Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.492

Klaster Mangga Gedong Gincu di Desa Cipicung Makin Sejahtera Berkat Program BRI Klasterku Hidupku

Fabiola Febrinastri | Iman Firmansyah | Suara.com

Jum'at, 26 April 2024 | 12:48 WIB
Klaster Mangga Gedong Gincu di Desa Cipicung Makin Sejahtera Berkat Program BRI Klasterku Hidupku
(Dok: BRI)

Suara.com - Indonesia ternyata memiliki masyarakat yang melek potensi dan mampu mengembangkan potensi itu menjadi ladang usaha yang menguntungkan. Salah satunya masyarakat di Dusun Cihanyir Landeuh.

Masyarakat dusun yang terletak di kawasan Desa Cipicung, Kecamatan Jatigede, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat ini merupakan produsen buah-buahan sejak lama. Komoditas yang paling dikembangkan masyarakat di sini, utamanya jenis mangga Gedong Gincu.

Anang Suana, yang merupakan Ketua Klaster Petani Mangga Anugrah Buah mengatakan, sebelum mangga Gedong Gincu dikembangkan, masyarakat di desa ini mencari penghidupan dari bercocok tanam, bersawah atau berkebun. Perlahan tapi pasti, masyarakat mulai mengembangkan mangga Gedong Gincu, yang ternyata banyak diminati. Aktivitas masyarakat yang tadinya bersawah, kemudian beralih ke Gedong Gincu.

Sejak beralih membudidayakan mangga Gedong Gincu, perekonomian masyarakat mulai meningkat. Anang mengatakan, semakin banyak masyarakat Dusun Cihanyir Landeuh yang mulai ikut mengembangakan varietas ini.

Sampai kemudian, Bank Rakyat Indonesia (BRI) melihat potensi ini, dan menjadi mitra masyarakat dalam mengembangkan bisnis mangga Gedong Gincu. Menurut Anang, BRI menginisiasi pembentukan Klaster Anugrah Buah, yang saat ini sudah terbentuk.

“Pembentukan Klaster Anugrah Buah diinisiasi oleh BRI. Dukungan pertama yang diberikan BRI pada klaster ini berupa barang, yaitu box, mesin steam, mesin tasko, dan selang untuk penyemprotan (hama),” ujarnya.

Bentuk bantuan tak berhenti sampai di situ. Anang mengatakan, melalui Program BRI Klasterku Hidupku, bank BUMN ini juga memberikan pelatihan bagi para petani mangga Gedong Gincu untuk bisa menerima pembayaran secara digital.

“Dari segi pembayaran, kami dipermudah dengan QRIS. Pembayaran dengan menggunakan BRImo mempermudah anggota untuk bertransaksi,” ujar Anang.

Di tempat terpisah, Nunung Komalasari, yang merupakan salah satu anggota Klaster Anugrah Buah menyampaikan bahwa sejak BRI memberikan bimbingan kepada masyarakat di desanya, ia merasakan keuntungan.

“Jadi petani mangga kurang lebih 7 tahun. Saya punya kebun mangga sendiri, luasnya kurang lebih 1 hektare. Saya menjadi anggota klaster mangga Gedong Gincu kurang lebih 2 tahun. Fasilitas yang kami terima, antara lain peminjaman permodalan dari BRI berupa KUR,” ujarnya.

Dukungan yang diberikan BRI sangat terasa manfaatnya bagi seluruh anggota Klaster Anugrah Buah.

“Kalau dulu, kita panen kemudian menjual sendiri-sendiri. Setelah ada klaster ini, maka kita mempunyai wadah, yang bisa menampung hasil panen, sehingga kami nggak usah jauh-jauh buat pemasaran,” tambah Roni, salah satu anggota Klaster Anugrah Buah lainnya.

Keberhasilan pengembangan klaster yang diinisiasi BRI ini diharapkan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat Dusun Cihanyir Landeuh di masa mendatang.

