Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.825.000
Beli Rp2.700.000
IHSG 6.858,899
LQ45 669,842
Srikehati 328,644
JII 449,514
USD/IDR 17.509

Peringati May Day 2024, Menaker Minta Pekerja Terus Tingkatkan Kompetensi di Era Digitalisasi

Fabiola Febrinastri | Iman Firmansyah | Suara.com

Rabu, 01 Mei 2024 | 15:47 WIB
Peringati May Day 2024, Menaker Minta Pekerja Terus Tingkatkan Kompetensi di Era Digitalisasi
Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah dalam peringatan May Day 2024 di PT Puninar Logistic, Cilincing, Jakarta Utara, Rabu (1/5/2024). (Dok: Kemnaker)

Suara.com - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day 2024 dengan menggelar acara di PT Puninar Logistic, Cilincing, Jakarta Utara, Rabu (1/5/2024).

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah mengatakan pada peringatan Hari Buruh tahun ini, Kemnaker mengusung tema ‘Kerja Bersama Wujudkan Pekerja/Buruh Yang Kompeten’ dengan Tag line 'MayDay is 'Terampil' 'Day''.

Ida menekankan, selaras dengan tema May Day tahun ini, penting bagi para pekerja untuk terus meningkatkan skill dan kompetensi dan hal tersebut harus terus dimiliki pekerja dan buruh.

“Tema ini juga berangkat dari keinginan kita bersama untuk terus menjadikan peningkatan kompetensi sebagai salah satu jawaban pasti dari tantangan industri 4.0,” ucap Menaker Ida.

Ia menuturkan, masa depan dunia ketenagakerjaan akan dipenuhi dengan dinamika dunia usaha dan dunia industri yang sangat dipengaruhi oleh perkembangan teknologi dan informasi. Hal tersebut tercermin dari kondisi saat ini yang telah memasuki era digitalisasi.

Oleh karena itu menurut Ida, masa depan dunia ketenagakerjaan Indonesia sangat ditentukan oleh kompetensi dan daya saing pekerja/buruh, yang mana hal tersebut akan berperan besar terhadap daya saing bangsa.

“Masa depan bangsa Indonesia sangat ditentukan oleh seberapa kompeten dan seberapa kompetitif pekerja/buruh kita. Oleh karenanya, secara khusus, saya mengajak teman-teman pekerja/buruh untuk terus berupaya meningkatkan kompetensi dan daya saing,” kata Ida Fauziyah.

Menurut Ida Fauziyah, peningkatan kompetensi dan daya saing pekerja/buruh memiliki 2 tujuan utama bagi pekerja/buruh. Pertama, meningkatkan keterampilan, keahlian, kemampuan, dan kapasitasnya sehingga dia mampu meningkatkan karirnya.

Kedua, peningkatan kompetensi dan daya saing bertujuan untuk membekali diri dengan berbagai keterampilan dan kompetensi yang dapat digunakan untuk alih profesi.

Dua hal tersebut menurutnya sangat penting agar pekerja/buruh dapat terus survive menghadapi dinamika dunia ketenagakerjaan yang semakin dinamis dan kompetitif.

Menurutnya, salah satu yang harus dilakukan adalah terus menerus meningkatkan kualitas sumber daya manusia dimana harus lebih baik dibanding negara lain.

“Targetnya di Asean kita harus memiliki SDM terbaik yang kemudian ditingkatkan ke level asia bahkan dunia,” ungkap Menaker.

Menaker Ida juga tidak bosan mendorong komitmen dari semua pihak tidak hanya pekerja, buruh tapi juga pengusaha untuk membantu pemerintah yang terus membuat program peningkatan kompetensi.

“Perusahaan juga diharapkan turut melakukan  program peningkatan kompetensi tersebut yang tidak hanya dilakukan kepada pekerja tapi ke calon pekerja atau bahkan pelajar. Saya mengajak serikat pekerja, serikat buruh turut serta berpartisipasi mendorong inovasi digital dan peningkatan kualitas sumber data manusia di perusahaan,” papar Ida.

Ia menambahkan bahwa saat ini dunia ketenagakerjaan dihadapkan pada beberapa tantangan di industri 4.0, terutama digitalisasi.

“Kondisi digitalisasi menuntut kita, pengusaha, para pekerja untuk memperkuat kemitraan. Perusahaan harus berbenah agar proses bisnisnya menyediakan layanan digital yang baik karena konsumen selalu meminta kecepatan pelayanan prima yang mutakhir,” terang Menaker.

Ia mengingatkan, perusahaan yang tertinggal dalam inovasi digital bisa jadi akan kalah dengan kompetitornya.

