepada para wisatawan yang hendak berkegiatan wisata dan ekonomi kreatif di wilayah setempat," tandasnya.

Sebagai catatan, momentum libur panjang seperti Lebaran mendatangkan potensi berkembangnya perekonomian setempat, khususnya lokasi yang berada di jalur mudik, atau strategis dekat ruas jalan tol.

"Ada pemudik yang menuju wilayah Sukabumi melalui Jalur Puncak, ini harus berhati-hati juga karena banyak yang memilih Jalur Puncak sebagai alternatif," imbau Sandiaga Uno.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Puncak Mudik 2026 Terlewati, Polri: Naik 4,26 Persen dan Tetap Terkendali

Puncak Mudik 2026 Terlewati, Polri: Naik 4,26 Persen dan Tetap Terkendali

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 22:19 WIB

Puncak Arus Mudik, Kementerian ESDM dan PLN Cek Operasional SPKLU Dalam Melayani Pemudik EV

Puncak Arus Mudik, Kementerian ESDM dan PLN Cek Operasional SPKLU Dalam Melayani Pemudik EV

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 16:27 WIB

TelkomGroup Lepas Ribuan Pemudik dalam Program Mudik Gratis 2026

TelkomGroup Lepas Ribuan Pemudik dalam Program Mudik Gratis 2026

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 09:12 WIB

KAI Prediksi Puncak Arus Mudik 15 Maret 2026, Lebih dari 51 Ribu Penumpang Berangkat dari Jakarta

KAI Prediksi Puncak Arus Mudik 15 Maret 2026, Lebih dari 51 Ribu Penumpang Berangkat dari Jakarta

News | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:17 WIB

Link dan Jadwal Sidang Isbat Lebaran 2026

Link dan Jadwal Sidang Isbat Lebaran 2026

Lifestyle | Kamis, 19 Maret 2026 | 07:50 WIB

Prediksi Puncak Arus Mudik Lebaran 2026, Cek Jadwal Aturan Ganjil Genap di Tol

Prediksi Puncak Arus Mudik Lebaran 2026, Cek Jadwal Aturan Ganjil Genap di Tol

Lifestyle | Senin, 09 Maret 2026 | 10:17 WIB

Kapan Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 dan Arus Balik? Hindari Tanggal Ini Agar Bebas Macet

Kapan Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 dan Arus Balik? Hindari Tanggal Ini Agar Bebas Macet

Lifestyle | Rabu, 04 Maret 2026 | 20:58 WIB

Puncak Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi 2 Gelombang, Polri Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Puncak Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi 2 Gelombang, Polri Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Otomotif | Selasa, 03 Maret 2026 | 16:40 WIB

Polri Petakan Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 dalam 2 Gelombang, Ini Detailnya

Polri Petakan Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 dalam 2 Gelombang, Ini Detailnya

News | Senin, 02 Maret 2026 | 15:35 WIB

Menhub Prediksi Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 di 18 April

Menhub Prediksi Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 di 18 April

Bisnis | Rabu, 25 Februari 2026 | 07:23 WIB

Terkini

Energi Liar Deus Slidetober 2026 Ditutup Aksi Memukau The Panturas

Energi Liar Deus Slidetober 2026 Ditutup Aksi Memukau The Panturas

Entertainment | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:15 WIB

5 Tanda Kasir Anda Butuh Alat Notifikasi Suara Pembayaran

5 Tanda Kasir Anda Butuh Alat Notifikasi Suara Pembayaran

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:06 WIB

Pulihkan Kerugian Korban, Panja DPR Masukkan Kejahatan Investasi Bodong ke RUU Perampasan Aset

Pulihkan Kerugian Korban, Panja DPR Masukkan Kejahatan Investasi Bodong ke RUU Perampasan Aset

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:01 WIB

Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan

Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan

Lampung | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:54 WIB

Ketua PP Siak Terlibat Kecelakaan: Renggut Nyawa Pelajar, Belum Ditetapkan Tersangka

Ketua PP Siak Terlibat Kecelakaan: Renggut Nyawa Pelajar, Belum Ditetapkan Tersangka

Riau | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:54 WIB

22,4 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Sumsel dan Sekitarnya, Mengapa Peredaran Sulit Diberantas?

22,4 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Sumsel dan Sekitarnya, Mengapa Peredaran Sulit Diberantas?

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:51 WIB

Siap Debut Jepang, Baby DONT Cry Akan Rilis Single "Replay" di 2 Negara!

Siap Debut Jepang, Baby DONT Cry Akan Rilis Single "Replay" di 2 Negara!

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:50 WIB

Tak Harus Mengubah Bentuk Wajah, Ini Cara Baru Menjaga Penampilan Tetap Awet Muda

Tak Harus Mengubah Bentuk Wajah, Ini Cara Baru Menjaga Penampilan Tetap Awet Muda

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:47 WIB

Survei Kinerja Bahlil Tuai Sorotan, Bos IPO Beberkan Mengapa Hasilnya Beda dengan Celios

Survei Kinerja Bahlil Tuai Sorotan, Bos IPO Beberkan Mengapa Hasilnya Beda dengan Celios

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:45 WIB

SIPEF dan KIS Bangun Pabrik BioCNG di Simalungun, Ubah Limbah Sawit Jadi Energi Bersih

SIPEF dan KIS Bangun Pabrik BioCNG di Simalungun, Ubah Limbah Sawit Jadi Energi Bersih

Sumut | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:40 WIB

×