Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Harga BBM Naik Gara-gara Konflik Iran vs Israel ? Ini kata Dirjen Migas

M Nurhadi

Senin, 15 April 2024 | 13:21 WIB
Harga BBM Naik Gara-gara Konflik Iran vs Israel ? Ini kata Dirjen Migas
Pengendara mengisi BBM di sebuah SPBU di Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (3/1/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Dirjen Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Tutuka Ariadji, menegaskan bahwa harga bahan bakar minyak (BBM) tidak akan mengalami perubahan hingga Juni 2024, meskipun tengah terjadi eskalasi konflik antara Iran dan Israel.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam konteks kemungkinan adanya kenaikan harga BBM sebagai dampak dari prediksi meningkatnya harga minyak dunia akibat konflik antara Iran dan Israel.

Tutuka menjelaskan bahwa saat ini pemerintah masih menunggu respons Israel terhadap serangan yang dilakukan Iran. Ia menyoroti kecenderungan global untuk menjaga harga minyak tetap stabil.

Namun demikian, Kementerian ESDM telah melakukan simulasi dampak eskalasi konflik di Timur Tengah terhadap harga minyak, dengan mempertimbangkan berbagai parameter seperti kurs, Indonesian Crude Oil Price (ICP), dan faktor-faktor lainnya. Hasil simulasi ini akan disampaikan kepada pihak terkait sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan.

Sementara itu, ketegangan antara Iran dan Israel dipicu oleh serangan terhadap Konsulat Iran di Damaskus, Suriah pada 1 April lalu, yang kemudian diikuti oleh serangan balasan Iran ke Israel pada Sabtu malam (13/4). Meskipun demikian, Israel menyatakan bahwa serangan tersebut berhasil digagalkan tanpa menimbulkan kerusakan serius.

Indonesia, melalui Kementerian Luar Negeri, telah menyatakan keprihatinan atas eskalasi situasi di Timur Tengah dan menyerukan agar Iran dan Israel menahan diri.

Kemungkinan peningkatan harga minyak hingga 100 dolar AS per barel menjadi salah satu dampak yang disoroti, mengingat ICP per 12 April 2024 mencapai 89,51 dolar AS per barel.

“Ini faktor yang sangat kuat untuk pertimbangan lebih jauh tentang eskalasi,” kata dia, dikutip dari Antara.

Meskipun demikian, Kementerian ESDM sudah melakukan simulasi-simulasi dampak eskalasi konflik di Timur Tengah terhadap harga minyak, berikut berbagai parameter seperti kurs, ICP (Indonesian Crude Oil Price) atau harga patokan minyak mentah Indonesia, serta faktor-faktor lainnya.

baca juga

“Itu (simulasi) yang akan kami sampaikan untuk pihak terkait, kemudian diharapkan bisa jadi pengambilan keputusan,” ujar Tutuka.

Diketahui, kondisi global tengah berhadapan dengan ketegangan konflik antara Iran dengan Israel. Permusuhan terbaru antara Iran dan Israel dipicu serangan terhadap Konsulat Iran di Damaskus, Suriah pada 1 April lalu.

Iran lantas balas menyerang Israel dengan menembakkan banyak rudal balistik dan drone pada malam Sabtu (13/4). Israel mengklaim berhasil menangkal serangan tersebut, yang hanya mencapai satu pangkalan udara militer tanpa menyebabkan kerusakan signifikan.

Menghadapi situasi tersebut, Indonesia menyatakan keprihatinan atas meningkatnya ketegangan keamanan di Timur Tengah dan meminta Iran dan Israel untuk menahan diri. Melalui media sosial, Kementerian Luar Negeri RI menyerukan Dewan Keamanan PBB untuk segera bertindak guna meredakan ketegangan dan terus berusaha mencapai perdamaian di wilayah tersebut.

Salah satu dampak yang menjadi sorotan adalah potensi kenaikan harga minyak hingga mencapai 100 dolar AS per barel. Data dari Kementerian ESDM menunjukkan bahwa ICP per tanggal 12 April 2024 adalah 89,51 dolar AS per barel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

WNI Diminta Bersiap Situasi Terburuk Dampak Perang Iran vs Israel

WNI Diminta Bersiap Situasi Terburuk Dampak Perang Iran vs Israel

News | Senin, 15 April 2024 | 08:28 WIB

Ngeri! Begini Penampakan Langit Israel yang Dipenuhi Rudal Iran

Ngeri! Begini Penampakan Langit Israel yang Dipenuhi Rudal Iran

Foto | Senin, 15 April 2024 | 13:02 WIB

Pasca Iran Serang Israel, Kemlu Sebut Tak Ada WNI yang Terdampak

Pasca Iran Serang Israel, Kemlu Sebut Tak Ada WNI yang Terdampak

Video | Senin, 15 April 2024 | 07:00 WIB

Rusia Cemas Serangan Iran ke Israel Malah Picu Eskalasi Berbahaya di Timur Tengah

Rusia Cemas Serangan Iran ke Israel Malah Picu Eskalasi Berbahaya di Timur Tengah

News | Senin, 15 April 2024 | 01:00 WIB

Kekuatan Militer Iran vs Israel Peringkat Berapa?

Kekuatan Militer Iran vs Israel Peringkat Berapa?

Lifestyle | Minggu, 14 April 2024 | 21:45 WIB

Tewaskan 3 Anak dan 4 Cucu Pimpinan Hamas, PA 212 Kutuk Serangan Israel

Tewaskan 3 Anak dan 4 Cucu Pimpinan Hamas, PA 212 Kutuk Serangan Israel

News | Minggu, 14 April 2024 | 21:20 WIB

Terkini

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:23 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:22 WIB

×