“Oleh karena itu jangan sampai peluang yang ada di dalam negeri diambil oleh perusahaan luar karena kita kalah dalam kecepatan pelayanan,” pungkas Menaker Ida.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perayaan Hari Buruh: Bagaimana Kabar Pekerja Informal?

Perayaan Hari Buruh: Bagaimana Kabar Pekerja Informal?

Your Say | Rabu, 01 Mei 2024 | 14:45 WIB

Siapa Pencetus Hari Buruh 1 Mei Pertama Kali di Dunia, Ini Dia Sosoknya

Siapa Pencetus Hari Buruh 1 Mei Pertama Kali di Dunia, Ini Dia Sosoknya

Bisnis | Rabu, 01 Mei 2024 | 13:50 WIB

Buruh Terjebak Kerja Kontrak Tanpa Kepastian, Omnibus Law Harus Dievaluasi

Buruh Terjebak Kerja Kontrak Tanpa Kepastian, Omnibus Law Harus Dievaluasi

Bisnis | Rabu, 01 Mei 2024 | 13:41 WIB

Refleksi Hari Buruh: Perspektif Psikologis dalam Kehidupan Sehari-hari

Refleksi Hari Buruh: Perspektif Psikologis dalam Kehidupan Sehari-hari

Your Say | Rabu, 01 Mei 2024 | 13:39 WIB

Said Iqbal Respons Ucapan Selamat Hari Buruh Dari Prabowo: Semoga Presiden Baru Anulir UU Ciptaker

Said Iqbal Respons Ucapan Selamat Hari Buruh Dari Prabowo: Semoga Presiden Baru Anulir UU Ciptaker

News | Rabu, 01 Mei 2024 | 13:39 WIB

Said Iqbal: Outsourcing Adalah Perbudakan Modern, Harus Dihapuskan

Said Iqbal: Outsourcing Adalah Perbudakan Modern, Harus Dihapuskan

News | Rabu, 01 Mei 2024 | 13:29 WIB

Terkini

Sejumlah SPBU Vivo di Jabodetabek Tutup, Netizen Heboh Keluhkan Isu Pembatasan Kuota

Sejumlah SPBU Vivo di Jabodetabek Tutup, Netizen Heboh Keluhkan Isu Pembatasan Kuota

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 14:33 WIB

Cara Membersihkan Nama di SLIK OJK, Ini Panduannya agar Pengajuan Pinjaman Disetujui

Cara Membersihkan Nama di SLIK OJK, Ini Panduannya agar Pengajuan Pinjaman Disetujui

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 14:01 WIB

BI Buka Suara Menkeu Purbaya Mau Turun Tangan Stabilkan Rupiah

BI Buka Suara Menkeu Purbaya Mau Turun Tangan Stabilkan Rupiah

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:52 WIB

Pertamina Goes to Campus 2026 Siap Jelajahi Kampus di Indonesia

Pertamina Goes to Campus 2026 Siap Jelajahi Kampus di Indonesia

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:43 WIB

Tembus Top 6 Dunia, Startup Binaan Pertamina Bawa Nama Indonesia di Ajang Inovasi Sosial Global

Tembus Top 6 Dunia, Startup Binaan Pertamina Bawa Nama Indonesia di Ajang Inovasi Sosial Global

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:37 WIB

6 Emiten Keluar dari MSCI, OJK Ungkap Valuasi Saham RI di Bawah Asia

6 Emiten Keluar dari MSCI, OJK Ungkap Valuasi Saham RI di Bawah Asia

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:25 WIB

Harga Cabai Naik, Kemendag Masukkan Cabai ke Daftar Komoditas Prioritas Pengendalian Inflasi

Harga Cabai Naik, Kemendag Masukkan Cabai ke Daftar Komoditas Prioritas Pengendalian Inflasi

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:14 WIB

Jangan Hanya Kejar Pertumbuhan, Industri Kripto Kini Dituntut Transparan

Jangan Hanya Kejar Pertumbuhan, Industri Kripto Kini Dituntut Transparan

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:13 WIB

Kredibiltas Jadi Bukti, Presiden RI Buat Rupiah Menguat ke Rp6.500 Per Dolar AS

Kredibiltas Jadi Bukti, Presiden RI Buat Rupiah Menguat ke Rp6.500 Per Dolar AS

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:12 WIB

Proyek IKN Sudah Habiskan Rp147 Triliun, Tapi Ibukota Tetap Jakarta

Proyek IKN Sudah Habiskan Rp147 Triliun, Tapi Ibukota Tetap Jakarta

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:09 WIB