Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.492

Aktivitas Selat Hormuz Masih Seret, Harga Minyak Brent Tembus 106 Dolar AS

Dythia Novianty | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Jum'at, 15 Mei 2026 | 09:05 WIB
Aktivitas Selat Hormuz Masih Seret, Harga Minyak Brent Tembus 106 Dolar AS
Selat Hormuz kembali memanas. [Suara.com/AI]
  • Harga minyak mentah dunia meningkat pada Jumat, 15 Mei 2026 akibat kekhawatiran gangguan pasokan energi global.
  • Penyitaan kapal oleh Iran di lepas pantai Uni Emirat Arab memicu ketegangan di jalur Selat Hormuz.
  • Presiden AS dan Presiden China membahas pentingnya menjaga Selat Hormuz agar tetap terbuka bagi pelayaran internasional.

Suara.com - Harga minyak mentah dunia merangkak naik pada perdagangan Jumat 15, Mei 2026.

Kenaikan harga dipicu kekhawatiran pasar yang masih tinggi terkait aksi penyitaan kapal di Timur Tengah, meskipun pihak Iran mengklaim aktivitas pelayaran di Selat Hormuz mulai berangsur pulih.

Mengutip dari Reuters, harga minyak mentah Brent berjangka naik 60 sen, atau 0,57 persen, menjadi 106,32 dolar AS per barel pada pukul 01.00 GMT (08.00 WIB).

Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS menguat 54 sen atau 0,53 persen ke posisi 101,71 dolar AS per barel.

Sentimen pasar kembali memanas setelah adanya laporan mengenai penyitaan sebuah kapal oleh personel Iran di lepas pantai Uni Emirat Arab (UEA) pada Kamis kemarin.

Kapal tersebut dilaporkan digiring menuju perairan Iran. Selain itu, sebuah kapal kargo India yang mengangkut ternak dari Afrika menuju UEA dikabarkan karam di perairan Oman pada Rabu lalu, menambah daftar panjang gangguan logistik di wilayah tersebut.

Presiden China Xi Jinping (Instagram)
Presiden China Xi Jinping (Instagram)

Garda Revolusi Iran menyatakan bahwa sekitar 30 kapal telah melintasi Selat Hormuz sejak Rabu malam.

Meski menunjukkan peningkatan aktivitas, angka tersebut masih jauh di bawah rata-rata normal sebelum perang yang biasanya mencapai 140 kapal per hari.

Analis Haitong Futures, Yang An, menilai bahwa faktor utama yang menyebabkan harga minyak menguat disebabkan pasokan yang terbatas.

"Harga minyak sempat bergejolak beberapa kali kemarin, namun tetap ditutup mendekati level tertingginya," ujarnya.

Ia menambahkan, meskipun mulai ada kapal yang melintas di selat, hal itu belum cukup kuat untuk mematahkan tren penguatan harga yang didorong oleh krisis pasokan.

Di sisi lain, perhatian investor juga tertuju pada hari kedua pertemuan puncak antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping di Beijing.

Gedung Putih menyatakan bahwa kedua pemimpin tersebut telah sepakat mengenai pentingnya menjaga Selat Hormuz agar tetap terbuka sebagai jalur pelayaran internasional.

Perwakilan Dagang AS, Jamieson Greer, dalam wawancaranya dengan Bloomberg pada Jumat pagi menyebut China bersikap sangat pragmatis terkait keterlibatan mereka dengan Iran.

Menurutnya, China memiliki kepentingan besar untuk memastikan Selat Hormuz tetap terbuka demi kelancaran pasokan energi mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga MinyaKita Mahal, Pedagang: Mending Beli Minyak Goreng yang Lain!

Harga MinyaKita Mahal, Pedagang: Mending Beli Minyak Goreng yang Lain!

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:14 WIB

MinyaKita Makin Mahal, Harganya Tembus Rp 22.000

MinyaKita Makin Mahal, Harganya Tembus Rp 22.000

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:10 WIB

Harga Minyak Naik Tipis, Investor Ragukan Kesepakatan AS-Iran Tercapai

Harga Minyak Naik Tipis, Investor Ragukan Kesepakatan AS-Iran Tercapai

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:59 WIB

Harga Minyak Dunia Turun Lagi Usai Iran Tinjau Proposal Damai Amerika Serikat

Harga Minyak Dunia Turun Lagi Usai Iran Tinjau Proposal Damai Amerika Serikat

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:24 WIB

Trump Lontarkan Sinyal Damai dengan Iran saat Cadangan Minyak AS Merosot Tajam

Trump Lontarkan Sinyal Damai dengan Iran saat Cadangan Minyak AS Merosot Tajam

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:57 WIB

Trump Hentikan Sementara Pengawalan di Selat Hormuz, Harga Minyak Melemah

Trump Hentikan Sementara Pengawalan di Selat Hormuz, Harga Minyak Melemah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:05 WIB

Terkini

Membaca Peluang di Tengah Ketidakpastian, Properti Tetap Jadi Instrumen Investasi Paling Relevan

Membaca Peluang di Tengah Ketidakpastian, Properti Tetap Jadi Instrumen Investasi Paling Relevan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 09:00 WIB

Waspada, Ekonomi Indonesia Bakal Dihantam Tekanan Global

Waspada, Ekonomi Indonesia Bakal Dihantam Tekanan Global

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 08:44 WIB

Bank Indonesia Perkuat Pengendalian Inflasi Demi Jaga Harga Bahan Pokok Tidak Naik

Bank Indonesia Perkuat Pengendalian Inflasi Demi Jaga Harga Bahan Pokok Tidak Naik

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 08:13 WIB

OJK Perkuat Kepastian Hukum Demi Jaga Penyaluran Kredit

OJK Perkuat Kepastian Hukum Demi Jaga Penyaluran Kredit

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 07:23 WIB

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:34 WIB

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:24 WIB

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:30 WIB

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:09 WIB

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:58 WIB

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:48 WIB