Kepala Desa Cipicung, Dio mengatakan ingin agar Klaster mangga Gendong Gincu dapat semakin mensejahterakan masyarakat desanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BRI Bukukan Laba Rp15,98 Triliun, Cermati Perkembangan Global dan Fokus ke Tantangan Domestik Melalui Pemberdayaan UMKM

BRI Bukukan Laba Rp15,98 Triliun, Cermati Perkembangan Global dan Fokus ke Tantangan Domestik Melalui Pemberdayaan UMKM

Bisnis | Kamis, 25 April 2024 | 12:34 WIB

Alasan Kinerja BRI Tetap Positif Meski Ekonomi Dihantam Isu Geopolitik dan Pelemahan IHSG

Alasan Kinerja BRI Tetap Positif Meski Ekonomi Dihantam Isu Geopolitik dan Pelemahan IHSG

Bri | Kamis, 25 April 2024 | 12:22 WIB

Bank BRI Minta Nasabah Tingkatkan Kewaspadaan pada Bahaya Penipuan Online

Bank BRI Minta Nasabah Tingkatkan Kewaspadaan pada Bahaya Penipuan Online

Bisnis | Rabu, 24 April 2024 | 16:18 WIB

Mengenal Sosok Patih Sederhana Pendiri BRI Tahun 1895

Mengenal Sosok Patih Sederhana Pendiri BRI Tahun 1895

Bri | Rabu, 24 April 2024 | 13:29 WIB

Jaga Keandalan Transaksi Nasabah, BRI Raih ISO 2230:2019 - BCMS

Jaga Keandalan Transaksi Nasabah, BRI Raih ISO 2230:2019 - BCMS

Bisnis | Selasa, 23 April 2024 | 13:11 WIB

BRI Sediakan Banknotes untuk Living Cost Jamaah Haji 2024

BRI Sediakan Banknotes untuk Living Cost Jamaah Haji 2024

Bisnis | Senin, 22 April 2024 | 18:24 WIB

Terkini

Utang Indonesia Hampir Rp 10 Ribu Triliun, Purbaya: Masih Aman, Harusnya Anda Puji Kita

Utang Indonesia Hampir Rp 10 Ribu Triliun, Purbaya: Masih Aman, Harusnya Anda Puji Kita

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 11:12 WIB

Danantara Klaim Transformasi Pengelolaan Aset BUMN Mulai Berbuah Laba

Danantara Klaim Transformasi Pengelolaan Aset BUMN Mulai Berbuah Laba

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 10:33 WIB

Setelah Baja, Industri Rokok Juga Ikut Terancam Gulung Tikar

Setelah Baja, Industri Rokok Juga Ikut Terancam Gulung Tikar

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 10:23 WIB

Harga Emas Anjlok, Kemendag Pangkas Patokan Ekspor dan Referensi

Harga Emas Anjlok, Kemendag Pangkas Patokan Ekspor dan Referensi

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 10:15 WIB

Rupiah Terpuruk ke Rp17.500, Ekonom Warning Risiko Dolar AS Sentuh Rp18.000

Rupiah Terpuruk ke Rp17.500, Ekonom Warning Risiko Dolar AS Sentuh Rp18.000

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 10:02 WIB

Kontribusi PDB Tembus Rp 8.573 T, Kenapa Setoran Pajak UMKM Masih Kecil?

Kontribusi PDB Tembus Rp 8.573 T, Kenapa Setoran Pajak UMKM Masih Kecil?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 09:10 WIB

Harga Emas Antam Anjlok Hari Ini, Dibanderol Rp 2.819.000/Gram

Harga Emas Antam Anjlok Hari Ini, Dibanderol Rp 2.819.000/Gram

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 09:09 WIB

Aktivitas Selat Hormuz Masih Seret, Harga Minyak Brent Tembus 106 Dolar AS

Aktivitas Selat Hormuz Masih Seret, Harga Minyak Brent Tembus 106 Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 09:05 WIB

Membaca Peluang di Tengah Ketidakpastian, Properti Tetap Jadi Instrumen Investasi Paling Relevan

Membaca Peluang di Tengah Ketidakpastian, Properti Tetap Jadi Instrumen Investasi Paling Relevan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 09:00 WIB

Waspada, Ekonomi Indonesia Bakal Dihantam Tekanan Global

Waspada, Ekonomi Indonesia Bakal Dihantam Tekanan Global

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 08:44 WIB